Okt 192016
 

Latihan Bersama TNI Angkatan Laut dengan Tentera Laut Diraja Brunei (TLDB) / Royal Brunei Navy (RBN), dengan sandi Helang Laut 17B/16 mulai digelar setelah resmi dibuka oleh Fleet Commander RBN yaitu Commander Spry bin Haji Seruji, di RBN Headquarter, Brunei Darussalam. Rabu, (19/10/16).

KDB Daruttaqwa (Foto : Manuel HL)

KDB Daruttaqwa (Foto : Manuel HL)

Upacara pembukaan dihadiri Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Timur (Danguspurlatim) Laksamana Pertama TNI Dadi Hartanto, M. Tr. (Han), Commander of RBN First Admiral Pengiran Dato Seri Pahlawan Norazmi Bin Pengiran Haji Muhammad, Komandan KRI Usman Harun-359 Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, Komandan KRI Terapang-648 Mayor Laut (P) Fitrian Rupito, M.Tr. (Hanla) serta Prajurit kedua KRI dan Tentera Laut Diraja Brunei Darussalam.

TNI Angkatan Laut mendatangkan 2 unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dari jajaran Koarmatim yaitu KRI Usman Harun-359 dan Komandan KRI Terapang-648 yang berangkat tanggal 8 Oktober 2016 dari dermaga Madura Koarmatim, Surabaya.

Kdb-Berkat

Kdb-Berkat

Petinggi Angkatan Laut Brunei Darussalam menyampaikan latihan Helang Laut B.17/16 bertujuan meningkatkan kerjasama antara angkatan laut kedua negara, interoperabilitas dan pada saat yang sama latihan bersama akan memberikan pengalaman taktik dan prosedur terbaik dalam bertugas menjaga pertahanan negara di laut. Latihan, seri ke-17, yang dimulai pada 16 Oktober 2016 akan berlangsung selama enam hari dan berakhir pada 22 Oktober 2016.

Lanjutnya, kedatangan Danguspurlatim Laksma TNI Dadi Hartanto, Komandan KRI Usman Harun-359, Komandan KRI Terapang-648 dan Prajurit kedua KRI Delegasi Indonesia mendapatkan apresiasi tersendiri bagi Angkatan Laut Brunei Darussalam yang berterima kasih atas kerjasama yang terjalin dengan baik selama ini.

tni-brunei

Latihan yang melibatkan dua kapal perang TNI-AL jajaran Koarmatim bersama dengan KDB Daruttaqwa, KDB Berkat dan beberapa elemen dari Naval Surface Action Group (NAVSAG) dari RBN, akan bekerjasama baik di laut maupun darat. Di laut seperti latihan Night Encounter, Surface Firing, Maritime Interdiction Operation dan berkesempatan melaksanakan olahraga bersama di darat.

Commander Task Group untuk latihan tahun ini adalah Komandan Sahibul Bahari bin Haji Zainal Abidin yang merupakan Komandan KDB Darrutaqwa (Kapal Perang Angkatan Laut Brunei), sedangkan Deputy Commander Task Group dipegang oleh Kolonel Laut (P) Alan Dahlan yaitu Komandan KRI Usman Harun-359.

Dispen Armatim

Bagikan:

  26 Responses to “Akrabnya TNI AL dengan Tentera Laut Diraja Brunei”

  1.  

    brunai itu saudara muda RI bro, horrrrra percoyo horrrra popo.

  2.  

    Tak sedap dan ramai bile Rosemah tak dilibatkan juge dalam exercise tu..

  3.  

    bhahahaha

  4.  

    Teman sejati.. Sampai sampai alutsista gahar nkri dititipkn di Brunei.. dulu siapa ya oknum yg ngemeng bgitu..

  5.  

    RI – BRUNEI memang punya perjanjian strategis yang berlaku selama 5 tahun dan bisa diperpanjang, sama halnya dengan perjanjian NDA dengan RUSSIA yang juga berlaku selama 5 tahun dan juga bisa diperpanjang …

    Jakarta, September 15 2004

    First deputy director of the Russian Federal Security Service Sergei Smirnov signed an inter-governmental agreement on mutual protection of secret information with Indonesia on Thursday

  6.  

