Apr 272018
 

Kapal Selam Borei class Rusia. (Mil.ru)

ST. Petersburg – Jakartagreater.com – Angkatan Laut Rusia akan mendapatkan kapal selam nuklir strategis improved Borei-A-class pertama, Prince Vladimir, pada tahun 2019, lebih lambat dari yang direncanakan, ujar Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Laut Rusia, Laksamana Madya Viktor Bursuk, pada hari Rabu, 25-4-2018, yang dirilis oleh TASS.

Kapal selam nuklir ini awalnya diharapkan akan dikirim ke Angkatan Laut pada tahun 2017 tetapi tanggal pengirimannya dijadwalkan kembali menjadi tahun 2018. “Ya (tahun 2019).

“Kapal selam harus menjalani berbagai uji coba, termasuk yang tidak diadakan sebelumnya,” katanya, menambahkan bahwa armada Angkatan Laut harus mendapatkan kapal perang yang sepenuhnya siap untuk menyelesaikan misi yang ditugaskan.

Kapal Selam Borei class Rusia. (Mil.ru)

Kapal selam yang membawa rudal strategis bertenaga nuklir, Prince Vladimir dibuat pada tahun 2012 dan diluncurkan pada 17 November 2017. Ini menjadi kapal selam keempat dalam serangkaian delapan kapal selam Borei dan perwakilan pertama dari Proyek Borei-A yang telah ditingkatkan.

Tiga kapal selam kelas Borei sudah mulai beroperasi dengan Angkatan Laut Rusia. Rusia membangun dua kapal selam, Prince Oleg dan the Generalissimus Suvorov pada tahun 2014, Kaisar Alexander III pada tahun 2015 dan Prince Pozharsky pada tahun 2016. Setiap kapal selam tersebut membawa 16 rudal balistik antar benua Bulava. (TASS).

  55 Responses to “AL Rusia Terima Kapal Selam Nuklir Improved Borei di 2019”

  1.  

    Makin serem aja tampilannya. Langsung diujicoba mendekati Diego Garcia base camp donk…xicixicixi
    Pasti tdk bakal terdeteksi lg, dikira ikan paus betina mau melahirkan….wkkkkkk

  2.  

    Ntar klau ada yg bahas karet bakal tak pentung pake Palugada.

  3.  

    oalach bikin ngiler, kpn to pak menhan TNI AL di beliin main yg kek beginian.?

  4.  

    Kapal selemnya gede banget ya.

    Sayang sungguh sayang dibikin dari baja karatan.

    Biar nggak kelihatan karatannya ditambal karet di sekujur hullnya.

    Ck ck ck ck ck

  5.  

    Jimmy nih saya mau omong serius nih. Ini ide saya saja :

    Para polisi yang patroli di Papua itu khan masih pakai mobil pick-up seperti chevrolet luv dll ?

    Apa Jimmy nggak kasihan mereka harus berlindung di balik mobil pick-up saat ditembaki dari lereng gunung ?

    Mereka itu sebenarnya butuh panser dan bukan mobil pick-up.

    Maksud saya begini lho Jim :

    Cobalah kau tawari Pemerintah RI dengan lapis baja pengangkut pasukan dengan penggerak roda 8 x 8 seperti BTR 80A.

    Jangan tanggung-tanggung nawarinnya.

    Lihat tuh anggaran buat Polri, 95 T di mana di antaranya ada 20 T untuk mengamankan Pilkada.

    Jika setiap tahun ada tambahan 20 T untuk Polri, okelah jika untuk 2018 untuk Pilkada dan 2019 untuk pilpres dan legislatif.

    Nah yang saya singgung yang sesudahnya yaitu 2020 – 2022, 3 tahun x 20 Trilyun = 60 Trilyun.

    Jika kurs 15 ribu.

    60 T / 15 ribu = 60 ribu milyar / 15 ribu = 4 milyar usd.

    Misal Polri butuh 30 unit per propinsi dan Marinir butuh 30 unit per propinsi.

    30 + 30 = 60

    Jika kebutuhan 34 propinsi x 60 panser amfibi = 2040 unit.

    Nah nilainya tuh bisa lebih dari USD 3 milyar !

    Nah jika kebutuhan panser angkut pasukan untuk polri dan marinir 2000an panser, kau bisa tawarkan tuh pembuatan panser 8×8 amfibi seperti btr 80A di sini dengan menggandeng PT PINDAD.

    Nah yang nggak boleh buat polri itu khan yang bisa nembak tank atau nembak pesawat itu nggak boleh.

