Mar 192016
 

Washington – Pemimpin militer Amerika Serikat membuat pengakuan yang mengejutkan dengan mengatakan Amerika Serikat saat ini tidak siap berperang melawan negara-negara yang dianggap kuat di dunia. Kepala Staf Umum Angkatan Darat Amerika Serikat, Jenderal Mark A. Milley mengungkapkan ketidaksiapan itu, di hadapan Dewan Komite Angkatan Bersenjata, 17 Maret 2016.

“Saya sangat prihatin tentang kesiapan pasukan kita untuk menghadapi perang berkekuatan besar melawan : China, Rusia, Iran, atau Korea Utara,” Ujar Jenderal Mark A. Milley.

Selain Jenderal Milley, Sekretaris Angkatan Udara AS, Deborah James mengkritik besarnya anggaran fiskal untuk militer pada 2017, dan di saat yang sama jumlah tentara terus dikurangi. Secretary of the Air Force, Deborah James mengatakan setengah dari pasukan tempurnya tidak cukup siap untuk melawan negara seperti Rusia.

“Uang berguna untuk kesiapan, tapi membebaskan orang-orang kita untuk berjuang dan melakukan pelatihan adalah sama pentingnya,” kata Deborah James.

Belanja militer Amerika telah meningkat tajam sejak serangan teror 9/11. Negara ini dipercaya memiliki anggaran militer terbesar di dunia. Terbaru, pasukan militer telah meminta anggaran sebesar US$ 148 miliar pada 2017, meningkat dari anggaran pada 2016 sebesar $ 146,9 miliar. Adapun Angkatan Darat akan mengurangi pasukan, dengan menurunkannya ke 460.000 tentara aktif pada tahun 2017, dari saat ini 475.000 personel.

Keprihatinan atas Rusia lebih tegas disoroti oleh Jenderal Philip Breedlove, Komandan tertinggi NATO dan kepala Komando Eropa Amerika. Jenderal Philip Breedlove mengakui Rusia dapat menimbulkan ancaman eksistensial jangka panjang untuk Amerika Serikat.

Tempo.co / Mirror.co.uk

Bagikan:
 Posted by on Maret 19, 2016