KRI Hasanuddin Adu Stamina dengan Kapal Amerika dan Jepang

TNI Angkatan Laut mengirimkan KRI Sultan Hasanuddin-366 jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmatim dan CN 235 P 861 yang merupakan salah satu pesawat patroli maritim dari Puspenerbal, untuk latihan bersama berskala multilateral, yang melibatkan Angkatan Laut dari berbagai negara dalam “Kakadu Exercise 2016” di Sydney, Australia.

KRI Sultan Hasanuddin-366 dan CN 235 P861 / Indonesia akan bergabung dengan negara-negara peserta, diantaranya : Angkatan Laut dari Australia dengan kapal perang: 1 LHD HMAS Adelaide, 1 FFG HMAS Newcastle, 1 FFH HMAS Warramunga, 1 AOR HMAS Success, 1 AO HMAS Sirius, 3 PB HMAS Albany, Armidale, Launceston, 2 SSG HMAS Sheean, Waller, dan unsur udara yakni 1 AP3C Up to 4 Hawks, 4 Learjets (Air Affairs), 1 EWTS 808 SQN – 1 MRH-90 (Log Helo).

JDS Fuyuzuki, Jepang
JDS Fuyuzuki, Jepang

Negara Kanada dengan unsur : 1 FFH HMCS Vancouver + CH124 (dipper), Perancis : 1 Falcon 200 Guardian, Jepang : 1 DD (JDS Fuyuzuki ) + SH60R dan unsur udara 2 P3C. New Zealand : 3 MTO Personel, Papua New Guinea : 2 PB HMPNG Ships Moresby and Seeadler, Pakistan : unsur udara 1 P3, Singapura : 2 Corvette (RS Ships Vigour and Valiant ) – ScanEagle UAV embarked both ships dan unsur udara 1 MPA, serta dari Amerika Serikat : 1 LCS (USS Coronado) + MH-60S dan unsur udara 1 P8 Poseidon.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmatim (Danguspurlatim) Kolonel Laut (P) Dadi Hartanto, M.Tr. (Han), mewakili Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto, melepas keberangkatan KRI Sultan Hasanuddin-366 yang membawa 98 personil diantaranya : 2 personel Kopaska, 1 personil Intelijen, 2 personil Penerangan, 2 personil Excon, 3 personil Penyelam, 1 personil Dokter dan 88 Anak Buah Kapal (ABK) gabungan antara KRI Sultan Hasanuddin-366 dengan Kapal Perang jajaran Koarmatim. Sedangkan CN 235 P 861 membawa 7 personil Penerbang TNI AL dengan Pilot Mayor Laut (P) Adam Firmansyah.

HMCS Vancouver, Kanada
HMCS Vancouver, Kanada

Sebagai Dansatgas Ex. Kakadu 2016 dan Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366 yaitu Letkol Laut (P) Sandharianto dalam satgas multilateral exercise Kakadu 2016 melaksanakan operasi dan latihan selama 30 hari dari tanggal 5 September s.d. 4 Oktober 2016, diawali Lintas laut (Linla) dari Surabaya – Kupang – Darwin dilanjutkan mengikuti serial latihan Kakadu 2016 di Perairan Utara Australia diantaranya adalah Adex, Casex B, Casex C, Gunnex/Surface Firing, Asuwex, RAS, Free Play War Ex, Sarex.

KRI Sultan Hasanuddin dilepas dari Surabaya, 5/9/2016
KRI Sultan Hasanuddin dilepas dari Surabaya, 5/9/2016

Dalam amanatnya Pangarmatim yang disampaikan oleh Komandan Guspurlatim mengatakan bahwa Latihan Multilateral Exercise Kakadu 2016 merupakan kegiatan latihan yang dilaksanakan sebagai program latihan bersama antara TNI AL dengan Royal Australian Navy (RAN). “Tujuan dari pelaksanaan latihan bersama ini adalah untuk meningkatkan kerja sama internasional serta meningkatkan Profesionalisme prajurit TNI AL dihadapkan dengan tuntutan tugas yang terus berkembang dan semakin kompleks”,ujar Pangarmatim.

KRI Sultan Hasanuddin dilepas dari Surabaya, 5/9/2016
KRI Sultan Hasanuddin dilepas dari Surabaya, 5/9/2016

Latihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan interoperability dalam maritime security regional pada operasi multilateral. Sedangkan sasaran latihan Kakadu 2016, yaitu untuk memelihara dan meningkatkan hubungan antara negara peserta latihan dalam menjaga stabilitas keamanan regional, meningkatkan koordinasi dan kerjasama dalam pemahaman prosedur dan taktik operasi laut, serta mengembangkan prosedur maritime security berdasarkan Standar Operational Prosedure (SOP) untuk pemeriksaan di laut dan Search and Rescue (SAR).

Sharing

Tinggalkan komentar