Jan 142019
 

ilustrasi: Drone Bawah Laut Rusia. (© Press and Information Office of the Defence Ministry of the Russian Federation)

Moskow – Angkatan Laut Rusia berencana untuk menempatkan lebih dari 30 drone bawah laut berkemampuan nuklir strategis Poseidon untuk tugas tempur, ujar sebuah sumber di industri pertahanan domestik mengatakan kepada TASS pada hari Sabtu, 12/1/2019.

“Dua kapal selam pembawa Poseidon diharapkan masuk layanan dengan Armada Utara dan dua lainnya akan bergabung dengan Armada Pasifik. Masing-masing kapal selam akan membawa maksimum delapan pesawat tanpa awak dan, oleh karena itu, jumlah total Poseidon yang bertugas dalam pertempuran dapat mencapai 32 kendaraan, “kata sumber itu.

Kapal selam bertenaga nuklir tujuan khusus Khabarovsk yang saat ini sedang dibangun di Sevmash Shipyard akan menjadi salah satu pengangkut organik dari drone bawah air berkemampuan nuklir Poseidon. Juga, kapal selam tujuan khusus dan kapal penjelajah bawah laut Proyek 949A bertenaga nuklir yang beroperasi di Angkatan Laut Rusia dapat digunakan sebagai kapal induk “setelah peningkatan yang sesuai,” sumber tersebut mencatat.

TASS tidak memiliki konfirmasi resmi atas informasi ini.

Dalam pidato kenegaraannya kepada kedua majelis parlemen Rusia pada 1 Maret, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutkan untuk pertama kalinya upaya negara itu untuk mengembangkan kendaraan bawah laut tak berawak bertenaga nuklir yang dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir serta mampu menghancurkan fasilitas infrastruktur musuh, kelompok kapal induk dan target lainnya.

Poseidon drone bersama dengan pengangkutnya – kapal selam bertenaga nuklir – menjadi bagian dari apa yang disebut sistem multiguna samudera. Drone mendapatkan namanya mengikuti hasil pemungutan suara terbuka di situs Kementerian Pertahanan Rusia.

Sebuah sumber di industri pertahanan sebelumnya mengatakan kepada TASS bahwa drone Poseidon yang sedang dikembangkan di Rusia akan mampu membawa hulu ledak nuklir dengan hasil hingga 2 megaton untuk menghancurkan pangkalan-pangkalan angkatan laut musuh.

Bagikan