Jul 262016
 
System Acceptance Test (SAT), HALDI-7, PM Robotics, Drohne

System Acceptance Test (SAT), HALDI-7, PM Robotics, Drohne

JT-240 Jet Target

JT-240 Jet Target

JT-240 Jet Target

JT-240 Jet Target

System Acceptance Test (SAT), HALDI-7

System Acceptance Test (SAT), HALDI-7

JT-240 Jet Target

JT-240 Jet Target

System Acceptance Test (SAT), HALDI-7, Drohnenabschuss

System Acceptance Test (SAT), HALDI-7, Drohnenabschuss

Prajurit Paskhasau menyiapkan senjata penangkis udara Oerlikon Skyshield. (Foto : Dispenau)

Prajurit Paskhasau menyiapkan senjata penangkis udara Oerlikon Skyshield. (Foto : Dispenau)

Air Defence Training System JT-240 Jet Target dari PMRobotics Swis diciptakan untuk latihan menembak target pesawat oleh Oerlikon Skyshield TNI AU pada tahun 2015.

JT-240 Jet Target dikembangkan untuk menjadi target dari penembakan sistem senjata Oerlikon Skyshield, termasuk yang digunakan oleh TNI AU, karena desain pesawat tanpa awak ini, mirip dengan jet tempur konvensional. JT-240 sangat cocok untuk demonstrasi senjata. flare Decoy, flare asap atau muatan dispensing ringan lainnya juga dapat dilakukan onboard.

Dalam keadaan darurat atau dalam hal tertembak jatuh, parasut darurat secara otomatis terbuka, membawa pesawat ini meluncur ke darat tapi pada kecepatan yang berkurang.

TNI AU telah melakukan Uji dinamis dengan menggunakan Target Drone Jet dengan profile Head On dapat dideteksi oleh Sensor Unit/Radar dan dapat dihancurkan dengan meriam Oerlikon Skyshield dan uji statis dengan melaksanakan Tracking oleh sensor unit/Radar dengan sasaran berupa Target Drone Jet yang menggunakan meriam Oerlikon Skyshield dan Rudal Chiron buatan Korea Selatan.

oerlikon

Sumber Foto : Defence.PK – Faries

Bagikan :

  26 Responses to “Air Target for Oerlikon Skyshield TNI AU”

  1.  

    Mantap

  2.  

    Itu beneran drone buatan swiss?

  3.  

    sssiiippp

  4.  

    Drone nya cakep,apalagi klo dikembangkan bisa nenteng petasan jangwe.

  5.  

    Kereenn… :mrgreen:

  6.  

    bentuknya kerenan itu sama aerostar…

  7.  

    walah, saya kira itu BAE Hawk Tni yg mau dijadikan sasaran, ternyata cuman drone

  8.  

    Saya mengharapkan DI defisi Turbin dan propulsi untuk mengadakan Tot supaya punya kemampuan bikin mesin turbojet kecil saja minimal untuk di jadikan tenaga penggerak UAV ataupun rudal.Dengan denmikian kita bisa membuat rudal sendiri seperti TOMAHAWK.

  9.  

    Jet RC gituan banyak, biasanya RC rusia yg menang dalam lomba RC pesawat..

  10.  

    Yg ditembak rc jet tempur ya wajarlah jatuh, coba aja tembak su 35 china, ya dikentutin oerlikon kita sm jet mrk, peluru aja sekecil telur cicak gmn mau jatuhkan lawan, beli alutsista ko kyk beli permen, asal terlihat enak dibeli, ga taunya zat pewarnanya byak alias kehebatannya abal2…terlihat wkt di tem ak ke sebuah kain putih itu, daya ledaknya kyk pistol mainan plus bunyinya spt senapan angin yg harganya cepek…hadehhh gmn mau maju nih indonesia kalo bgini terus, klo hq16, buk, iskander, s300 bolehlah kita puji, ini oerlikon dr namanya aja udah ga gahar, spt nama produk deterjen..xixixixi coba klo buk m2, iskander, s300 pmu, kerenkan , gahar dan trlihat sangar….payah nih si pembeli oerlikon ini…..ga kagum sy sm ente2 sbg buyer oerlikon….payahhhh

  11.  

    Semoga PT DI mau melakukan Tot dengan pabrik pembuat DRONE ini ,agar bisa bikin MESIN TURBOJET kecil seperti yang mentenagai rone target ini . Kan bisa di gunakan untuk UAN atau bikin rudal sendiri ,paling tidak sebagai sumber tenaga Rudal petir.

  12.  

    skysield hanya untuk menembak helicopter serbu, super tucana dan rudal (karena memang pertahanan jarak pendek)

  13.  

    drone sudah..sekarang harusnya rudal atau peluru kendali yang menjadi sasaran tembak untuk dijatuhkan..atau mungkin diri ini yang ketinggalan berita…xixixiiiiii

  14.  

    Dasar dodol..!

    lalat aja di sembur peluru jenis oerlikon diatas gak bakal lolos.. palagi kayak pesawat yg bodynya segede gaban.

    * syarat dan ketentuan berlaku.

    # jika masuk jarak jangkau.

    😀

 Leave a Reply