Operasi Pasukan Pemukul Reaksi Cepat

Tim reaksi cepat yang diturunkan TNI AL untuk melakukan patroli di perairan Kaltara.
Tim reaksi cepat yang diturunkan TNI AL untuk melakukan patroli di perairan Kaltara.

Guna memberikan rasa nyaman kepada nelayan, TNI Angkatan Laut dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIII Tarakan melepas pasukan pemukul reaksi cepat untuk melakukan patroli keamanan.

Pelepasan tim reaksi cepat ini dilakukan oleh Komandan Lantamal (Danlantamal) XIII Tarakan, Kolonel (P) Ferial Fachroni, di Pelabuhan Malundung pada hari Jumat (11/11) kemarin. Tim itu akan melakukan patroli di perairan Tarakan.

Kolonel Ferial menjelaskan bahwa banyaknya laporan perompakan di laut membuat pihaknya gencar menggelar patroli untuk menangkap pelaku. Apalagi, belakangan ini telah terjadi beberapa kali perompakan terhadap nelayan di wilayah perairan Bunyu, Kabupaten Bulungan dan Nunukan.

“Beberapa waktu lalu ada laporan perampokan di laut. Sebenarnya, patroli yang dilakukan ini sudah masuk ke tahap kedua. Karena tim sebelumnya sudah pulang, jadi gantian tim ini yang akan berangkat untuk berpatroli. Tim ini akan menyusur sampai dengan perairan Kabupaten Nunukan,” ujar Kolonel Ferial, seperti dilansir Prokal pada Minggu (13/11).

Danlantamal XIII Tarakan berpesan kepada prajuritnya agar menjalankan tugas dengan baik dan pulang dengan selamat. Ia juga menegaskan kepada pasukannya agar tidak ada pungutan liar selama bertugas.

Sumber: prokal.co

Sharing

Tinggalkan komentar