Pembentukan Badan Cyber TNI

Sesuai dengan keputusan presiden, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam waktu dekat akan membentuk Badan Cyber TNI. Salah satu tugas badan ini adalah mengamankan peluru kendali atau misil dengan target jarak 200 mil dengan menggunakan satelit. Jika tidak diamankan, maka akan dapat dikendalikan pihak lain yang membelokkan peluru itu untuk menyerang Indonesia.

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, mengatakan bahwa Badan Cyber TNI akan berada pada struktural Markas Besar TNI. “Badan cyber TNI tadinya di Badan Intelijen strategis, di Angkatan Darat juga ada. Tapi dengan Keppres baru hanya di Mabes TNI,” ujarnya.

Lebih lanjut, Panglima TNI menjelaskan bahwa Badan Cyber TNI berbeda dengan badan cyber nasional yang belum lama ini dibicarakan karena memiliki peruntukan yang berbeda.

“Badan cyber nasional pasti beda dengan TNI. Pasti beda karena tidak bisa disatukan. Beda sasarannya dan beda yang diamankan. Jadi badan cyber itu tidak ada efek, tidak ada ofensif hanya mengamankan saja,” kata Panglima TNI, seperti dilansir antaranews.com pada Kamis (6/10).

Mabes TNI telah melakukan persiapan yang matang serta menyiapkan orang-orang yang sudah terlatih dalam Badan Cyber TNI.

Sumber: antaranews.com