Mar 282016
 

Perancis dan India direncanakan akan memulai kembali negosiasi harga pembelian 36 jet tempur Rafale akhir bulan ini.

“Negosiator Prancis ke New Delhi pada tanggal 29 Maret untuk memberikan penawaran harga baru setelah keduanya tidak menyetujui kesepakatan harga pada bulan Januari tahun ini. India telah meminta (Perancis) datang dengan kutipan harga baru, ” tulis Tribune yang mengutip dari sumber-sumber yang tidak mau disebut namanya, Kamis.

Perancis telah menawarkan proposal baru untuk memecahkan kebuntuan atas kesepakatan Rafale, delegasi pejabat India dan Perancis telah bertemu awal bulan ini.

The Price Negotiation Committee dibentuk untuk membantu menyatukan perbedaan kesepakatan harga 36 pesawat tempur Rafale, namun belum dapat menyelesaikan tugasnya karena belum mampu untuk mencapai kompromi. Harga kontrak pembelian yang diinginkan pihak Perancis diperkirakan mencapai 12 milyar Euro, sementara negosiator India menolak apabila melebihi 8 miliar Euro.

Selama pertemuan pada 10 Maret, diyakini pihak Perancis memberi proposal kesepakatan harga Rafale baru yang lebih menarik, pihak India sedang memeriksa rincian proposal tersebut, sementara hasil dari pertemuan tersebut belum diungkapkan.

“Harga adalah masalah yang perlu diselesaikan, selama tidak mendapatkan harga yang tepat, saya tidak bisa masuk (sepakat), tapi kami memutuskan isu-isu lain dalam hal metode pengamanan, pengadaan dan manufaktur (Rafale)” kata Menteri Pertahanan India Manohar Parrikar pada 19 Februari.

  22 Responses to “Alotnya Deal Harga Rafale Antara India dan Perancis”

  1.  

    test ting test ting

  2.  

    Yang bener yg kaya gini nih….nego harga mati2an…..

  3.  

    india seperti nawar cabe di pasar induk kramatjati ajaahh….

    kwakwaakkwaakkk

  4.  

    bukannya dulu sudah pernah dibahas disini artikel ini, bung Diego.?

  5.  

    Sudah beli su 35 aja rafale mah mahal

  6.  

    wajib beli nih indonesia kita….minimal satu skuadron aja ,buat ngejaga natuna dan sekitarnya brai…janagan lupa rudal ama persenjataannya komplit..dan tot_nya wajib di serahkan ke PT.DI,

  7.  

    kirain frangsoa ollang’ ke india waktu itu udah sepakat 😮

  8.  

    India berpengalaman sbg produsen pespur makanya mereka tahu harga yg masuk akal alias kagak bisa dibohongi. Walaupun sdh ditawar miring bgtu, perancis tetap aja mau masuk meja perundingan lagi. Nah tidak spt negara lain yg mau aja dikasih harga tinggi. Entah krn alasan gak tau atau ada personal assurance buat negosiatornya.

  9.  

    bule pelit ketemu si meregehese…ya ….Aloooot…xixixixi

  10.  

    Ga..punya duit…mau bergaya….mental bolywood..bagus d luar aja ..dlm.y ga ..tau….

  11.  

    Wakakakkkakakakk… Betul bung @wedus Mending alot beli banyak dari pada alot beli ngeteng… Pake’ sayembara pula…

  12.  

    Wakakakkkakakakk… Betul bung @wedus Mending alot belinya banyak, lha ini kelamaan mikir belinya ngeteng, Pake’ sayembara pula… Ter la lu

  13.  

    Malon gila mana bro
    Cakap cakop sorang sudah gila malon
    Kah kah

  14.  

    puji syukur tni au sudah punya

  15.  

    mugo2 tenanan nek jin rafa wes ono nang indo,gae njogo RI wilayah etan(timur) natuna mengko tugase SU telulimo seng ngepos nang kono

 Leave a Reply