Feb 022018
 

ilustrasi : Rudal target diluncurkan dari Kekaha, Hawaii, untuk dicegat rudal Aegis SM-3. (Official U.S. Navy Page / commons.wikimedia.org)

JakartaGreater.com – Sebuah pencegat rudal Aegis Standard Missile-3 (SM-3) Blok IIA berbasis darat, gagal mencapai sasaran rudal tiruan yang diluncurkan melalui pesawat terbang didekat Pacific Missile Range Facility, Kauai, Hawaii pada tanggal 31 Januari, seperti dilansir dari laman CNN.

“Tujuan utama pengujian ini adalah untuk mencegat sasaran rudal balistik jarak menengah yang diluncurkan dari udara. Namun, tujuan tersebut tak tercapai”, menurut Badan Pertahanan Rudal (MDA) AS.

Sejauh ini, baik Angkatan Laut AS maupun MDA tidak satupun yang mengungkapkan rincian tambahan tentang hasil uji coba rudal balistik tersebut.

SM-3 Blok IIA ini pernah berhasil diuji pada bulan Februari 2017 saat menghancurkan target tiruan rudal balistik jarak menengah. Namun, rudal tersebut gagal melakukan uji coba pencegatan berikutnya di bulan Juni, ketika seorang Angkatan Laut AS secara tak sengaja menyebabkan rudal pencegat menghancurkan diri sendiri. Peluncuran perdana dari rudal SM-3 Blok IIA dilaksanakan pada bulan Juni 2015.

SM-3 Blok IIA telah dikembangkan oleh perusahaan pertahanan AS Raytheon bersama Mitsubishi Heavy Industries Jepang, kontraktor pertahanan terbesar dinegara itu.

Sementara Raytheon bertanggung jawab atas perangkat keras, pengembangan sistem, dan keseluruhan integrasi roketnya, Mitsubishi Heavy Industries berfokus pada motor roket tahap kedua dan ketiga, kontrol kemudi dan hidung kerucut dari rudal pencegat.

Jepang sejauh ini telah menghabiskan lebih dari $1 miliar pada program rudal tersebut, sedangkan Amerika Serikat menyumbang sekitar $2 miliar.

Rudal ini dijadwalkan untuk penempatan operasional pada tahun 2018.

Jepang bermaksud untuk memasang dua baterai Aegis Ashore (berbasis darat) yang di persenjatai dengan rudal SM-3 Blok IIA dan rudal SM-6 pada tahun 2023, diperkiraan menelan biaya sekitar $2 miliar guna mempertahankan Jepang melawan rudal balistik Korea Utara dan China.

Bagikan Artikel :

  16 Responses to “Aegis SM-3 Gagal Intersep Rudal Saat Ujicoba”

  1. Salesnya dijamin gagal dapat komisi…..

  2. Ternyata PERTAMAXX !!…..

    Lumayan dapat bbm gratis buat jalan ke Bandung…. xixi…

  3. sangat wah nii rudal kalo mampu cegat balistik jarak menengah…tapi kalo balistik jarak jauh banyak banyak doa kali yaa…xizizi,,zZ…
    radar baru mendeteksi rudal dah sampe…!!!

    • kan msh ada ring 1 jangkauan max 5 km …
      machine gun 12,7 + senapan serbu/sniper + pestol …

    • xixixi,,zzZ…nyegat rudal balistik koyo nyegat separatis wae…pake senapam pistol lagi…!!!
      yang jadi masalah menyengat rudal balistik pada umumnya adalah kecepatanya….jadi reaksi sista penangkal bukan hanya akurat tapi juga harus cepat…!!! kalo ada rudal pencegat delai satu menit saja maka rudal balistik dipastikan mengenai target…!!!
      saya kurang paham hitungan…tapi bisa dianalogikan kecepatan plus daya grafitasi…maka bisa mencapai kecepatan yang luar biasa…!!!

  4. Colek mbah hari, pemasok bathok propelan kelas wahid

  5. Kegagalan langkah awal menuju keberhasilan, daripada tdk berbuat sama sekali.he3.siap2 tambah modal riset dan percobaan lg kayaknya!

  6. Jepang keknya sgt berharap sm Aegis Ashore ini… Jadi apakah jepang akan beralih ke THAAD?? Kalau begitu selamat buat loket xixixi…

  7. 3 m$ sekitar 40 triliun ckckck ga ada jaminan bisa cegat rudal,apalagi rudal hipersonic

  8. Mmmh….

  9. barang bikinan ASU kagak ada yg moncer , la wong yg buat aja ASU ,,, bisanya ya cuma kaink kaink…

  10. AEGIS BMD (Ballistic Missile Defense)

 Leave a Reply