Feb 092018
 

Pesawat pengintai serang, Mwari buatan Paramount Group, Afrika Selatan. © P. Potgieter via wikimedia.org

JakartaGreater.com РSebuah perusahaan pertahanan dan dirgantara yang berbasis di Afrika Selatan, Paramount Group beserta mitranya AHRLAC Holdings mengumumkan bahwa pabrik pesawat yang baru telah beroperasi dan terus meningkatkan kapasitas produksinya.

Ini dilakukan setelah purwarupa pesawat yang kedua, Production Development Model (PDM) sukses melaksanakan demonstrasi standar pada fitur barunya, yaitu roda yang dapat ditarik, dan kursi lontar.

Pesawat PDM tersebut dibuat berbasis prototipe AHRLAC serta memiliki landing gear yang dapat ditarik, kursi lontara Martin Baker, kanopi yang telah direvisi, avionik yang ditingkatkan dan badan pesawat memiliki kemampuan operasi 8G.

“PDM terbang perdana pada 14 Juli tahun lalu dan sejak saat itu telah menjalani uji coba penerbangan yang ketat”, menurut keterangan dari perusahaan tersebut pada hari Selasa.

Produksi massal akan dilakukan di pabrik yang terintegrasi secara vertikal dan modular yang terletak di Kompleks Bandara Internasional Wonderboom di dekat Pretoria, Afrika Selatan.

Pabrik tersebut menggabungkan flow-processes modern dan sistem pengelolaan yang terkomputerisasi.

Mwari – varian militer

Selain AHRLAC, Paramount Group juga akan memproduksi varian militer yang dijuluki sebagai Mwari. Pesawat serang ringan Mwari tersebut dapat dilengkapi dengan sistem misi yang ditentukan oleh pelanggan seperti Intelligence, Support and Reconnaissance (ISR) ataupun untuk Close Air Support (CAS).

“Pesawat tersebut sangat ideal untuk dilengkapi dengan sistem senjata yang sesuai dengan persediaan angkatan udara manapun, dimana misi tersebut mengharuskan mereka untuk dapat melihat dan mendeteksi, melacak dan mengirimkan data dan, jika perlu, untuk operasi serangan”, menurut Ivor Ichikowitz, CEO Paramount Group.

Sistem Pod Multi-Misi

Salah satu fitur utama dari varian militer, Mwari adalah memiliki Sistem Pod Multi-Misi yang dapat dipertukarkan (IMPS) di bawah kokpit pesawat terbang.

Pod yang dapat dipertukarkan tersebut memungkinkan pesawat yang sama digunakan dalam berbagai peran dengan down time hampir nol pada saat perubahan peran.

Sistem Pod Multi-Misi yang dapat dipertukarkan bisa membawa berbagai sistem mulai dari ELINT, COMINT, SAR, FLIR dan kargo.

Bagikan:

  34 Responses to “Afrika Selatan Dorong Produksi Pesawat Intai Serang MWARI”

  1.  

    patut di tunnggu

  2.  

    Pertamax

  3.  

    MWARI – The AHRLAC (Advanced High Performance Reconnaissance Light Aircraft)

    https://www.youtube.com/watch?v=hD0d09sgg54&feature=youtu.be

  4.  

    JANJI – JANJI SERIBU KALI BERJANJI.. JANUARI, FEBRUARI, MARET, APRIL, MEI, JUNI, JULI, AGUSTUS, SEPTEMBER, OKTOBER, NOVEMBER, DESEMBER, TAHUN INI, TAHUN DEPAN, BEBERAPA TAHUN LAGI, JANJI JANGAN LUPA KEPADA RAKYAT…. RAKYAT MENUNGGU JANJI SU 35??

  5.  

    Bentuknya sekilas mengingatkan pesawat OVO Bronco. Senjata apa aja ya yg bisa dimuat MWARI. Apakah kokpitnya punya kemampuan menahan serangan senjata hingga kaliber 20mm ?? Gimana cara tuh pesawat menghadapi Manpads dan ancaman udara lainnya??

    Tapi namanya kayak nama Himawari. Menarik ya. Hhhhhhhhhh

  6.  

    Yg kaya ginian masak PT.DI gak bisa buat sih? Malu2in aja kalo gak bisa. Propeler bro….

  7.  

    Klo pesawat sekelas ini lbih baik dibikin jadi drone aja

 Leave a Reply