ISIS Rancang Ranjau Udara Dari Kantong Plastik

Kelompok militan ISIS mencoba membuat bom kantong plastik untuk menjatuhkan pesawat tempur dan membuat zona larangan terbang di wilayah yang dikuasainya di Irak dan Suriah.

ISIS telah mengeluarkan panduan kepada kelompoknya tentang cara pembuatan ranjau terbang yang terbuat dari plastik, gas hydrogen dan amunisi. Jika terkena pesawat tempur, amunisi bisa tersedot ke dalam mesin pesawat dan meledakkan pesawat tempur yang menyerang posisi-posisi ISIS.

Panduan pembuatan ranjau terbang “Dropping Fighter Jets in the Lands of the Islamic State” juga menjelaskan cara pembuatan 300 liter hydrogen dari bahan kimia rumah tangga yang mudah ditemukan. Setelah kantong plastik terisi hidrogen, kantong-kantong akan terbang pada ketinggian yang berbeda dan diyakini akan digunakan ISIS sebagai senjata untuk menerapkan zona larangan terbang diatas wilayah kekuasaannya.

Tahun lalu ISIS pernah menayangkan film penggunaan senjata anti pesawat yang terbuat dari kondom- sama dengan ranjau plastik, keduanya meniru prinsip serangan tembakan balon era Perang Dunia Pertama.