Jun 142014
 

“Ketika user atau pemerintah percaya, kami pasti bisa semangat pun akan membara untuk membuktikan bahwa kami bisa memberikan terbaik untuk bangsa dan masyarakat kita,” harapan para peneliti…..


Saat ini ada 5 isu strategis nasional, yaitu Ancaman Konvensional dan Non-Konvensional, Kondisi Geografis Indonesia, Gangguan Kemanan masih cukup besar, Permasalahan Perbatasan dan Kemandirian Masih Terbatas. Berhubungan dengan judul artikel maka kita akan membahas tentang “KEMANDIRIAN MASIH TERBATAS.

Untuk mengejar kemandirian dan penguasaan teknologi, pemerintah membuat 7 program kemandirian industri pertahanan, yaitu Pembangunan Industri Propelan Nasional, Pengembangan Kapal Selam, Pengembangan Pesawat Tempur (IFX), Pengembangan Roket dan Rudal Nasional, Pengembangan Kapal PKR atau Frigate Nasional, Pengembangan Radar Nasional, dan Pengembangan Tank Nasional (medium).Kemarin sudah dibahas masalah Pembangunan Industri Propelam Nasional, rencana jangka menengah pembangunan kapal PKR atau Frigate Nasional.

 PENGEMBANGAN KAPAL SELAM

Pada 20 Desember 2011 Kementrian Pertahanan RI menandatangani kontrak pengadaan tiga unit kapal selam dengan Daewoo Shipbuilding Marine Enginering (DSME) Korea Selatan. Kontrak tersebut ditandatangani kedua belah pihak yang dalam hal ini pihak Kemhan RI diwakili oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan RI Mayjen TNI Ediwan Prabowo (sekarang Sekjen Kemhan), sedangkan pihak DSME diwakili oleh President & CEO DSME Sang-Tae Nampenandatanganan kontrak ini juga dibahas masalah Transfer of Technology (ToT) yang nantinya dapat menguntungkan kedua belah pihak. Pengadaan 3 Kapal Selam tersebut Pemerintah Indonesia mengeluarkan dana sebanyak US$ 1,08 milliar, pembangunannya membutuhkan waktu kurang lebih 7 tahun.

Dalam kerjasa tersebut, 2 kapal selam dengan model DSME 209 itu akan dikerjakan di Korea Selatan dan yang terakhir dikerjakan di Indonesia. Untuk proses tenaga alih teknologi kapal selam, PT PAL sebagai mitra kerjasama mengirim sebanyak 206 karyawannyayg sudah melalui sejumlah tahap seleksi terdiri dari 186 tenaga ahli bidang produksi dan 20 orang bidang desain. PT PAL mengaku optimis bisa menyerap ilmu yg didapat di Korea dan diterapkan di dalam negeri. Selain itu, faktor sejarah overhaul KRI Cakra pada tahun 1997 dan KRI Nanggala pada 1999 salah satu optimisnya PT Pal.

Road Map penguasaan teknologi

  • 2014-2017 : Konsep Pentahapan Pembangunan Kapal Selam Baru. Disini ditekankan penguasaan teknologi melalui ToT/OJT Kapal Selam DSME 209 Whole Local Production.
  • 2017-2022 Melaksanakan Desain dan Produksi Kapal Selam secara mandiri.

Bisa sembunyi sampai dalam. Dia bisa melontarkan persenjataan yg cukup jauh, dan daya hancurnya besar,”

Beberapa waktu lalu penulis pernah bertemu dengan Kepala Baranahan Kemhan, Laksamada Muda Rachmad Lubis, beliau mengatakan bahwa jika sudah mandiri maka PT PAL wajib membangun dan mendesain kapal selam canggih sesuai kebutuhan pertahanan dalam negeri. Bapak murah senyum ini mengatakan bahwa kapal selam dalam negeri harus bisa mengadopsi senjata sejenis klub S. Untuk itu ia berharap PT PAL bisa maksimal menguasai alih teknologi saat belajar di Korea Selatan.

