Aug 162013
 
MLRS ASTROS 2 Indonesia

MLRS ASTROS 2 Indonesia

Berbahagialah Batalyon Armed 1/105 mm yang berkedudukan di Singosari, Malang, Jawa Timur yang telah berbulan-bulan melakukan persiapan untuk menyambut alutsista baru. Setelah belajar teknologi komputer, bahasa inggris dan elemen pendukung lainnya, mereka akan kedatangan roket multilaras modern, MLRS (Artillery Saturation Rocket System) ASTROS II, buatan Brazil. Jika selama ini Yon Armed 1/105 Malang hanya memiliki meriam tua, maka sebentar lagi berganti dengan artileri teknologi baru yang pengendaliannya serba digital.

Roket multi laras ASTROS II memiliki unit kendali penembakan yang dilengkapi radar dan komputer penembakan (Fire Direction Center). Jenis Amunisinya pun bisa diubah-ubah dari roket balistik hingga roket kendali, untuk kaliber 127mm hingga 300 mm. Kehadiran MLRS ASTROS II di Batalyon Armed 1/105 mm Malang, akan meningkatkan presisi serangan dari Yon Armed, serta mempersingkat waktu serangan. Jangkauan Saturation Rocket bisa mencapai 150 km.

4 Jenis Amunisi MLRS ASTROS 2

4 Jenis Amunisi MLRS ASTROS 2

Jenis amunisi Astros II terus dikembangkan pabrik Avibrás Brazil. Amunisi SS-150, memiliki jangkauan 150 km. Sementara amunisi AVTM-300 (AVibrás Tatical Missile) merupakan peluru kendali dengan hulu ledak 250 kg dengan jangkauan 300 km.

Bandingkan saja dengan Howitzer Yon Armed 1 Singosari Malang, yang saat ini menggunakan meriam tarik (towed) M2A2 Kaliber 105mm dengan jangkauan tembak 11 kilometer. AS dan Australia telah lama me-museumkan meriam ringan ini.

Meriam M2A2 Yon Armed Indonesia

Meriam M2A2 Yon Armed Indonesia

Spesifikasi M2A2 :
Negara asal : Amerika Serikat
Kaliber : Howitzer 105mm (4.2 inchi)
Berat : 2.260Kg
Panjang : 5,94 meter
Panjang laras : 2,31 meter
Lebar : 2,21 meter
Tinggi : 1,73 meter
Jarak tembak max : 11.270 meter
Kecepatan proyektil : 472 meter per detik

Selain Yon Armed 1/105 mm Singosari yang berada di bawah Resimen Armed 1 Kostrad, Malang- Jawa Timur, maka Yon Armed Pasopati 9 Purwakarta- Jawa Barat di bawah Resimen Armed 2 Kostrad juga akan mendapatkan MLRS ASTROS II.  Dalam waktu dekat, Masing masing resimen akan mendapatkan 18 unit MLRS ASTROS II. (JKGR).

  21 Responses to “Alutsista Baru Batalyon Armed 2013”

  1. benarkah jangkauan 300 km? artinya jika ditembakan dari sumatera bisa menjangkau kuala lumpur?

  2. Lha …dibelikan, memang untuk itu .he..he..he..
    Kalau darurat…bisa dipindahkan pakai hercules

  3. Agustus ini TNI AD juga akan cek “kandang” Leo 2 di Yonkav 8/2 Pasuruan…sebelum si Leo 2 bobok di sana

  4. Menurut tradisi Jawa, keris diselipkan di punggung.
    Beda dengan gaya gunslinger di wild west sono, dua revolver menggantung di pinggul, nyaris nempel ke telapak tangan, sesuai motto ‘shoot first, ask question later’…

    • Falsafahnya adalah, senjata yang diselipkan di punggung merupakan senjata yang digdaya dan pamungkas. Tapi ironisnya, senjata pamungkas yang dimiliki tersebut ternyata sudah banyak dimiliki oleh orang lain… Hehehe… Eniwei, saya tetap bangga…

      • Mas danu dan Mas Jiwa..Benar Sekali, Benar Juga kalo Pada saat dan Zaman yang sama Mereka pake Pistol Kita Pakai Keris alias selalu kalah teknologinya..wkwkwkw

  5. Kalo unguide roket kayaknya kita bisa bikin amunisinya ya… Tinggal ambil 1 or 2 biji,di pelajari..baru di duplikasi… Hari gini ngarep2 TOT…ga yakin saya,yg ada itu bajak,curi dan duplikasi technologi..contohnya cina

  6. Klo punya malaysia yg jenis apa ya? SS-60 atau SS-80? Klo kita apa SS-80 atau SS-150?

    • Amunisi itu bisa diganti-ganti. Semakin kecil kalibernya, semakin banyak roket yang bisa ditembakkan. Roket dengan kaliber terbesar, sekali tembak hanya bisa 4 peluru.

      Astros Malaysia, spesifikasinya masih di bawah Astros 2 Indonesia. Wajar saja karena Indonesia membelinya di tahun yang lebih up-date

      • Kata siapa bung?? tapi ya nggk tau juga’ sih, nunggu tnggal 31 ntar mudah2an bisa ngeliat lngsung pas parade..hehe. Bung Diego, saya mau tanya nih, malay helikopter surveilance nya jenis apa ya?? soalnya kemaren mau nyungsep persis didepan saya pas lagi kerja kyaknya sih pas dari nyurvey selat melaka, warnanya hitam bertuliskan “NAVY” trus ada kyak kamera gitu segede ban mobil di bagian bawahnya..
        thanks.

