Feb 142016
 

The Trident nuclear submarine HMS Victorious is pictured near Faslane in Scotland. HMS Victorious was the second of the four ballistic missile submarines to emerge from the Devonshire Dock Hall in Barrow, where she was officially 'launched' on 29 September 1993. Based at Clyde Naval Base, HMS Victorious' is continuing the Royal Navy's proud record of over 40 years of uninterrupted nuclear deterrence, as at least one of the four 'bombers' is on patrol at any time.

The Trident nuclear submarine HMS Victorious is pictured near Faslane in Scotland.
HMS Victorious was the second of the four ballistic missile submarines to emerge from the Devonshire Dock Hall in Barrow, where she was officially ‘launched’ on 29 September 1993. Based at Clyde Naval Base, HMS Victorious’ is continuing the Royal Navy’s proud record of over 40 years of uninterrupted nuclear deterrence, as at least one of the four ‘bombers’ is on patrol at any time.


Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Ashton Carter ingin agar Inggris memperbaharui sistem rudal Trident nuklirnya sehingga Inggris dapat terus menjalankan “outsized” peran hegemonik di dunia.

“Britania Raya harus memperbaharui sistem rudal Trident nuklirnya karena ini merupakan bagian penting dari “struktur NATO” dan membantu negara memainkan “peran outsized” di panggung global,” kata Carter.

Dia menambahkan bahwa AS “sangat mendukung” program tersebut karena membantu untuk mempromosikan kepentingan Amerika juga.

Parlemen Inggris diharapkan untuk mendukung sistem rudal senilai 167 miliar dolar Amerika Serikat yang menimbulkan kontroversi setelah referendum tentang keanggotaan Uni Eropa Inggris akhir tahun ini.

US Secretary of Defence Ashton Carter attends the annual meeting of the World Economic Forum (WEF) in Davos, Switzerland January 22, 2016. (© REUTERS/ Ruben Sprich)

US Secretary of Defence Ashton Carter attends the annual meeting of the World Economic Forum (WEF) in Davos, Switzerland January 22, 2016. (© REUTERS/ Ruben Sprich)


“Kami ingin memiliki program untuk tujuan kita sendiri,” kata Carter saat berbicara dengan BBC. Menariknya, Carter juga menjelaskan bahwa AS memiliki kemampuan untuk menggunakan senjata setiap kali mereka menginginkannya.

Inggris memiliki empat kapal selam Trident, yang membawa senjata nuklir. Satu kapal tersebut telah dipersenjatai dan berkeliaran di lautan. Satu lainnya sedang dilakukan pemeliharaan, dan dua lainnya berada di pelabuhan atau digunakan dalam pelatihan.

Meskipun saat ini terlihat seolah-olah program rudal akan mendapatkan lampu hijau dari pemerintah Inggris, pemimpin partai Buruh sebagai oposisi, Jeremy Corbyn, telah menyerukan peninjauan atas dukungan partainya untuk hal itu.

Mereka yang menentang program berpendapat bahwa memperbaharui sistem itu bisa melanggar kewajiban Inggris dalam Perjanjian Nonproliferasi Nuklir.

Arms Control Association memperkirakan bahwa AS memiliki lebih dari 7.000 hulu ledak nuklir di pembuangan sementara Inggris memiliki 225.

Sputnik

 Posted by on February 14, 2016