Apr 302017
 

Dok. Aksi Korpaskhas TNI AU (Paskhas.mil.id)

Pekanbaru – Pasukan Khas (Paskhas) 462 Pulanggeni TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, melakukan simulasi pembebasan sandera dengan melibatkan satu unit helikopter jenis super puma dan sejumlah bahan peledak serta senjata api.

Simulasi dilakukan di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Sabtu 29/4/2017, yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Dirgantara sempena HUT TNI AU yang ke-71.

Operasi pembebasan sandera yang menyerupai sesungguhnya melibatkan sejumlah Paskhas berseragam lengkap dengan senjata api laras panjang. Simulasi diawali dengan terjunnya sejumlah personel pasukan elit TNI AU itu dari helikopter Super Puma yang terbang di sekitar target lokasi.

Satu persatu prajurit turun dengan selamat di lokasi penyanderaan. Sesampainya di tanah, mereka langsung membentuk sejumlah formasi dengan menyasar dua bangunan yang digambarkan dengan gubuk.

Personil yang telah membentuk formasi lantas melakukan manuver untuk menyergap bangunan pertama. Dengan perhitungan presisi, prajurit menghancurkan bangunan pertama menggunakan bom.

Bom pertama meledak dan membuat kagum ribuan warga Pekanbaru dan sekitarnya, yang memadati hanggar Charlie, lokasi simulasi digelar. Operasi dilanjutkan dengan beberapa kali kontak senjata, personil pun berhasil mendekati pintu bangunan.

Pasukan elit TNI AU ini membuka paksa pintu bangunan itu dengan menggunakan bom berdaya ledak rendah. Setelah pintu terbuka, petugas kemudian menyisir masuk sementara beberapa personil tetap berada di luar bangunan.

Setelah dirasa aman, pasukan elit ini kemudian membawa sandera yang bersangkutan pergi dari luar gedung. Setelah gedung tersebut dikosongkan, personil Paskhas selanjutnya meledakkan gedung itu hingga hancur.

Sebelum ilustrasi pembebasan sandera tersebut, sejumlah personil lainnya secara terpisah menunjukkan kebolehannya dengan menggunakan senjata api laras panjang serta seni bela diri. Aksi paskhas ini membuat decak kagum ribuan penonton yang hadir di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadi Pekanbaru, Marsekal Pertama Henry Alfiandi mengatakan aksi pasukan elit TNI AU sengaja dipertontonkan agar masyarakat Pekanbaru dan Riau tahu bahwa mereka memiliki personil hebat sehingga menimbulkan rasa aman.

“Sedikit cuplikan kemampuan Paskhas, pasukan elit TNI AU dalam membebaskan sandera agar masyarakat tahu di samping memiliki pasukan lainnya seperti gegana, juga ada Paskhas. Sehingga timbul rasa aman,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan Bulan Dirgantara yang digelar Lanud Roesmin Nurjadi rutin digelar setiap tahun. Dalam kegiatan ini, penyelenggara menyuguhkan beragam acara seperti panggung hiburan, pameran pesawat F16 dan Hawk 100/200 serta sejumlah alat utama sistem persenjataan milik TNI AU.

Antara

 Posted by on April 30, 2017