Maintanance PTPal

Agar bisa mandiri membangun kapal selam, diperlukan infastruktur yang baik. Untuk itu pemerintah menyiapkan anggaran sebesar sebesar US $ 250 juta melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) yang dilakukan secara bertahap. Anggaran biaya tersebut diantaranya akan digunakan untuk infrastruktur sebesar US $ 150 juta, Sumber daya manusia sebesar US $ 70 juta serta biaya konsultan sebesar US $ 30 juta.

Saat ini baru tahap pembangunan infrastruktur meliputi gedung, fasilitas dan beberapa peralatan. Pembangunan dilakukan bulan April kemarin dan diharapkan tuntas pada November 2014 atau maksimal awal tahun depan karena pembangunan konstruksi kapal selam akan dimulai pada tahun 2015. Untuk pembangunan konstruksi kapal selam baru yg dikerjakan dalam negeri akan dibahas ditingkat Kementrian.

Untuk tahap awal, komponen produk impor yang akan mendominasi pembangunan kapal selam. Untuk pembangunan kapal selam ketiga diharapkan komponen lokal bisa mendominasi apalagi saat ini sudah ada Krakatau Posco (KP) Cilegon yg akan menjadi penyedia material khusus kapal selam. Selain itu sejak tahun 2007 beberapa pihak seperti Perguruan tinggi, badan Litbang seperti BPPT atau TNI AL, dan beberapa perusahaan lainnya sudah/masih melakukan riset komponen lokal. Saat ini ada beberapa perguruan tinggi yg merencanakan menerapkan kurikulum khusus teknologi kapal selam yang diharapkan akan membantu SDM kedepan.

KS Midget

Kapal Selam Kecil (Midget)

Wilayah Indonesia yang berupa laut sebagian besar bersifat perairan litoral. Bahkan 50% lebih laut Indonesia mempunyai kedalaman rata-rata di bawah 100 m. Dengan sifat perairan seperti itu maka kapal selam yang cocok untuk wilayah Indonesia adalah kapal selam berukuran kecil, dengan tujuan agar sulit dideteksi saat melakukan tugas-tugas khusus. Berdasarkan alasan-alasan operasional, alasan embargo senjata, dan alasan adanya proses percepatan alih teknologi, maka sejak tahun 2007  Dislitbang TNI-AL bekerja sama dengan BPPT dan sejumlah perguruan tinggi dalam negeri melakukan desain kapal selam berukuran kecil dengan panjang 22 meter. Untuk persyaratan teknis disusun oleh Dislitbang TNI AL. Sayangnya penelitian tersebut sempat terhenti selama 2 tahun karena krisis ekonomi yang melanda dunia. Tahun 2010 penelitian dimulai lagi dengan menggunakan dana Kemenristek meski mengalami keterbatasan dana.

Campuran Midget

Saat ini tim masih melakukan penyempurnaan lagi agar midget bisa sempurna. Jika midget 22 meter sudah selesai akan dilakukan perancangan pada ukuran 15 meter. Tahun 2012 tim melakukan penelitian sistem propulsi, sistem control/kemudi, membuat baling-baling, sonar, dan torpedo. Saat ini sedang dalam tahap membuat prototipe setelah berhasil melakukan sejumlah pengujian, target tahun 2015 midget 22 meter sudah bisa bermanuver di laut kita.

Yang perlu diingat membangun kemandirian dalam negeri itu membutuhkan kesabaran dan perjuangan yg tinggi. Jadi semoga penghargaan kepada mereka yg sudah berjuang membangun kemandirian ini diapresiasi Pemerintah maupun seluruh masyarakat Indonesia. Dan tetap semoga korupsi tidak terjadi di dalam era kemandirian ini… Amieeen (Jalo)

Bagikan :

  250 Responses to “Anda Percaya, Kami Pasti Bisa ! (jilid IV)”

  1.  

    mudah2 an pertamax!!

    •  

      nebeng.

      •  

        “Ketika user atau pemerintah percaya, kami pasti bisa semangat pun akan membara untuk membuktikan bahwa kami bisa memberikan terbaik untuk bangsa dan masyarakat kita,” harapan para peneliti…..

