Sep 222018
 

New Delhi, Jakartagreater.com  – Seorang pakar pertahanan berpendapat bahwa kekhawatiran Amerika terhadap rencana India untuk memperoleh sistem pertahanan udara Rusia, terutama akibat rasa ketakutan jika S-400 digunakan untuk menguji kemampuan stealth Jet tempur Amerika, maka India akan memiliki akses ke data jet Amerika dan data itu bisa bocor ke Rusia atau musuh AS lainnya, dirilis Sputniknews.com, Kamis, 20-9-2108.

Mantan pemimpin skadron Angkatan Udara India dan analis pertahanan independen Vijainder K Thakur menegaskan bahwa sistem S-400 dapat digunakan tidak hanya untuk mengidentifikasi jejak radar milik Amerika F-35, tetapi juga mungkin menentukan konfigurasi F-35 .

Pesawat AS seperti F-35 Lightning 2 tidak memiliki semua aspek siluman. Pesawat ini dioptimalkan aspek silumannya dari sisi depan agar tidak terlihat oleh radar  X-band jet tempur lawan yang mendekat secara langsung. Dari aspek samping dan belakang, pesawat tidak benar-benar tersembunyi. Radar berbasis darat, seperti S-band 91NE6 dan radar manajemen pertempuran sistem S-400, dapat mendeteksi dan melacak F-35 karena mereka jarang akan berhadapan langsung (head on)  ke pesawat F-35. Radar 91NE6 dapat merekam berbagai tanda  radar F-35 dan menyimpannya di perpustakaan elektronik. Tanda  yang disimpan dapat digunakan oleh sistem S-400 lain atau radar berbasis darat lainnya tidak hanya untuk mengidentifikasi jalur radar milik F-35 tetapi juga mungkin menentukan konfigurasi F-35″, ujar pakar pertahanan  Vijainder Thakur kepada Sputnik.

Namun, sumber di Kementerian Pertahanan India mengatakan bahwa AS tidak perlu khawatir.

“Ketakutan itu salah dan tidak berdasar. India tidak memiliki rekam jejak untuk memasok atau meneruskan teknologi pertahanan satu negara ke negara lainnya. Tak seorang pun termasuk AS dapat menuduh India ini. AS telah menjual peralatan pertahanan ke India dalam satu setengah dekade terakhir. Namun tidak satu pun dari teknologi pertahanan ini telah mencapai negara asing lainnya. Faktanya, campuran peralatan pertahanan dari Rusia, AS, Prancis, dan Israel telah bekerja dengan baik untuk militer India, ” ujar pejabat di Kementerian Pertahanan India kepada Sputnik dengan syarat anonimitas.

doc. F-35C  (U.S. Navy photo courtesy Lockheed Martin)

Sebuah perpustakaan elektronik tanda radar adalah rahasia yang dijaga sangat ketat. Tidak ada pertanyaan tentang Angkatan Udara India yang membagikan pustaka tanda radar dengan Angkatan Udara Rusia. Jika AS skeptis tentang kemampuan India untuk menjaga rahasia-rahasianya, ia akan memilih untuk tidak memberikan aset F-35 kepada Angkatan Udara India atau Angkatan Laut India, tambahnya.

Sumber lain mengatakan kepada Sputnik bahwa fakta saat ini sistem S-400 adalah peralatan pertahanan canggih dengan hampir tidak ada yang memiliki kemampuan sejajar pada tahap ini. Sistem S-400 telah membuktikan kelayakannya di medan perang dan ini telah mempengaruhi India dan negara-negara lain seperti Turki, yang memiliki seluruh lini Jet tempur F-series AS, untuk masuk ke dalam negosiasi dengan Rusia untuk membeli sistem S-400 . AS sangat kecewa dengan Turki karena Turki adalah anggota NATO dan terutama memiliki senjata AS.

Kompleks industri militer AS khawatir karena semakin banyak negara yang tertarik untuk membeli sistem S-400. Pertama, ini akan menyiratkan bahwa sistem pertahanan anti-rudal AS kehilangan pangsa pasar jika semakin banyak negara memperoleh S-400 karena tidak ada sistem AS yang dapat mencocokkan kalibernya. Kedua, pembentukan pertahanan AS khawatir bahwa negara-negara yang membeli sistem S-400 dan juga memiliki jet tempur AS atau berencana untuk memperoleh jet tempur AS akan menjadi tantangan bagi Washington, sumber itu menambahkan.

