Agu 112019
 

MiG-31 mengusung rudal hipersonik Kh-47M2 Kinzhal. (@Russian MoD)

Ryazan, Jakartagreater.com – Pasukan Aerospace Rusia akan menggunakan sistem Rudal Hipersonik Kinzhal untuk pertama kalinya di kompetisi Aviadarts di International Army Games, ujar kantor pers Army Games melaporkan pada hari Jumat, 9-08-2019, dirilis TASS.

“Selama episode taktis Aviamix yang akan diadakan di kisaran pelatihan Dubrovichi pada 10 Agustus 2019 sebagai bagian dari kompetisi internasional Aviadarts 2019, sistem Rudal Kinzhal akan terlibat untuk pertama kalinya. Pesawat MiG-31 akan berinteraksi dengan Jet tempur pencegat MiG-31BM untuk memberikan perlindungan bagi pesawat serang dalam menghancurkan baterai dari sistem Rudal darat-ke-udara musuh, “kata kantor pers.

Jet tempur MiG-31K yang dipersenjatai dengan Rudal hipersonik Kinzhal saat ini sedang dalam tugas tempur eksperimental di Angkatan Udara Rusia. Selama masa kerjanya, Jet tempur akan mengangkut rudal dan kemudian melepaskannya, setelah itu Kinzhal menembakkan mesin propelan padatnya sendiri dan mendapatkan kecepatan Mach 10.

Rudal ini mampu bermanuver dengan kecepatan seperti itu dan tetap benar-benar kebal terhadap pertahanan udara dan Rudal anti-balistik yang ada. Rudal ini memiliki jangkauan operasi lebih dari 2.000 km.

Rusia akan melibatkan pesawat jenis lain di kompetisi Aviadarts

Menurut Kementerian Pertahanan, Jet tempur Su-57 generasi kelima Rusia untuk pertama kalinya akan memberikan perlindungan bagi awak pesawat Tu-22M3 dan Su-34 dalam latihan menjatuhkan bom selama episode taktis kompetisi Aviamix.

Penerbangan penerbangan tempur Rusia juga akan melibatkan Su-35S, pesawat tempur Su-30SM, pesawat pengebom Su-34, pesawat pengebom jarak jauh Tu-22M3, Helikopter Mi-28N dan Ka-52 dan banyak jenis pesawat lainnya yang beroperasi di Angkatan Udara Rusia. Secara keseluruhan, episode taktis Aviamix akan melibatkan lebih dari 50 kru penerbangan operasional-taktis, militer dan militer, termasuk Ksatria Rusia, Swift, Falcons Rusia dan kelompok aerobatik Berkuts (Golden Eagles).

Kompetisi Aviamix akan mendemonstrasikan duel udara antara Jet tempur Su-35S, serangan bom besar-besaran oleh pesawat Tu-22M3 dan Su-34, serangan Rudal oleh pesawat Su-25SM3 dengan berbagai manuver, pendaratan pasukan serangan taktis dari Helikopter transportasi tempur dengan dengan dukungan Helikopter serang Mi-28N dan Ka-52, peluncuran Rudal oleh formasi penerbangan kapal tempur Mi-28N ‘Night Hunter’ dan episode lainnya.

Tim-tim dari Cina, Belarus, Kazakhstan dan Rusia mengambil bagian dalam kompetisi Angkatan Udara internasional Aviadarts tahun ini.

The International Army Games 2019 berjalan pada 3-17 Agustus. Mereka melibatkan tim dari 37 negara yang berjumlah lebih dari 5.000 personil. Program kompetisi mencakup 32 kontes di 21 rentang pelatihan di wilayah sepuluh negara.

  12 Responses to “Aksi Su-57 Hingga Rudal Hipersonik Kinzhal”

  1.  

    Rudal Kinzhal ini yg akan memporak porandakan sistem pertahanan rudal NATO yg berada di Polandia…….diluncurkan dr pesawat siluman SU-57 diperbatasan Rusia, tanpa terdeteksi radar disana…..xicixicixi

    Kinzhal rudal strong…..xicixicixi

  2.  

    Hahaha website kaya gini isinya Fansboy blok timur troller semua hahahaha

  3.  

    blok timur itu sang penyeimbang kawasan.
    demi menghadang arogansi si pendengki.

  4.  

    kapan nih SU 35 datanggg …

  5.  

    Berita rudal ini sangat sangat sering ya hanya pembuktiannya yang belum kapan ya ? Jadi bosan bacanya

  6.  

    Sukhoi Su-57 (T-50 PAK FA) merupakan sebuah varian jet tempur generasi kelima, dikembangkan oleh Sukhoi OKB untuk Angkatan Udara Rusia. Produksi pesawat tempur ini dirancang untuk menggantikan jet tempur Mig-29 Fulcrum dan Su-27 Flanker pada sistem pertahanan udara Rusia. Selain itu, Sukhoi Su-57 (T-50 PAK FA) juga dijadikan sebagai dasar untuk proyek Sukhoi HAL FGFA yang bertujuan mengembangkan jet tempur untuk kebutuhan Angkatan Udara India…https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/09/sukhoi-t-50-pak-fa-pesawat-tempur-multi.html

  7.  

    Kh-47M2 Kinzhal (Dagger) – Rudal Balistik Air Launched Berkemampuan Nuklir
    Kh-47M2 Kinzhal (Dagger) adalah rudal balistik Rusia berkemampuan nuklir yang diluncurkan dari udara. Rudal ini diklaim memiliki jangkauan lebih dari 2.000 km (1.200 mil), dengan kecepatan Mach 10 (sekitar 12,000 km/jam) dan kemampuan untuk melakukan manuver mengelak di setiap tahap penerbangan ketika diluncurkan dari pesawat Mikoyan MiG-31K Foxhound interceptor yang mampu mencapai Mach 2.83 dan Kh-47M2 Kinzhal akan memiliki jangkauan 3.000 km jika diluncurkan dari Pembom Supersonik Tupolev Tu-22M3 Backfire. Kh-47M2 Kinzhal dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir dan telah dikerahkan di pangkalan udara di Distrik Militer Selatan Rusia. Rudal itu memasuki layanan pada bulan Desember 2017 dan diresmikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada 1 Maret 2018 sebagai salah satu dari enam senjata Rusia strategis baru….https://militerhebatdunia.blogspot.com/2018/11/kh-47m2-kinzhal-dagger-rudal-balistik.html