        PASTI BISA…!!

        http://www.youtube.com/watch?v=_PS-55_8VCM

        NKRI bisa.!

        •  

          @ BUKALAH MATAMU

          pasti bisa apalagi yang seperti ini…

          http://www.youtube.com/watch?v=t_4wBMgknnk

          sangat cocok untuk menghambat maju PRAJURIT MUSUH,DEMONSTRAN,PERUSUH…etc

          tampa peluru,gas airmata,atw dengan kekerasan

          NKRI pasti bisa

          •  

            @ BUKALAH MATAMU

            bisa yang saya maksudkan bisa DIBUAT bukan beli..

            NKRI BISA..!

          •  

            @ BUKALAH MATAMU

            microwave weapon bisa di kembang hingga bisa melebihi
            laser ini..dan satu kota pun bisa hancur dengan hitungan KECEPATAN CAHAYA. 0,00000001 detik
            hingga semua pesawat gen 5,misile modern ,tank,artelery,roket kapal perang tak ada artinya lagi.

            http://www.youtube.com/watch?v=cCBwLJjzDJQ

            NKRI PASTI BISA..!

          •  

            @ BUKALAH MATAMU

            america saja sedang mengembangkan yang ini,.
            yang membuat rusia mundur dari perbatasan di cremia/ukraina,.
            ini yang sudah jadi..dan terus dikembangkan..

            http://www.youtube.com/watch?v=h69TrQTseHA

            ANDA PERCAYA, KAMI PASTI BISA

          •  

            @ ANDA PERCAYA, KAMI PASTI BISA

            semua contoh sederhana partnya ada di rumah anda terutama di masyarakat kelas menengah ke atas… karna listriknya cukup besar..
            namanya microwave oven tercipta thn 40 an dan beredar di indonesia sejak thn 70 an,.,bermacam merk dan ragam hingga yang tercanggih dengan komputer,dengan sentuhan,dengan suara sesuai perintah..
            contoh yang sederhana ini

            http://www.youtube.com/watch?v=UQJWbxF0FX8

            coba anda BAYANGKAN bila di dalam microwave itu adalah sebuah kota ,yang beri pesawat,kapal,tentara dll
            apa jadinya bila di tembakkan dari atas pesawat..?
            itulah yang di namakan star war era thn 80 an..

            NKRI ..PASTI BISA..!

          •  

            @ ANDA PERCAYA, KAMI PASTI BISA

            ALUT SISTA MASA DEPAN ITU ADALAH INI

            http://img.wonderhowto.com/img/74/82/63464350102732/0/making-electromagnetic-weapons-directed-microwave-energy.w654.jpg

            TINGGAL DIKEMBANGKAN DAN DI TINGKATKAN POWERNYA…

            NKRI ..PASTI BISA..!

          •  

            @ anda percaya ,kami pasti bisa

            DAN BILA INGIN DI COBA SILAHKAN TAPI TANGGUNG JAWAB SENDIRI…! ini sy buka karena sudah tersebar luas di dunia..dulu sy belajar dengan ahli microwave orang jepang..sekitarl thn 80.

            http://www.youtube.com/watch?v=-9cdqeuNX5M

            coba anda bayangkan bila didalam microwave itu adalah kota dan ada pangkalan dll kemudian di pancarkan atw di tembak dengan gelombang microwave ..?
            f22,f35,su 35..fregard , kapal selam.,tank..satelit.. ,bisa jadi hancur jadi sate..
            hancurrrr dah… ..tampa amunis,tampa bom,tampa misile,
            dengan biaya sangat2 murah…dan dapat di pakai ber ulang2 selamanya
            di saat negara berkembang sedang sibuk memodernisasikan alutsistanya..ehh mereka diam2 mengembangkan senjata laser microwave

            NKRI ..PASTI BISA

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

            LASSER MAGNETRON YG BERDAYA SANGAT KECIL

            http://www.youtube.com/watch?v=LHoubxvPPuU&index=24&list=PL270F7CCDF00C7BD7

            BAGAIMANA BILA DI PERBESAR DAYANYA 1MILYARD X ATAU LEBIH..WOWWW
            PESAWAT TANK,KAPAL PERANG ..PADA BOLONG BAHKAN MELEDAK

            NKRI…PASTI BISA..!

