Mar 232017
 

Rudal permukaan ke udara (SAM) jarak pendek Umkhonto-IR dengan jangkauan hingga 20 km. (© Denel Dynamics)

Afrika Selatan telah mengajukan draft kepada Dewan Keamanan PBB untuk menjual rudal senilai ZAR 1,5 miliar (USD 119 juta) ke Iran. Dilansir dari surat kabar Rapport bahwa ini akan menjadi kesepakatan terbesar untuk sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) Umkhonto buatan Denel Dynamics.

Umkhonto adalah peluncur vertikal rudal (VLS) permukaan-ke-udara (SAM) yang dikembangkan untuk frigat kelas Meko A200 Angkatan Laut Afrika Selatan, dan telah masuk dalam pelayanan sejak tahun 2001.

Rudal Umkhonto ini memiliki kecepatan tinggi hingga 2 mach dan dilengkapi dengan pemandu homing inframerah, yang mampu memberikan pertahanan terhadap serangan dari rudal dan pesawat tempur musuh.

Meskipun Umkhonto adalah rudal permukaan-ke-udara (SAM), namun rudal ini juga dapat digunakan untuk menghantam target permukaan stasioner. Umkhonto dirancang dengan hulu ledak seberat 23 kg untuk probabilitas membunuh yang tinggi, tidak seperti sistem rudal lain di kelasnya.

Tahun lalu, sebagaimana dilansir dari Press TV mengenai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan Afrika Selatan pada bulan Desember 2016 untuk meningkatkan kerjasama pertahanan dan militer.

MoU tersebut mensyaratkan program untuk memastikan perdamaian regional dan internasional, stabilitas dan keamanan, serta upaya untuk pertarungan yang menentukan melawan terorisme. Hal ini juga bertujuan untuk mempromosikan kerjasama di keamanan maritim, pelatihan dan pertukaran pengalaman dalam pertempuran melawan kejahatan terorganisir.

Meskipun Iran telah dihapus dari daftar PBB mengenai negara-negara yang tidak diperbolehkan dipasok persenjataannya, persetujuan dari komite sanksi PBB masih tetap diperlukan untuk penjualan teknologi rudal.

Spesifikasi Rudal Umkhonto

  • Jenis: Rudal permukaan-ke-udara
  • Produsen: Denel Dynamics
  • Pengguna: Afrika Selatan, Finlandia, Aljazair
  • Berat: 130 kg
  • Panjang: 3,32 m
  • Diameter: 180 mm
  • Hulu ledak: 23 kg
  • Bentang sayap: 500 mm
  • Jangkauan Operasional:
    – 20 km Umkhonto-IR
    – 30 km Umkhonto-ER-IR
    – 60 km Umkhonto-R
  • Ketinggian penerbangan:
    – 8 km Umkhonto-IR
    – 12 km Umkhonto-ER-IR
    – 15 km Umkhonto-R
  • Kecepatan: Mach 2
  • Sistem Pemandu:
    – Inframerah
    – Tembak dan Lupakan
  • Platform Peluncuran:
    – Sistem Peluncur Vertical (VLS) versi laut
    – Sistem Peluncur Mobile versi darat

  16 Responses to “Afrika Selatan Ingin Menjual Rudal Pertahanan Udara Ke Iran”

  1. Disek

  2. Kalah cepat 1 detik

  3. Katanya Indonesia dulu tertarik dengan rudal umkhonto..Jadi beli GK???

  4. Mantab bung bisa buat sparring partner sama f16 blok 52id

  5. Sebuah alternatif rudal hanud buat dipasang pada kapal perang Indonesia nih

  6. Indonesia perlu kemandirian rudal dulu, jangan banyak beli rudal dari luar, kemungkinan setelah 2020 akan ditemukan teknologi rudal anti pesawat stealth, saat itu baru borong banyak rudal

  7. Sementara jual juga ke Palestina dan Suriah untuk bermain2 dengan Israel.

  8. ga usah beli ini rudal lidah sering keseleo klo ngomong nanti ujungnya L miris di ejekin tetangga

  9. Oh ternya lta spesifikasinya dimasukin toh 🙂

  10. Emangnya bisa tuh 2M USD untuk 1 skuadron Rafale… india aja habis hampir 5 M USD untuk 2 skuadron Rafel

  11. semua produk rudal , permesinan dan radar yg belum bisa dibuat inhan boleh masuk asalkan ada TOT asembly lokal. meskipun namanx mirip jablai manggil si OM. wkwkwkwk

 Leave a Reply