Negosiasi antara India dan Rusia pada kesepakatan multi-miliar dolar telah mencapai tahap lanjut dan dipahami bahwa kontrak dapat ditandatangani selama KTT tahunan India-Rusia yang akan datang, minggu pertama Oktober. China telah menandatangani kesepakatan dengan Rusia untuk membeli sistem S-400.

Bagikan:

  11 Responses to “Analisis: AS Khawatir S-400 Bisa Peroleh Data Sensitif F-35”

  1.  

    Yang jadi pertanyaan kenapa amrik begitu takutnya sama S400, apa karena S400 itu sangat luar biasa atau f35 itu yg sangat jelek? Qiqiqi

  2.  

    Ada 2 pangsa pasar yang bisa hilang jika banyak negara memiliki S-400…
    1. Pangsa pasar sistem pertahanan seperti Patriot akan terdegradasi… apalagi sistem pertahanan S-400 bisa di integrasikan dengan sistem yang lebih pendek jangkaunya… sehingga S-400 seperti menjadi induk bagi banyak sistem pertahanan atau saling memberikan dukungan…
    2. Pespur gen 5 seperti F-35 akan kehilangan pangsa pasar, karena toh, mau seperti apapun ternyata masih terdeteksi… sehingga membeli pespur gen 5 tidak menjadi keharusan, tetapi ya sesuai kebutuhan, seperti yang dilakukan USA dengan membeli Tucano dalam daftar alutista mereka.. karena selain harga dan perawatan yang maha, pespur gen 5 ternyata tidak sesiluman yang di sangkakan… meskipun itu buatan Russia/China sekalipun

    •  

      Semakin Banyak S400 tersebar ke banyak negara, semakin stress Si Sam …

    •  

      Mungkin ada hubungan teori bisnis. Semakin banyak s-400 terjual, semakin susah pemasaran f-35. Akibatnya baya pengembangan yang besar berpeluang tidak kembali. Tinggal ngitung kerugian.

      •  

        Taktik bisnis dan pertahanan serta teknologi lah, taktik bisnis biar dagangan f35 laku yg konon disebut sebagai pesawat siluman, taktik pertahanan biar amrik dianggap punya teknologi hebat biar pada takut, taktik teknologi agar amrik dianggap terdepan walau sebenarnya f35 itu sebagai ajang ujicoba utk mengganti series terbaru dari f22 yg dikampanyekan sebagai super siluman sehingga saking supernya tidak pernah bertarung dgn pesawat lain yg sepadan … qiqiqi

        •  

          Seandainya PD3 terjadi antar negara, inilah yang diuntungkan.
          -produsen alutsista panen keuntungan, pemilik saham didominasi yahudi.
          – yahudi menjadi pengatur scor / penentu siapa yang dimenangkan siapa yang dikalahkan. Kesempatan ini nanti dimanfaatkan mendirikan israel raya.

          Pihak yang dirugikan.
          – manusia diluar yahudi diperlakukan sebagai keledai tunggangan. Kalau ingin hidup agak enak terpaksa menjadi babu / jongos yahudi.
          – yang lebih menghawatirkan, golongan islam yang menerapkan agama islam seperti yang dipraktekkan rosulallah, akan dikejar2 dan dihabisi.

          •  

            Ngga juga… pada saat PD2 justru yang terjadi sebaliknya…
            Jika terjadi PD3 maka yang terjadi ya kiamat… bumi akan sulit untuk di tinggali… radiasi dimana2… bahkan mungkin karena lumpuhnya sistem modern di bumi, kondisinya akan semakin berat, karena ekosistem bumi yang sudah rusak dan terlalu sulit untuk hanya sekedar bertahan hidup…
            Saat ini segala sesuatu sudah saling ketergantungan antara negara2 disemua belahan bumi… ketika hubungan itu putus maka yang terjadi sangat mengerikan…
            Justru seperti negara2 timur tengah yang terbiasa berkonflik dan berada dalam kondisi yang berat malah akan lebih survive daripada negara2 yang mapan…

  3.  

    Apakah Indonesia juga seperti itu. tidak mengoper teknologi 1 negara ke negara lainnya?

 Leave a Reply