Duterte Jawab Kritikan Parlemen Eropa Dengan Mengacungkan Jari Tengah

Presiden Filipina Rodrigo Duterte “murka” setelah Parlemen Eropa mengutuk cara Duterte memberantas narkoba di negaranya dengan menyatakan pembunuhan di Filipina sudah keluar dari jalur hukum.

Duterte langsung mengeluarkan pernyataan yang cukup kasar dengan mengatakan “persetan” kepada parlemen Eropa. Tidak hanya itu, disaat yang sama, dia juga mengacungkan jari tengahnya.

“Saya bilang kepada mereka, persetan kalian semua. Anda melakukan itu sebagai penebusan dosa kalian sendiri,” tegas Duterte, di kota Davao, dilansir dari ABS, Selasa (20/9/2016).

Dia menilai negara anggota Parlemen Uni Eropa sebagai negara-negara yang munafik. “Uni Eropa adalah kumpulan negara “munafik, sekarang Uni Eropa sudah berani mengutuk saya. Saya akan ulangi sekali lagi, persetan dengan kalian semua,” tandasnya, sambil mengacungkan jari tengah.

Duterte memang kerap mengeluarkan pernyataan yang kontroversial. Sebelumnya, dia menyebut Presiden Amerika Serikat Barack Obama sebagai anak pelacur, setelah Obama mengkritik caranya memberantas Narkoba di Filipina.

Sharing

Tinggalkan komentar