Jul 172016
 

Pemerintah Amerika Serikat bersedia membantu menangkap Fethullah Gulen yang dituding sebagai “dalang” dibalik kudeta terhadap pemerintah Turki. Namun, Negeri Paman Sam itu meminta Turki untuk menghadirkan bukti keterlibatan ulama senior tersebut dalam menggerakan kelompok militer Turki yang melakukan kudeta.

Fethullah Gulen, dituding sebagai dalang dibalik kudeta kelompok militer terhadap pemerintah Turki.

Fethullah Gulen, dituding sebagai dalang dibalik kudeta kelompok militer terhadap pemerintah Turki.

“Amerika Serikat tentunya akan mendukung semua bentuk penyelidikan resmi dan sesuai proses hukum, kami akan membantu pemerintah (Turki) sepenuhnya jika diminta,” ujar Menteri Luar Negeri AS John Kerry di sela-sela kunjungannya ke Luxemburg, Sabtu (16/7).

Dalam pernyataanya, Kerry juga menyampaikan dukungan AS kepada pemerintah Turki yang sah di bawah Erdogan. “Amerika tanpa keraguan mendukung pemerintahan yang demokratis, pemimpin yang terpilih secara demokratis dan proses konstitusional,” ujarnya dengan santai.

Seperti diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengeluarkan peringatan keras kepada negara yang melindungi Gulen. Dia mengatakan bahwa Turki siap memerangi semua pendukung Gulen. “Setiap negara yang melindungi Fethullah Gulen akan menjadi musuh bagi Turki,” ujar Yildrin dalam pidatonya Sabtu siang waktu setempat.

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim Ancam Amerika Serikat jika tidak segera mengekstradisi Fethullah Gulen.

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim Ancam Amerika Serikat jika tidak segera mengekstradisi Fethullah Gulen.

Gulen saat ini disebut-sebut tinggal di Pensylvania, Amerika Serikat. Bekas sekutu Presiden Recep Tayyip Erdogan itu sejak 2014 masuk daftar buronan pemerintah Turki atas tuduhan terorisme.

Gulen adalah seorang ulama pendiri gerakan Islam moderat yang selalu kritis terhadap pemerintah Turki yang dinilainya cenderung memerintah dengan tangan besi.

Gulen kini mengasingkan diri ke AS sebelum dijatuhi hukuman karena dituduh mengkhianati Turki. Dahulu Gulen adalah sekutu dekat Erdogan, tetapi keduanya berseberangan pandangan dalam beberapa tahun terakhir dengan Erdogan. (marksman/ sumber : jpnn.com dan tribunnews.com)

Bagikan Artikel :

  9 Responses to “Amerika Serikat Tanggapi Santai Ancaman Turki”

  1. Tuhhhkan lagian sihhh mainnya sama asu jadinya dihianatin kannn sakit kann udah tau si asu emang begitu sudahlahh mari merapat pada Negara nonblok saja kalo sama si asu pasti kalo ngga dihianatin paling yahhh dimanfaatin doang….. Wkwkwk yg sekutu nya aja dihianatin apalagi yg bukan sekutunya yg ada dilibas kali…..

  2. lucu yaa ada warjager yg ngira, dalang di balik kudeta turki adalah rusia, padahal junjungannya yg biang kerok dari segala kekacauan ini,, anak alayy yg suka bilang Rusu-rusu itu mana yaa….

  3. turki gulen ngumpet di cina,malay ayo ajakin perang dah lama lho dia disana mpe lumutan ga diciduk he.he

  4. Sandiwara mu
    Namun kamu diberi sedikit waktu

  5. Sebetulnya bagi US lebih ‘aman’ utk memelihara Gullen daripada Erdogan. Alasannya kenapa…? Ada deeh…LOL

  6. kalau seseorang kritis kpda pemerintah apakah itu salah? lantas lngsng d anggap teroris, itu keterlaluan. lalu apa untungnya buat us melindungi gulen? mereka hnya ingin melihat demokrasi d jalankan d negara yg mengaku demokratis, tdk asal tuduh tanpa bukti.

  7. Oo..jadi tujuan sandiwara ini untuk mencari simpati ulama
    Dagelan

  8. setuju kang!

  9. ngomongin kudeta jadi inget masi penak jaman ku toh

 Leave a Reply