Jun 162019
 

Royal Marines Inggris dilaporkan dikirimkan ke Teluk setelah serangan pada kapal tanker.

Pengiriman pasukan khusus Inggris dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah ketika Amerika Serikat dan sekutunya menuduh Iran mengatur serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman awal pekan ini. Teheran dengan keras menolak tuduhan itu dan menyebutnya sebagai tidak berdasar.

Marinir Inggris sedang dikerahkan ke Teluk Oman setelah sebuah insiden, di mana dua kapal tanker minyak menjadi sasaran di dekat Selat Hormuz pada 13 Juni, menyebabkan ledakan dan kebakaran pada setidaknya satu diantaranya, tulis Daily Star yang mengutip dari sumber yang tidak ditulis namanya.

Pasukan Marinir akan ditugaskan untuk mengamankan kapal-kapal Inggris, menggunakan peralatan untuk mencari “kapal serang cepat Iran” dan “mengakhiri” jika dianggap perlu.

“Kami telah memiliki pasukan marinir di wilayah ini untuk operasi anti-pembajakan dan anti-teroris selama beberapa waktu. Jika situasi saat ini meningkat saya berharap kita akan melihat lebih banyak personel dikerahkan untuk mendukung operasi “, kata sumber yang dikutip Daily Star.

Menurut tabloid Inggris, Marinir akan dilengkapi dengan senapan sniper dan senapan mesin ringan, tetapi mereka telah diperintahkan untuk menggunakannya hanya sebagai pilihan terakhir.

Diperkirakan 120 pasukan khusus dari 42 Commando, sebuah unit bagian Brigade Royal Marines 3 Commando, sedang menuju Bahrain sebagai bagian dari apa yang dijuluki Special Purpose Task Group 19, kata Daily Star.

Kementerian Pertahanan belum mengomentari laporan sejauh ini.

Sementara pemerintah Inggris mendorong versi acara AS yang menunjuk ke Iran atas serangan pada kapal tanker, pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn telah mempertanyakan penilaian itu, bersikeras pada perlunya bukti yang kredibel.

Tweet kerasnya muncul sebagai tanggapan atas asumsi Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt bahwa Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Iran “hampir pasti” berada di balik serangan itu.

“Tidak ada aktor negara atau aktor non-negara yang bisa bertanggung jawab. Serangan-serangan terbaru ini dibangun di atas pola perilaku Iran yang tidak stabil dan menimbulkan bahaya serius bagi kawasan itu, ”kata Hunt pada Jumat.

Keputusan Menteri Luar Negeri Inggris menyusul perilisan sebuah video oleh Central Command AS yang mengklaim memperlihatkan orang-orang Iran memindahkan ranjau yang tidak meledak dari salah satu lambung kapal tanker sebagai “bukti” bahwa Iran adalah biang keladinya.

Rekaman ini tidak hanya telah dirilis oleh beberapa negara, seperti Jerman, mengatakan bahwa itu tidak cukup untuk membuktikan bahwa Teheran yang harus disalahkan, tetapi juga telah dibantah oleh Yutaka Katada, presiden perusahaan Jepang yang mengoperasikan kapal tanker itu. Kokuka Courageous.

“Saya kira tidak ada bom waktu atau benda yang menempel di sisi kapal. Ranjau tidak merusak diatas kapal permukaan laut. Kami tidak tahu pasti apa yang menabraknya, tetapi itu adalah sesuatu yang terbang ke arah kapal” , kata Katada yang dikutip oleh media Jepang.

Ketika Iran telah berulang kali membantah keterlibatannya dalam insiden itu dan meminta Amerika Serikat untuk menghentikan “permainan menyalahkan”, Presiden Donald Trump menggandakan tuduhan dalam wawancara Jumat dengan Fox News dengan sekali lagi merujuk pada video CENTCOM.

“Iran melakukannya dan Anda tahu mereka melakukannya karena Anda melihat kapal itu. Anda melihat kapal pada malam hari, berhasil melepaskan ranjau dan itu terbuka. Saya kira salah satu ranjau tidak meledak dan mungkin ada intinya Iran menulis semuanya “.

Dua kapal tanker minyak yang membawa “kargo terkait Jepang”, Kokuka Courageous, terdaftar di Panama dan dioperasikan oleh Kokuka Sangyo Co Jepang, dan Front Altair berbendera Kepulauan Marshall, yang dimiliki oleh Frontline Norwegia, terkena ledakan di Teluk Oman pada 13 Juni lalu.
Sputnik

 Posted by on Juni 16, 2019

  3 Responses to “Akibat Serangan Kapal Tanker, Inggris Kirimkan Pasukan Marinir”

  1.  

    Biasa adu domba buat memojokkan iran nih.

    ini baru akal permulaan.

    kalau yg ini nanti gagal .pakai metode lain.

  2.  

    Dibikin acara pesta hoax biar bisa bawa pasukan banyak, sarana awal untuk menjajah, jauhi amer kalau mau selamat dunia akhirat

    😎

  3.  

    “Saya kira tidak ada bom waktu atau benda yang menempel di sisi kapal. Ranjau tidak merusak diatas kapal permukaan laut. Kami tidak tahu pasti apa yang menabraknya, tetapi itu adalah sesuatu yang terbang ke arah kapal” , kata Katada yang dikutip oleh media Jepang.

    Ini kata orang yang punya tanggung jawab langsung sama tu kapal

    “Iran melakukannya dan Anda tahu mereka melakukannya karena Anda melihat kapal itu. Anda melihat kapal pada malam hari, berhasil melepaskan ranjau dan itu terbuka. Saya kira salah satu ranjau tidak meledak dan mungkin ada intinya Iran menulis semuanya “.

    Ini kata orang yang demennya propaganda, maksain orang beli produk kalo gak kena sanksi, sama nge-judge

    Mana yang bisa dipercaya ya