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

            http://www.youtube.com/watch?v=TAeWTs4sHmI

            nkri …pasti bisa

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

            http://www.youtube.com/watch?v=StC9nRB_AVY

            INI YANG SUDAH DI PERBESAR ..MAGNETRON LASERNYA SEBESAR TRUK

            NKRI ..PASTI BISA

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

            ALAT PENTINGNYA .

            MAGNETRON,DIODA,TRANSFORMER,CAPASITOR..

            http://www.youtube.com/watch?v=C2hqterUwGk

            SINAR/GELOMBANG MICRO DAPAT MENEMBUS KACA
            DAN TIDAK MEMBUAT GELAS ITU PECAH..ANEH YAH..
            MENIT KE 2.0 ..BAGAIMANA BILA DI PERBESAR DI ARAHKAN KE PESAWAT,TANK,MISILE.,KAPAL PERANG….?
            contohnya videonya di atas

            MENIT KE 3.14…ITU BUKAN GELASNYA YANG PANAS TETAPI AIRNYA. YANG PANAS..KARENA DI TEMBAK OLEH SINAR/GELOMBANG MICROWAVE..

            MENIT KE 3.25..ITU BERBAHAYA…TAPI ITU SESUNGGUHNYA SANGAT COCOK UNTUK MENAHAN LAJUNYA PASUKAN MUSH,JUGA UNTUK DEMONSTRAN YANG ANARKIS,JUGA PERUSUH,.

            NKRI…PASTI BISA..

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

            alangkah baiknya pemerintah dan lipi,dan tni..mengembangkan MAGNETRON..,saya yakin thn 2020 indonesia jadi macan dunia ber sama negara2 maju lainnya..
            ooppSS…MAGNETRON BANYAK DI JUAL BEBAS..DI INDONESIA

            http://www.youtube.com/watch?v=ZxcwlJ30uAw

            pelajarannya stop..dulu..,
            BERSAMBUNG…….
            *bagaimana cara menghancurkan alutsista modern ,dengan mudah seperti tank,pesawat terbang canggih,f22,f 35,su35,su30,misile seperti capung .. juga kapal perang /ks..seperti ikan lele..? dlll deh..

            mau di terima syukur..ngak juga ngak apaa

            yuk..minum kopi coklat dulu ahhh

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

            cara sederhana membuat cannon microwave

            http://www.youtube.com/watch?v=k0vwiTyUzzQ

            belilah microwave oven bekas/baru

            di preteli lalu di rangkai..
            ambil magnetron,capsitor ,tranformer dan diodenya …seperti di video you tube,.. corongnya dilapisi almunium foil.
            bila ingin lebih besar lipat gandakan…
            bila kena badan akan terasa ada seperti di sundut ROKOK
            semangkin banyak lipat gandakannya powernya semangkin panas di tubuh..
            1 magnetron max 5 meter
            2 magnetron max 10 meter
            2 magnetron.max 15 meter
            demikian seterusnya…
            bila mencoba anda JANGAN DI DEPAN CORONG
            disisi kiri/kanan/,belakang lebih baik juga di balik tirai yang terbuat dari “almunium foil,”.

            “CUKUP UNTUK MELUMPUHKAN TENTARA LAWAN.”

            NKRI ..PASTI BISA

          •  

            bila sudah di lipat gandakan dan di kembangkan
            maka magnetron yang kecil menjadi sebesar truk.
            akan menjadi seperti ini

            http://www.youtube.com/watch?v=t_4wBMgknnk

            silahkan tentara musuh atau perusuh kalau berani maju !!
            dalam radius,ratusan meter,bahkan hitungan kilometer
            cannon ini TIDAK MENGGUNAKAN AMUNISI
            sangat irit biaya cukup 1$ sekali tembak,.sudah bisa melumpuhkan ratusan tentara lawan…!walaupun tentara lawan di balik pohon ,semak2,juga walaupun musuh menggunakan baju anti peluru..
            (karena yang di tembak adalah tubuh manusia )
            cannon bisa di gunakan sepanjang masa..
            bisa kah negeri ini. membuatnya..?

