Jun 072017
 

Mungkin kita lebih mengenal pilot yang berada di kokpit pesawat tempur bila dibandingkan dengan teknisi yang berada dibelakang pesawat tempur.

Bukan hanya pilot yang bekerja keras mengoperasikan sebuah pesawat tempur, teknisi juga terkadang bekerja tidak kenal waktu menjaga ‘kesehatan’ pesawat tempur.

Menurut Derek King, kepala teknisi pesawat tempur F-16 angkatan Udara AS, “F-16 sangat mirip dengan manusia” dan menjadi teknisi seperti menjadi dokter bagi pesawat tempur.

Skuadron ke-54 beroperasi selama 24 jam. Karena itu, teknisi perawatan pesawat tempur juga bekerja sepanjang waktu agar F-16 bisa beroperasi dan terbang.

Tanggung jawab teknisi F-16 berkisar dari tugas pemeliharaan rutin hingga servis oli dan pengecekan ban. Mirip dengan pesawat terbang manapun, F-16 bisa rusak secara tidak terduga.

‘Kesehatan’ F-16 bergantung pada para perawatnya, “Jet ini sangat mirip manusia,” kata Derek King, kepala teknisi F-16 . “Mirip seperti menjadi dokter, tapi ini pesawat terbang. Hari ini kondisinya baik-baik saja, F-16 mungkin akan terbang dan mendarat tanpa masalah dan tugas kita jauh lebih mudah. Tapi, jika F-16 mendarat dan ada yang tidak beres, maka itu berarti harus diperbaiki.”

Teknisi harus melakukan semua perbaikan sesuai yang sudah dipersiapkan oleh tim data teknis untuk memastikan agar F-16 bisa kembali terbang.

  4 Responses to “Ada Peran Teknisi Dibalik Kehebatan Pilot Pesawat Tempur”

  1. Pertamax

  2. di dalam medan perang kalo tim teknisi tidak siap keburu di bom balik :D

  3. Nah ini nih, jgn sampai perawatan sepele nanti capespur terbaru Indonesia harus dibawa keluar (lagi)..
    -Harap dimaklumi-
    :thumbup

 Leave a Reply