        • Hallo Bro TKI. Kalau yang hitam ada tulisan navy, heli fennec buatan Perancis. Eurocopter.

          Kalau soal astros kita lebih unggul, ya iya…kan sudah disurvey sebelum beli

          • Serie yang dipilih Indonesia adalah dari tipe II dan generasi ke-6 (Astros II Mk 6).
            tipe yang dimiliki Malaysia adalah serie Astros II Mk 5.
            Malaysia tahap pertama mulai th 2000-2001.
            Indonesia pesan mulai th 2012 jd beda 12 th. tehnologi jelas lebih maju. Beda generasi.
            Terima kasih

  7. klo setengahnya di gelar di dumai & batam, puterajaya & orchard road bisa di crayon jadi lapangan bola yg luuuas donk… 😉

  8. Itu nganut falsafah jawa, senjata pamungkas dipegang satuan elit kostrad tni ad itu bagian teknik dan stategi militer, yg jelas itu pasti nantinya separo caesar dan attros serta leopard pasti ada ditaruh di kalimantan dan backup udara ada apache.
    Tni au menaruh skuadron UAV di kalimantan juga . Blm pangkalan KS di palu juga membackup ke arah trouble spot disamping skuadron sukoi di makasar.
    Sumatra, khususnya pekan baru entar ada 16 pesawat f-16 c/d block 32++, dan skuadron intai di bekas bandara polonia.
    Yg jelas , soal teknik dan strategi tempur dan penempatan alutsista strategis , kita serahkan pada ahlinya , usernya yaitu TNI yg

  9. Hmm,,,sayangnya sampai saat ini belum ada tanda-tanda kalau TNI juga membeli rudalnya. Dr beberapa sumber, MLRS Astros yang generasi baru bisa diisi dengan rudal, lho ?

  10. yang masih bolong justru pertahanan pangkalan buat alut2 ini…
    kalo ada apa2 kan pastinya yg pertama dihancurin ya pangkalan2 alut2 ini lewat udara..

    sayang aja kalo leo 2, apache, astros yg di kalimantan jadi bulan2an gara2 gak dilengkapi SAM yg mumpuni.

  11. Makanya urgent bgt pertahanan udara jarak menengah kaya S300 dari rusia.katanya kita ditawarin 10 ks dari rusia..kita ambil 5 ks aja yg paling canggih+persenjataan modernnya,sisanya buat beli S300…lumayan tuh klo tiap pulau2 utama di indo dipasang S300 kaya di jawa,sumatra,kalimantan,sulawesi,maluku,papua,nusa tenggara..7 batre udh cukup tuh buat cover wilayah indo

    • Harga KS Kilo baru kira2 harga 300-350 juta dollars belum fasilitas sarana prasarana, harga 1 peluncur S-300+24 rudal S-300 kira2 150 juta dollars.
      Jadi klo harga KS kilo (upgrade) pastinya sekitar maksimal 150 juta dollars. (dgn perbandingan harga F-16 C/D upgrade (hibah AS)).
      Itu perkiraan sebagai gambaran .

      Target MEF 1 ini dengan sisa anggaran, kemungkinan besar pemerintah memilih membeli KS KILO (upgrade) (minimal 3 biji maksimal 7 biji = dgn 2 cakra class+3 ks korea jd 12)) seperti membeli light fregat Ragam class (3 bj) karena melihat konflik LCS dan papua, klo beli baru terlalu lama jadinya barang dikirim ke kita. Destroyer+kapal induk (baik punya AS atau punya China) berpikir ulang melihat wilayah NKRI dipatroli 12 KS. Dengan sendirinya pesawt tempur yg dibawa kapal induk itu akan terbang lebih jauh untuk mendekati indonesia dgn mengandalkan pesawat tanker udara.

      Klo pemerintah khususnya TNI AU saat ini disuruh memilih rudal S-300 atau Sukoi SU-35 bm , pasti lebih memilih fighter kelas berat itu SU-35 bm lengkap pesenjataan, seperti diulas di majalah kedirgantaraan berapa bulan yg lalu. Untuk rudal pertahanan udara sekelas S-300 kemungkinan diakusisi klo fighter kelas berat sudah ada tambahn 1 skuadron lagi diluar 1 skuadron sukoi SU-27/30 di makasar.

      • PINTER BANGET NIH ORANG BACA BROSUR NYA..
        SAYANGNYA SAYA PERNAH SALAH BELI JENIS MICROWAVE KARENA TERLALU PERCAYA SPEK HARGA DI BROSUR..
        KALO MICROWAVE AJA BISA KETIPU APALAGI INI PERALATAN MILITER YANG EMANG HARUS BANYAK RAHASIANYA..
        WKWKWKWK..

  12. sorry jo…rakyat indonesia mana yang menderita saya garanti…. bagi rakyat yang menderita silahkan datang ke kepala desa masing masing,.. dan anak sekolah yang tidak mampu segera mendaftar ke diknas untuk dibiayai….. jadi rakyat mana yang menderita kesian deh loe buka mata wak///!!!!! indonesia sudah berubah jo…. kalao masih menderita juga ….kesiaaaan.

    • Betul mas atiar setuju, klo ada rakyat miskin lapor ke kepala desa aja, sekolah nanti gratis, kesehatan gratis, apbd daerah itu skrg besar. Jd tanggung jawab lgsg ke kepala daerah masing2. Dana pedidikan dan kesehatan itu besar.
      Liat kalimantan, gubernurnya malah nyumbang tni, helikopter dari pt di.

 Leave a Reply