            NKRI…PASTI BISA

          •  

            contoh video diatas..

            orang2 lari menghindar karena terkena sengatan panas di dalam tubuhnya..tampa merusak bajunya..(KARENA YANG DI SERANG ADALAH TUBUH MANUSIA)

            tembakan canon bisa DITUJUKAN untuk satu orang.yang dituju (target).atau lebih sesuai “perintah” yang di jalankan oleh operator

            asikkk.. kan kalau begini..polisi tak perlu berantem lagi..dengan perusuh…
            juga tentara tinggal nongkrong aja sambil ngopi…!
            mantappp

            NKRI…PASTI BISA

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

            THE GAINT

            radar..? …or.. microwave weapon..?

            http://www.youtube.com/watch?v=JqhME0dD5Ds

            NKRI…PASTI BISA

          •  

            @ BUAT INDONESIA.
            ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA..!

            BILA INDONESIA INGIN MAJU DI BIDANG ALUT SISTA MILITER DAN DI SEGANI DUNIA…SEBELUM THN 2020
            KEMBANGKAN INI.DENGAN SEGERA…!!
            MAGNETRON INI ADALAH SUMBER DARI SEGALA SUMBER SENJATA ABAD21 INI
            BISA DI BUAT LASER WEAPON,,MOVICROWAVE WEAPON,
            STARWAR WEAPON..etc

            http://appliantology.org/uploads/gallery/album_68/gallery_70880_68_4460.gif

            indonesia pasti bisa…!

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA..!

            http://physics.aalto.fi/wp-content/uploads/2012/04/Magnetron-sputtering-system.png

            NKRI…pasti bisa

          •  

            @ INDONESIA

            http://mainland.cctt.org/istf2008/images/magnetron.jpg

            SUMBER ALUTSISTA PALING CANGGIH ABAD KE 21

            tinggal dikembangkan..!

            maju indonesiaku

        •  

          @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

          March Boedihardjo, anak Indonesia yang mempunyai prestasi luar biasa ini, lahir pada tahun 1998 di Hongkong karena keluarganya adalah orang Indonesia yang bermukim disana. Lalu pada tahun 2005, March dan keluarganya hijrah ke Inggris.

          Pindahnya mereka sekeluarga karena kakak March, Horatio Boedihardjo yang saat itu berusia 14 tahun, mendapat beasiswa program Phd di Oxford University. Beasiswa tersebut membuat Horatio menjadi salah satu siswa termuda di universitas itu.

          Kedua anak keturunan Boediharjo ini memang menunjukan talenta lebih dalam bidang ilmu matematika. Ayah mereka memang sudah mengenalkan matematika sejak mereka kecil, bahkan ketika makan pun yang mereka bicarakan adalah soal matematika.

          March menyelesaikan sekolah menengahnya di Inggris ketika ia dan keluarganya menemani kakaknya menempuh pendidikan disana. Hebatnya, dia masuk dalam kelas akselerasi dan hanya perlu waktu dua tahun menjalani pendidikan setingkat SMA dengan hasil dua nilai A untuk pelajaran matematika dan B untuk statistik.

          Dia juga berhasil menembus Advanced Extension Awards (AEA)dan 8 GCSEs, yaitu program ujian yang hanya bisa diikuti sepuluh persen pelajar dengan peringkat teratas serta nilai A. March lulus dengan predikat memuaskan dalam dua ujian tersebut dimana dalam sejarah AEA hanya seperempat peserta yang bisa mendapatkan status tersebut.

          Setelah itu, ia pun mendaftarkan diri ke beberapa universitas di Hong Kong seperti, University of Hong Kong, Hong Kong University of Science and Technology, dan Chinese University of Hong Kong. Namun akhirnya ia mengambil studi di Hong Kong Baptist University karena tidak mendapatkan jawaban dari universitas yang lain.

          Sebenarnya March ingin menyusul Horatio ke Oxford University tapi keluarga mereka tidak punya cukup uang karena biaya hidup di Inggris sangat mahal.Oleh karena itu, March dan orang tuanya terpaksa harus kembali ke Hongkong meninggalkan kakaknya yang sedang menempuh pendidikan.

