Mei 072018
 

Su-57 Rusia. (photo: Alex Beltyukov – RuSpotters Team via commons.wikimedia.org)

Jakartagreater.com – Jurnalis pertahanan Amerika Serikat Tyler Rogoway mengilustrasikan enam poin tentang jet tempur Su-57 Rusia yang mungkin tidak diketahui orang.”Untuk beberapa tingkatan T-50 / Su-57 adalah pesawat yang salah dimengerti,” kata Rogoway pada Senin 7 Mei 2018.

Pertama, pesawat memiliki side-mounted active electronically scanned array X-band radars, yang mana pesawat sejenis umumnya menampilkannya di hidung pesawat.

Radar ini meningkatkan kesadaran situasional jet tempur Su-57 yang memungkinkannya melakukan manuver udara khusus seperti ‘beaming’ lebih baik daripada pesawat tempur sejenis,” menurut sebuah artikel yang diterbitkan di The War Zone Senin, dirilis Sputniknews.com, 2 Mei 2018.

Pesawat ini juga menampilkan pencarian inframerah dan sensor track 101KS ‘Atoll’ yang canggih di atas hidung untuk memungkinkan pilot mendeteksi dan melawan dengan lebih baik terhadap pesawat musuh. Su-57 memiliki “turret yang menembakkan laser beam termodulasi pada alat pencari Rudal yang datang untuk membutakan Rudal lawan dan membuangnya,” tambah War Zone.

Seperti pendahulunya pesawat Rusia, Su-57 sangat cocok untuk lepas landas dan mendarat dari lapangan udara yang kasar. Mesin di pesawat mampu 3D thrust vectoring. Memunculkan thrust vectoring dengan daya kerja mesin yang terbukti menyulitkan para insinyur China, yang belum bisa memasukkan mesin thrust-vectoring dalam negeri ke pesawat J-20.

Penyimpanan senjata internal tampaknya menampung antara 4 dan 6 Rudal udara-ke-udara jarak menengah, atau mungkin lebih sedikit bom dengan muatan lebih besar. Tapi itu mungkin bukan satu-satunya lokasi penyimpanan senjata internal.

“Mungkin misil khusus dengan profil berdiameter lebih kecil ditujukan untuk tempat penyimpanan senjata itu di masa depan,” tulis Rogoway tentang kemungkinan tambahan ruang internal untuk Rudal di dekat dasar sayap. (Sputniknews.com).

Bagikan:

  49 Responses to “Analis AS: 6 Aspek Impresif dari Su-57 Rusia”

  1.  

    .
    canggih wes

  2.  

    Ini pesawat kok keliatannya ramping bener ya, apa gak punya Internal weapon bay ya?

  3.  

    Mesin di pesawat mampu 3D thrust vectoring. Memunculkan thrust vectoring dengan daya kerja mesin yang terbukti menyulitkan para insinyur China, yang belum bisa memasukkan mesin thrust-vectoring dalam negeri ke pesawat J-20.

    Russia= 1
    China= 0

  4.  

    “Mungkin misil khusus dengan profil berdiameter lebih kecil ditujukan untuk tempat penyimpanan senjata itu di masa depan,”

    Pemikiran sederhananya… bukan ruangnya yang diperbesar tetapi rudalnya yang diperkecil dengan kemampuan yang sama atau mungkin malah lebih baik… itulah gunanya RnD… inovasi justru muncul ketika ada kebutuhan dan tuntutan…

    •  

      Klau Rudalnya Di Kecilin Sih Kayaknya Enggak Bung. Soalnya Itu Bisa Menurunkan Warhead Dan Range Dari Rudal Tsb. Tapi Memang Nyatanya IWB Pakfa Bisa Muat 6-8 Rudal (Tergantung Ukuran)

  5.  

    Soalnya saya pernah liat gambar SU 57 bawa rudal warna putih, tapi apa gambar itu asli atau hasil editan gak tau juga ya, soalnya kan dari sayap saja sudah keliatan bedanya SU 57 dengan SU gen4, tapi saya lupa liatnya di situs mana tempo hari

  6.  

    @Jimmy
    Lah kalau masih punya Wingtips nanti pengaruh ke RCS nya donk bung? (koreksi bung kalau saya salah)

  7.  

    @Jimmy
    Wah jadi multi fungsi ya, hebat juga improve Rusia jadi tidak monoton fungsinya, sangat cocok untuk Indonesia yang punya anggaran pertahanan terbatas. Indonesia wajib beli ini barang

  8.  

    Kokpitx Masih Jadul Kalah Sama Kokpit Gripen E

  9.  

    Sepertinya bung Arief pernah jadi Pilot SU 57 dan Gripen E makanya tahu kalau SU 57 kokpitnya jadul ya
    xixixixixixi

  10.  

    @ariev wahyuni
    Setahu saya SU 35 sudah pakai layar touch screen bung di kokpitnya, itu yang masih gen 4++ loh

    Boleh saja pakai avionik info global asal pespurnya made in Indonesia, itu pun kalau tidak di jegal sama yang punya lisensi, seperti kabar yang beredar di IFX komponen yang katanya RI mampu bikin namun harus tetap impor

  11.  

    Hello hello udah gak jaman pesawat hello wkwkwkwk rudal ama lasernya mana hello

  12.  

    wajib borong , buat ngrontokin f-22 ok ni kalau suatu saat terjadi bentrok ma si AS , kalau J-20 cukup dilawan ama hawk aja udah rontok J-20 si rakus

  13.  

    Yaa jelas Masih hebat Su57 lah, ketimbang dgn f35 apalagi dgn pesawat sutejas

    😎 huehuehue

  14.  

    Meski ada yang bilang SU 57 gak bisa rontokin Raptor, namun ada 1 keunggulan SU 57 bagi RI adalah SU 57 bisa di akuisisi oleh RI beserta rudalnya “ini yang tidak di miliki oleh Raptor dan F35”
    xixixixixi

  15.  

    Senjata yang paling berbahaya dari SU57 adalah piranti elektroniknya yang bisa menjamming, mengunci dan membutakan system elektronik lawan, baik di darat maupun di udara, sehingga musuh2 pada gagal paham.

  16.  

    Kalo pespur gen 7 dah lalulalang baru br dech indo mewacanakan pengadaan raptor/su57..
    Kek gak tau aja ya kalian..
    Hahahaha

    Dlm perang pespur seglintir aja cuman buat lalapan sam..
    Paling beli ya utk intersep dan update pengetahuan teknologi..
    Hahaha

    Tak tau lgi kl mewacanakan kdpn cari musuh di afrika saja..
    Hahahaaa

  17.  

    Tejas jelas lebih hebat

 Leave a Reply