Korps Marinir Menutup Latihan Meriam AA 35 MM Twin Gun dan Radar AF 902 FCS

Pelatihan Meriam AA 35 MM Twin Gun dan Radar AF 902 FCS resmi ditutup.

Korps Marinir Menutup Latihan Meriam AA 35 MM Twin Gun dan Radar AF 902 FCS 1

Korps Marinir TNI Angkatan Laut resmi menutup latihan Meriam AA 35 MM Twin Gun dan Radar AF 902 FCS pada hari Jumat (21/10) kemarin.

Dalam upacara penutupan yang digelar di Lapangan Trisula Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, bertindak sebagai inspektur upacara adalah Asisten Logistik Komandan Korps Marinir (Aslog Dankormar), Kolonel Marinir Suherlan.

Dalam amanat Dankormar Mayjen TNI (Mar) R.M. Trusono, yang diwakili oleh Aslog Dankormar, menyampaikan bahwa kehadiran 4 pucuk Meriam AA 35 MM Twin Gun beserta Radar AF 902 FCS merupakan realisasi dari upaya pembangunan kekuatan dan kemampuan Korps Marinir guna memenuhi standar kekuatan pokok minimum (Minimum Essensial Forces/MEF).

 

“Modernisasi alutsista menjadi keharusan dan tuntutan sehingga akan lebih efektif dalam pencapaian tugas pokok ke depan. Dengan kekuatan yang tangguh modern diharapkan Korps Marinir akan mampu memberikan daya tangkal yang tinggi serta berkontribusi dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” ujar Mayjen TNI (Mar) R.M. Trusono.

Upacara penutupan diawali dengan pembacaan laporan pelaksanaan kegiatan pelatihan Meriam dan Radar. Kemudian, dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada perwakilan peserta pelatihan Meriam dan Radar oleh Aslog Dankormar.

Korps Marinir mengadakan uji fungsi meriam Artileri Pertahanan Udara type Twin 35mm Towed AA Gun di Pantai Batu Bintang, Desa Cipatuguran, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jumat (12/08/2016).

Korps Marinir Menutup Latihan Meriam AA 35 MM Twin Gun dan Radar AF 902 FCS 2

Senjata meriam anti serangan udara AA 35 MM Twin Gun mampu menembakkan amunisi dengan kecepatan tembak sebanyak 550 butir/menit. Didukung Radar AF 902 FCS yang mempunyai jarak jangkau hingga 25 kilometer untuk mendeteksi posisi senjata musuh, Alutsista ini efektif menghancurkan berbagai ancaman serangan udara.

Alutsista ini juga dapat ditempatkan di berbagai macam jenis kondisi medan. Dengan begitu, Korps Marinir dapat menjadikan senjata ini sebagai andalan dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI.

Meriam AA 35 MM Twin Gun digerakkan merupakan sistem pertahanan udara terintegrasi antara AF902 FCS (fire control system) serta Penangkis Serangan Udara (PSU) twin 35 mm. Alutsista ini diproduksi dan dikembangkan oleh Norinco (China North Industries Corporation).

Sumber: marinir.tnial.mil.id

Leave a Reply