          Di tahun pertamanya sebagai mahasiswa termuda di Hong Kong Baptist University (HKBU), March mengkritik bahwa pelajaran yang diajarkan terlalu mudah dan ia pun mendapatkan nilai B serta A di hampir semua ujian matematika. Nilainya yang sempurna itu membuat March masuk ke dalam daftar “Dean”, yaitu penghargaan bagi siswa yang memiliki IPK 3.00 – 3.49 dengan tidak ada nilai dibawah C.

          March juga akan memiliki gelar sarjana sains ilmu matematika sekaligus master filosofi matematika. Keistimewaan March membuat Hong Kong Baptist University menyusun kurikulum khusus untuknya dengan jangka waktu penyelesaian lima tahun yaitu pada tahun 2010.

          Sebagai pelajar yang membaur dengan mahasiswa lain di dalam kelas, March mengeluhkan perilaku rekan-rekan kuliahnya. Dia mengkritik mereka karena sering tidak berkonsentrasi saat kuliah sedang berlangsung.

          “Mereka tidak memberi tanggapan (di ruang kelas). Mereka cuma mendengarkan dan satu sama lain tidak berinteraksi,” katanya. March juga mengatakan bahwa rekan-rekannya di universitas seperti “hanya ingin bermain”, tidak seperti mahasiswa perguruan tinggi.

          Ketika ditanya tentang cara beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru, March mengaku tidak pernah cemas berhadapan dengan teman sekelas yang lebih tua darinya.”Ketika saya di Oxford, semua rekan sekelas saya berusia di atas 18 tahun dan kami kerap mendiskusikan tugas-tugas matematika bersama,’’ ujarnya dengan semangat.

          Seorang wartawan BBC di Hongkong, Vaudine England, pernah mewawancarinya suatu saat dan ia berkata bahwa March Tian Boedihardjo tidak beda dengan bocah-bocah lain yang berusia 9 tahun. Ia masih memiliki sisi kejenakaan khas anak-anak dan March juga mengaku bahwa selain hobi membaca dan mempelajari semua buku matematika miliknya, ia juga sangat senang bermain catur, monopoli, serta lego.

          NKRI ..PASTI BISA.

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

            Warsito P. Taruno: Ilmuwan MITI Temukan Alat Pembasmi Kanker Otak

            http://indonesiaproud.wordpress.com/2011/12/07/warsito-p-taruno-ilmuwan-miti-temukan-alat-pembasmi-kanker-otak/

            nkri pasti bisa

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

            LILIS MARIANI, AHLI ROKET INDONESIA
            ==========================================
            http://sin.stb.s-msn.com/i/CB/77F472D473975F2AC96829415161AD.jpg

            Kiprah perempuan dalam teknologi roket tanah air masih terbilang langka. Di antara yang langka itu adalah Ir Lilis Mariani MEng yang kini berkiprah di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

            BERBICARA roket, yang terbayang di benak adalah sebuah benda panjang dengan moncong runcing yang mampu terbang menjelajahi ruang angkasa. Kemudian, ia bisa mendarat di bulan dan menurunkan sejumlah astronot.

            Bayangan seperti itu juga muncul saat Lilis Mariani akan menjejakkan kaki di dunia roket tanah air. Setelah tamat SMAN 21 Jakarta pada 1987, Lilis muda memberanikan bergabung ke Lapan. Alasan Lilis kala itu adalah lokasinya dekat dengan rumahnya di kawasan Rawamangun, Jakarta.

            Sayangnya, hingga saat ini, bayangan roket buatan Indonesia yang mampu mengarungi ruang angkasa itu belum terwujud. Perlu pengembangan cukup lama lagi untuk menciptakan roket yang bisa menjelajah sampai ruang angkasa. Saat ini, roket kita masih di dalam atmosfer, terang ibunda Dian Fadhilah Nugraha, 12; dan Meydiandra Anisa, 9; itu ketika ditemui di Park Hotel, Jakarta, Kamis lalu (5/4).

