JakartaGreater.com - Forum Militer
Mar 072018
 

Surabaya,Jakartagreater.com – Rabu, 07/03/2018 merupakan hari ketiga Pelatihan Sistem Komunikasi khusus Boarding Team Koarmatim TA.2018, tentang pengenalan alat Savox Communications. Alat komunikasi buatan negara Finlandia ini dilengkapi dengan Inframerah, komputer atau tablet, radio dan kamera video. Pengenalan alat komunikasi ini dilakukan di ruang kelas Dinas Komunikasi dan Elektronika (Diskomlek) Koarmatim, Ujung Surabaya, Jawa Timur.

Letkol Laut (E) Agus Himarwanto sebagai Kasubdisniskom, ikut menyaksikan peserta latihan alat komunikasi tersebut yang rencananya akan digunakan Pasukan Khusus TNI AL yaitu Pasukan Katak dalam mendukung dan melaksanakan tugas Operasi di lapangan ataupun di KRI.

Radio komunikasi ini sebagai Repeater yang dapat menjangkau jarak jauh, semakin banyak Radio yang tersebar atau di pakai banyak team semakin jauh juga jarak jangkauannya.

Selama latihan ini berlangsung para peserta di dampingi oleh Instruktur dari Negara Belanda Alex Martin, Bob Williansen dan dari negara Finlandia Jakko Havala serta dari Inggris Erik Vodde, dalam hal ini yang mendatangkan dan bekerjasama dengan PT. Cakrawala Mitra Abadi (CMA) Jakarta yang di kepalai Robinson dan Yanto.

Adapun sasaran dari pelatihan sistem Komunikasi khusus Boarding Team Koarmatim TA.2018 diantaranya adalah tercapainya tingkat kesiapan dan kemampuan bidang komunikasi. Temasuk juga tercapainya tingkat pengetahuan dan keterampilan personel pengawak peralatan sistem komunikasi khusus boarding team dalam melaksanakan operasi dan tercapainya tingkat kesiapan gelar sistem dan alat peralatan sistem komunikasi khusus boarding team Koarmatim yang dimilik saat ini maupun yang akan datang. (Dispen Koarmatim).

Berbagi

  6 Responses to “Alat Komunikasi Canggih Pasukan Katak Koarmatim”

  1.  

    Segitu masih mending, coba liat orang yang jelas2 nyerah di lempari granat, mayatnya di makan binatang liar, dll
    Sadis dah pokonya…

  2.  

    Lho ktnya pasukan AS terhebat sejagat ditopang teknologi canggih ditambah pantauan dr satelit dlm setiap operasi kok masih bs keok jg ya?he3

 Leave a Reply