Nov 072016
 

554668-jf-1369582572-708-640x480

Di pameran Airshow Zhuhai 2016, perwira Angkatan Udara Myanmar yang dikonfirmasi media China membenarkan jika negaranya akan segera mengakuisisi pesawat tempur buatan China-Pakistan FC-1 (JF-17 Thunder). Meski menolak jumlah pembeliannya,  namun menurut sumber dari Israel diduga Myanmar membeli 16 JF-17 senilai US$ 35 juta per unit.

Angkatan Udara Myanmar saat memiliki sekitar 24 pesawat tempur J-7M, 30 MiG-29 dan 5 pesawat serang darat Q-20.

Ketika ditanya mengapa Myanmar tidak membeli pesawat tempur China lainnya seperti J-10 dan J-31, perwira Myanmar mengatakan sebenarnya mereka lebih menyukainya (J-20 atau J-31) tapi saat ini Myanmar masih belum memerlukannya.

2016-11-03-airshow-china-2016-la-birmanie-confirme-lachat-de-fc-1-03

Selama kunjungan delegasi Angkatan Udara Myanmar, mereka juga menyatakan minatnya pada pesawat pengintai dua kursi  Aerial Survey Star yang dikembangkan perusahaan plat merah China- CETC. Aerial Survey Star mengambil basic dari pesawat ringan Austria Diamond DA42 MPP, dan dilengkapi dengan kamera beresolusi tinggi buatan CETC. Pesawat memiliki kemampuan untuk memetakan medan dalam mode 3D.

Berbagi

  33 Responses to “Airshow China 2016, Myanmar Borong 16 JF-17 Thunder”

  1.  

    Paling beli untuk mengebom etnis Rohingnya.

  2.  

    Waaahhhh…..gak dapat no. 1. Padahal sdh pake afterburner…xixixi

  3.  

    Yuhuu

  4.  

    Gak seru…

  5.  

    Myanmar joss borong 16 unit dpt bonus sabun JF suulpuur 16 duz isi 24pcs

  6.  

    Kalo menurut saya bukan berkiblat ke China, melainkan lg bujuk si Chipeng biar mau ngeluarkan duitnya utk pinjaman lunak. Kalo China macam2 dng kita, gak usah dibayar aja utangnya. Sekarang China lg kelebihan duit alias jd Orang Kaya Baru. Gak ada salahnya ditempel terus biar duitnya ngalir spt air terjun kr kita.

  7.  

    F 16 kita lawan pesawat kayak gini menang gak yah ?

  8.  

    Aio..aio.. owe setuju sekal, haa.. orang-orang semua bolong pesawat tempul negeli kake moyang owe,. Abis ini PLA jadi supel Powel, laa. Negala mana lagi, haa,,

  9.  

    Dari filipina, malaysia dan skr myanmar ingin beli armada tempur dari china, ini krn takut akan keganasan china di lcs atau memang suka dgn produk china, contoh dong vietnam, walaupun negara tsb berkonflik lsg dgn china di lcs, tp vietnam ga ingin di cap sbg negara penjilat, beda dgn pinoy dan malon, yg sangat ketakutan jika wilayahnya di caplok sm china, sampe2 dia membelot dari as, dan as sangat geram akan hal ini…jadi utk asean yg msh berani nyalinya adalah indonesia, vietnam dan thailand, utk singapura mungkin mrk minta bantuan ke indonesia, negara seupil mau lawan china, ya semut aja ketawa bacanya…

  10.  

    pesawatnya kayak yang boros bahan bakar..
    liat aj tuh badannya Gendut..

  11.  

    Bodynya masih ada tinggalan Mig 21 nya.

  12.  

    China emang hebaaat….

    soale sdh bisa jualan alutsista ke’mn”…
    Biar’pun negara KW tp sdh bisa luncurkan & punya satellite Quantum…

    Sdh punya stasiun luar-angkasa juga…

    Kyk’x ng’gak prnh beli brg bekas , itu yg lbh Penting utk di’ingat & di’cam’kan oleh org” manusia yg lain….

  13.  

    negara kita mana ada alutsista nya
    yang ada cuma demon anarciys gitu…
    payah ni mau maju..

  14.  

    Berharap jenderal gatot the next president Islamnya bagus, hormat pada ulama gak bisa disetir (wawancara dengan Metro tipu malah mata najwa yang mulai Rabun yang diskak) salute!

  15.  

    kenapa g beli ke pakistan aj y

  16.  

    Ini dia calon pengganti F5 !

    Sebab :
    1. Murah harganya
    2. Punya efek deterrent bagi sekitar kecuali 1 negara.
    3. Kemungkinan dapat diskon jika beli banyak.
    4. Hubungan dengan 1 negara itu bisa lebih mesra.
    5. Kemungkinan rudal jarak menengah sky dragon dapat diskon juga jika beli 1 paket.

    Xixixixi

  17.  

    Test

  18.  

    Tes

  19.  

    Kalo ini mah emang sodara an. Paling2 myanmar banyak di kasi bonus sama cinak.

    Perusahaan alutsista indonesia mungkin bisa tawarkan produknya ke myanmar juga.

 Leave a Reply