Air to Air Refueling Skadron 12 RSN

56
70
Air To Air Refueling Skadron Udara 12 Lanud Rsn
Air To Air Refueling Skadron Udara 12 Lanud Rsn

Segenap penerbang tempur Hawk 100/200 Skadron Udara 12, Lanud Roesmin Nurjadin baru-baru ini melaksanakan latihan Air to Air  Refueling (AAR) atau pengisian bahan bakar di udara menggunakan pesawat Tanker Hercules C-130 A-1309 dari Skadron Udara 32, Lanud Abd, Malang. Di atas ketinggian 10.000 Feet, secara bergantian satu per satu para petempur “Black Panther” melaksanakan AAR di wilayah Training Area,  Rama Kiri, Riau.

Pada kesempatan tersebut Danlanud Roesmin Nurjadin, Kolonel Pnb M. Khairil Lubis yang turut mengawasi pelaksanaan latihan ini menyampaikan bahwa, pelaksanaan Air to Air Refuelling ini bertujuan meningkatkan kemampuan para penerbang dalam melaksanakan pengisian bahan bakar di udara.

“Latihan ini mutlak harus dikuasai oleh seluruh penerbang tempur, mengingat AAR diperlukan untuk meningkatkan daya jelajah pesawat tempur tanpa harus mendaratkan pesawat di pangkalan, kemampuan pelaksanaan AAR ini sangat dibutuhkan pada saat mengemban misi operasi udara dengan radius lebih jauh,” demikian disampaikan Danlanud Rsn, Kolonel Pnb M. Khairil Lubis.

Pesawat Hawk 100/200 merupakan jet tempur buatan British Aerospace yang mampu mengemban misi air superiority dan ground attack sekaligus merupakan varian Hawk pertama yang bisa melakukan in-flight refuelling. Inflight-refueling probe merupakan perangkat pengisian bahan bakar di udara yang meningkatkan radius tempur pesawat menjadi lebih jauh tanpa harus Landing di pangkalan.

http://tni-au.mil.id/sites/default/files/2014-10/2014-10-21-rsn2.jpg

Bila diasumsikan, kemampuan pesawat Hawk dengan kapasitas Fuel sebanyak 2.800 Pon mampu menjangkau hingga radius 250 NM, dengan pelaksanaan AAR ini kemampuan tempur pesawat Hawk 100/200 bisa menjadi dua kali lipatnya menjadi 500 NM.

Latihan AAR yang dipimpin langsung oleh Danskadron Udara 12, Letkol Pnb Jajang Setiawan ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hari. Sedangkan untuk pesawat tankernya dipiloti oleh Mayor Pnb Subhan dengan 17 Crewnya.

Pada pelaksanaan latihan ini, para penerbang Hawk 100/200 melaksanakan secara “dry” memasukkan AAR Probe ke Hose pesawat tanker tanpa mengalirkan fuel dan secara “wet” atau langsung mengalirkan fuel dari tanker ke pesawat tempur Hawk. Penguasaan teknik AAR mutlak harus dikuasai oleh penerbang, baik penerbang Skadron Udara 12 maupun penerbang Skadron Udara 32, selain itu ketelitian, kecermatan dan kehati-hatian seluruh Air Crew sangat dibutuhkan selama pelaksanaan latihan berlangsung. (tni-au.mil.id)

56 COMMENTS

  1. maaf oot!

    setelah beberapa jam presiden jokowi ketemu ama abot dn datuk malon,, suar tanjung datuk langsung di cabut !!
    presiden aku strong , gak perlu koar2 senggol bacok ~ cukup dibisikin jgn coba ganggu kedaulatan nkri , bla..bla

    ini baru titisan jenderal besar soedirman

    salam bahari

    • itu kejadiannya sebelum pelantikan bung 😎

      Disampaikan pada hari Kamis tanggal 17 Oktober 2014 pukul 07.30 Wib telah dilaksanakan monitoring kegiatan pembongkaran tiang pancang mercusuar (beacon)di Temajuk, Ds. Temajuk Kec. Paloh Kab. Sambas oleh pihak Malaysia yang dipantau melalui CCTV Online yang berada di POSAL yang di sambungkan langsung di Lanal Pontinak.

      Adapun rangkaian kegiatan pencabutan tiang pancang pada tanggal 17 Oktober 2014 :

      1. 07.00 Wib dari pengamatan CCTV Puskodal TNI AL dari POSAL terlihat 2 unit sekoci maritim milik Malaysia melaksanakan pembongkaran tiang pancang menggunakan tali sling mengikat tiang pancang.

      2. 08.00 Wib kapal maritim Malaysia lego jangkar melaksanakan angkat jangkar dan mendekat ke tiang pancang sekitar 500 Yard.
      Pada pukul 08.00 Wib terlihat 2 unit kapal milik Malaysia disekitar perairan Malaysia, kegiatan tidak termonitor focus CCTV di Lanal Pontianak.

      3. 08.40 Wib 2 unit sekoci maritim Malaysia yang telah memasang tali sling mendekat dan merapat ke kapal maritim Malaysia.

      4. 08.43 Wib 2 unit sekoci menarik tali tros dari kapal maritim Malaysia menuju tiang pancang.

      5. 08.45 Wib tali tros di tarik diikat ke sling yang sudah di ikat ke tiang pancang.

      6. 08.57 Wib kapal maritim Malaysia menarik tali tros yang sudah terikat tali sling tiang pancang.

      7. 08.59 Wib tiang pancang berhasil di tarik dan roboh dari tiga kaki tiang pancang suar tersisa masih 1 buah tiang yang masih tersisa, 1 material tiang pancang yang masih tampak di permukaan air.

      8. 09.00 Wib 1 kapal maritim Malaysia dan 2 unit sekoci bergerak menuju perairan Malaysia, sekitar 4 NM (Notical Mile) di sebelah timur tiang pancang.

      9. Pada pukul 09.05Wib sambungan CCTV online terputus.

      10. Pada pukul 09.38 Wib terlihat 1 unit kapal besar Malaysia bergerak menuju perairan Malaysia.

      11. Pada pukul 10.00 Wib keberadaan tiang pancang sudah tidak terlihat lagi, focus CCTV tidak mengarah pada lokasi posisi tiang pancang pada saat pembongkaran tiang pancang tersebut, kendali focus CCTV di kendalikan oleh Puskodal Mabesal dan Jaringan Komunikasi Berita ( Jarkombra ).

      Authentikasi : Kasi Pensat Penerangan Kodam XII/Tpr Mayor Arm Muskardi A.Md

      http://militerindonesiamy.blogspot.com/2014/10/tiang-pancang-mercusuar-sudah-roboh.html

LEAVE A REPLY