    Rezim sudah berkali2 ganti, beda rezim beda kebijakan pula

    Jika anda menilai RI dari sisi sudut pandang satu rezim saja, anda salah besar!

    pada konfrensi Bangkok tahun 1966, rezim baru RI & Malaysia (federasi) sepakat menghentikan segala konflik regional. didalam negeri RI sendiri sebenarnya kesepakatan ini ditentang berbagai pihak. Namun Jend Soeharto (sbg ketua presidium) mengambil resiko pergolakan dalam negeri demi Stabilitas Regional.
    Hasilnya saat ini kita bisa menikmati Hidup damai berdampingan

    Kesimpulan:
    Musuh Brunei (federasi malaya) 50 th yang lalu bukanlah Rakyat RI, tetapi Kebijakan sebuah Rezim (yang juga memiliki Survivability Instinc yang tinggi dalam menjaga keutuhan bangsa; tidak bisa disalahkan juga to?)

    KITA TIDAK BISA MENGHAKIMI KEJADIAN 50 tahun lalu pada saat ini, karena dunia dalam puncak Perang Dingin

  7.  

    Cakep bener tuh kapal brunei.. jangan2 titipan ghoib

  8.  

    Kapal KdB DarutTaqwa..kalau ditempat sy itu nama Musholla..:)

  9.  

    saat Kalimantan Utara sudah maju dan berkembang seperti provinsi lain di Nusantara, mungkin Brunei akan minta ke Jakarta supaya dijadikan DIB (Daerah Istimewa Brunei) seperti DIY

    •  

      Yogyakarta bergabung ke Indonesia tidak menunggu Indonesia makmur dulu.
      Tahun 1945 Kesultanan Yogyakarata masih eksis sebagai negara sendiri. Sedangkan nasib Indonesia yang baru dibentuk masa depannya masih suram, namun tanpa ragu Sultan HB IX menyatakan Yogyakarta bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

      •  

        Bahkan warga yogya dan sultan, menghibahkan koin emas, kain koleksi dan harta lain untuk membantu perjuangan, begitu pula waktu serangan oemoem datang bala tentara dari jateng dan jatim, warga menyediakan pondokon dan ransum tersembunyi. waktu palagan ambarawa dan surabaia juga kirim beras dan emas…

        Meski baru bergabung, pengorbanannya juga sama dengan daerah lain seperti Aceh dan lainnya yang sama-sama menyumbangkan kekayaan masing-masing…

  10.  

    Percaya saja lah. Buah manis dr malaysia utk brunei adalah “Limbang” saking manisny sang sultan langsung mendekat ke Indonesia. “Sebaik-baikny sahabat dia tdk akan pernah menghunuskan pedangny dr belakang”

    Bang..bang.. Tut. Akar kulang kaling
    Siapa yg kentut di tembak raja maling.
    Musuh dlm slimut sama jg maling
    Mulut bau kentut di belakang ngomong miring.

  11.  

    Emang Melayu drmn..?? Klo ngomong d pikir dlu boss. Drpd nnt anda cma diam sendiri di komentar anda sendiri

  12.  

    Gambar ke 2, itu kaprang F201 punya negara mana ya?

  13.  

    Jadi inget cerita Narayana..

    Polos…polos..polos…..
    dan memasuki ruang besar…..wajah wajah indonesia hangat menyapa

  14.  

    F 201 gede amat yah kelas apa itu?

  15.  

    ted

  16.  

    Kerajaan Melayu monarki pertama itu adanya di Riau.

    Bahasa Melayu datangnya dari Riau. Memang nya Riau itu bagian Malaysia?

  17.  

    betul…betul….betul….unyil kucing…. loh??!!!

  18.  

    Oklah kalau begitu..

 Leave a Reply