    Tetapi kalau untuk panser 8×8 untuk angkut pasukan khan boleh ?

    Daripada elu :
    berharap fregat elu dibeli tapi yg dibeli ternyata merek lain,
    berharap kilo dibeli tapi yg dibeli dari negara lain,
    berharap lebih banyak sukhoi dibeli tapi yg dibeli dari negara lain,
    berharap pantsir dibeli tapi yg dibeli dari negara lain,
    berharap tu-22 dibeli tapi yg dibeli dari negara lain,
    berharap s300 dan s400 dibeli tapi yg dibeli dari negeri lain.

    Nah kasian elu khan di PHP mlulu.

    Lebih baik elu Jimmy nawarin untuk memenuhi kebutuhan panser angkut untuk polri dan marinir, sementara TNI AD akan gunakan Anoa dan Pandur.

  6.  

    Kalau pegang doang boleh kok..xixixii

  7.  

    Jim,

    Mosok tak sebanyak yang saya perkirakan ?

    Saya khan hanya hitung 30 panser per provinsi/polda.

    Jika 1 panser muat 3 crew + 9 penumpang = 12 orang

    Maka 30 x 12 = 360 orang

    1 polda mosok jumlah Brimobnya nggak sampai 360 orang ?

    Yang bener aja lho Jim.

    Sedang yang 30 panser lagi per provinsi adalah untuk marinir.

    •  

      Lha wong tahun 2013 saja personil brimob ada 47500 orang.

      Jumlah itu disebut di berita ini :

      https://www.google.com/amp/s/m.jpnn.com/amp/news/27000-personel-brimob-untuk-pemilu-2014

      Jika 34 polda x 30 panser x 12 orang
      = 34 x 360 orang = 12240 orang.

      47500 – 12240 = 35260

      Masih sisa 35260 personil lagi yang tidak kebagian panser.

      Elu bisa ngitung nggak sih, Jim ?

      •  

        Ya Gak sebanyak itu Lah. Lha wong kemaren aja saya maen Ke Bremoro Sukoharjo cuma ada Klau gk slh 12/13 Marder Sekaligus beberapa M113 apalagi Buat Polda klau di beliin IFV pasti Paling Pol hanya 10 Di tiap polda. Realistis aja lah. Ntar paling jg jadi rame kaya Kasus SPG

        •  

          Lho jangan yang varian IFV toh, yang varian APC aja.

          Yang nggak boleh itu senjata yang bisa nembak tank, kapal atau pesawat.

          Kalau alat angkut personil lapis baja ya boleh toh.

          Khan tidak menyalahi aturan itu.

          Fungsi Brimob khan sebagai pasukan cadangan, mosok pasukan cadangan nggak boleh pakai panser ?

          Daripada duit dihambur-hambur nggak karuan untuk beli mobil patroli mentereng mending dibelikan inventaris lapis baja cadangan.

          Kegunaannya bisa buat dalmas, bisa buat pemukul reaksi cepat anti teror, bisa buat slametin warga dari kerusuhan, bisa buat memadamkan disintegrasi bangsa / pemberontakan.

          Asal bisa duduk bareng bicara antara menko maritim, menko polhukam, menhan, menkeu, kapolri, panglima dan para kepala staf angkatan, maka nggak bakal ada rame-rame seperti SPG itu.

          Yang di Bremoro itu untuk 2 kompi mekanis saja. Nanti juga bakal ditambah.

          Nota Keuangan APBN 2017 menyebut pengadaan 149 unit ranpur untuk matra darat.

          Nota Keuangan APBN 2018 menyebut pengadaan 50 unit ranpur untuk matra darat.

          149 + 50 = 199

          Jadi karena ada penambahan 199 unit ranpur maka ifv beroda rantai untuk Bremoro pasti ditambah.

          Ribuan APC 8 x 8 yang kumaksud bisa untuk pengadaan multi years, bisa untuk 10-20 tahun pengadaan.

        •  

          APC singkatan dari APaan Ciih, ya toh dek Tung?……wkkkkkkk

        •  

          polisi pake apc beroda/panser bung
          klo dikasih ifv ntar ngelunj….

          #kabur

    •  

      Seharusnya anda hitung berapa rudal samrt indonesia 0% hahah

  8.  

    Kamaz 63969 Typhoon 6 x 6, itu khan amfibi,
    isi berapa orang ?
    Harga sekitar berapa ?

 Leave a Reply