Jun 052018
 

dok. F-16 Taiwan. (photo: Al Jazeera English via commons.wikimedia.org)

JakartaGreater.com – Angkatan Udara Republik China (RoCAF) (Taiwan) untuk sementara mengrounded armada pesawat tempur multiperan F-16 setelah terjadi kecelakaan F-16A pada tanggal 4 Juni 2018 saat melaksanakan misi pelatihan di utara Taiwan dan menewaskan sang pilot, seperti dilansir dari laman South China Morning Post.

Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Taiwan mengkonfirmasi bahwa pilot, Mayor Wu Yen-ting, tewas dalam kecelakaan tersebut, yang terjadi sekitar pukul 13:43 (waktu setempat). Puing jet tempur F-16A telah ditemukan di Distrik Rueifang yang bergunung-gunung, terletak sekitar 34 km dari ibu kota Taiwan, Taipei.

Insiden itu terjadi setelah Beijing melakukan beberapa kali latihan militer di sekitar pulau itu dan Taiwan sebagai pihak berwenang di pulau itu mencoba untuk meyakinkan pemilih menjelang pemilihan presiden akhir tahun ini, menurut pakar.

Setelah kehilangan kontak pada hari Senin, ratusan personil militer beserta polisi dikirim dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

F-16A, yang saat itu mengambil bagian dalam latihan militer tahunan ‘Han Kuang’, berada di bawah komando Skadron Pengintai Taktis ke-12 dan ditempatkan di Pangkalan Udara Hualien.

Berbagi

  3 Responses to “Akibat Kecelakaan, Taiwan Gounded Armada F-16”

  1.  

    ini buka F 16 viper kan?

  2.  

    Menambah daftar kecelakaan F16.he3.

 Leave a Reply