Mei 302018
 

Jet tempur Sukhoi Su-30MK2 Angkatan Udara Vietnam © Hoangprs5 via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pada tanggal 26 Mei 2018 Kementerian Pertahanan Rusia merilis rekaman video jet tempur generasi kelima Su-57 menguji rudal udara-ke-permukaan Kh-59MK2 selama penyebarannya di Suriah beberapa waktu lalu, seperti dilansir dari laman Bao Dat Viet.

Meskipun Su-57 telah dikirimkan ke Suriah sudah lama, mengapa Rusia baru merilis film tersebut untuk tampil di depan publik sekarang?

Alasan pertama tentu saja merupakan respons terhadap Barat bahwa jet tempur Su-57 mereka telah siap bertempur, bukan hanya sebagai “kendaraan pajangan” belaka, dan terlebih lagi sebagai bukti kepada mereka yang menyebut bahwa pengembangan jet tempur generasi kelima Rusia ini sangat lambat.

Tujuan kedua dirilisnya video itu adalah untuk mempromosikan rudal Kh-59MK2 yang baru. Perlu dicatat bahwa Su-57 adalah pejuang “siluman” Rusia, jadi rudal yang akan diperlengkapi untuknya juga harus memiliki kualitas unggul, tak ada rudal buatan Barat yang lebih baik dari Kh-59MK2 untuk saat ini.

Kh-59MK2 Rusia ini sebanding dengan JASSM-158 AS, yang merupakan senjata dengan kemampuan jarak jauh dan dirancang dengan permukaan yang mampu mengurai radar dengan sangat baik.

Peperangan masa depan diprediksi bahwa pesawat tempur akan menggantikan peranan kapal permukaan untuk melaksanakan serangan rudal jelajah jarak jauh, hal ini karena mobilitasnya yang tinggi dan kemampuan penetrasi yang tinggi dan lebih banyak.

Rusia menyadari keuntungan dari rudal AGM-158 JASSM serta Scalp EG atau Storm Shadows sehingga mereka bertekad untuk menempatkan rudal jelajah Kh-59MK2 ini sejak awal.

Selain untuk melayani Angkatan Udara Rusia, Moskow tak menyembunyikan gagasan bahwa mereka akan meningkatkan ekspor alutsista ke pasar dunia, dan berpusat pada rekan-rekannya.

Ini adalah saran bagus untuk Angkatan Udara Vietnam karena sekarang tak memiliki rudal udara-ke-darat sejenis yang memiliki fungsi superioritas. Meskipun versi ekspor dari rudal Kh-59MK2 telah diturunkan jangkauannya dari 550 km menjadi 290 km, rudal tersebut masih cukup baik bagi Vietnam.

Menurut Sputnik, Angkatan Udara Vietnam saat ini bermaksud untuk melengkapi jet tempur Su-30MK2 dengan rudal jelajah Kh-59MK2, yang merupakan versi anti-kapal dari rudal Kh-59MK.

Berdasarkan pengalaman Kh-59MK ini, dimasa depan sangat mungkin bahwa Angkatan Udara Vietnam akan membeli tambahan rudal Kh-59MK2 untuk membantu pejuang utamanya memiliki kemampuan anti-kapal yang kuat termasuk kemampuan serangan darat.

Bagikan:

  9 Responses to “Akankah Militer Vietnam Pasang Kh-59MK2 di Su-30MK2?”

  1.  

    Weeeh, bisa di cantolkan ke SU30MK2 ruapanya….China bisa nyinyir lihat Vietnam jadinya

  2.  

    Borong SU-57+Rudalnya dgn imbal dagang!he3

 Leave a Reply