            Lilis menuturkan, perkembangan roket di Indonesia berjalan dinamis. Jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, kualitas penciptaan roket Indonesia tidak kalah. Tetapi, jika dibandingkan dengan India, Jepang, Tiongkok, dan Iran, teknologi roket negeri ini kalah jauh. India, misalnya, sudah memiliki roket yang mampu menjelajah luar angkasa, kata dia.

            Alumnus S-2 bidang aerospace engineering di Nagoya University itu menjelaskan, sejak berkarir di Lapan, dirinya terus berada di bidang roket. Perempuan yang menjabat sebagai kepala bidang teknologi struktur dan mekanik Pusat Teknologi Roket (Pustekroket) Lapan tersebut mengaku sudah lupa berapa banyak roket yang dihasilkan bersama tim. Baik untuk kepentingan riset internal Lapan maupun memenuhi pesanan pihak luar, seperti Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), serta PT Pindad.

            Peneliti yang meraih gelar sarjana di Missouri University of Science and Technology itu mengatakan, banyak proyek pembuatan roket yang masuk kategori rahasia. Karena berkaitan dengan bidang pertahanan negara, teknologinya tidak boleh bocor ke pihak lain. Tetapi, ada juga pembuatan roket yang bersifat umum dan tidak rahasia. Roket jenis itu, antara lain, berfungsi untuk urusan meteorologi atau mitigasi bencana.

            Saat ini, Lilis bersama tim roket Lapan sedang mengerjakan empat proyek roket sekaligus. Empat proyek roket itu adalah roket RX-550, roket cair, roket konversi, dan roket kendali. Di antara empat roket tersebut, jenis roket yang bisa mendongkrak kemampuan perakitan roket Indonesia adalah roket kendali. Sebab, selama ini Indonesia masih belum memiliki roket kendali, kata perempuan kelahiran Jakarta, 19 Maret 1968, itu.

            Pada saat proyek roket kendali terus dikebut, Lilis juga menerangkan perkembangan roket RX-550 (kaliber 500 mm). Roket yang memiliki panjang 8-10 meter itu hingga saat ini masih terus menjalani tahap revisi desain. Lapan menargetkan, roket yang mampu meluncur hingga 500 km tersebut rampung akhir tahun ini.

            Roket yang sedang dirancang memiliki kecepatan tujuh kali kecepatan suara -satu kali kecepatan suara sama dengan 350 m/detik- itu berfungsi sebagai roket pengorbit satelit. Di tengah banyaknya jenis roket yang pernah dia buat, Lilis menyatakan selalu deg-degan ketika mengikuti uji coba peluncuran roket. Daerah yang sering digunakan Lapan untuk titik uji coba roket, antara lain, Garut, Jawa Barat, dan Baturaja, Sumatera Selatan.

            Meski sudah merakit dan menguji coba roket bertahun-tahun, istri Didik S. itu sering kecewa jika melihat roket gagal dalam misi uji coba. Ya, kalau gagal uji coba, itu banyak. Misalnya, meledak semua atau macet tidak bisa meluncur, katanya.

            Jika roket yang diuji coba meledak dan rata-rata hancur menjadi puing-puing, Lilis bersama tim harus memulai sejak awal lagi untuk merakit roket sejenis. Begitu pula, ketika roket berhasil meluncur saat uji coba, dia harus membuat lagi yang baru. Sebab, rata-rata roket bersifat sekali pakai. Hanya pesawat ulang-alik yang termasuk kategori roket tidak habis pakai.

            Pada saat tren positif perkembangan teknologi roket di tanah air, terdapat persoalan regenerasi ahli roket yang lambat. Khususnya, ahli roket perempuan. Perbandingan ahli roket perempuan dan laki-laki di Lapan sangat tidak berimbang. Ahli roket perempuan hanya belasan orang, sedangkan yang laki-laki hampir seratus orang.

            Menurut Lilis, profesi sebagai ahli roket terbuka bagi siapa saja. Perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama. Asal sungguh-sungguh dan mau belajar, siapa saja bisa berkarir di bidang ini, ujar perempuan yang hobi berkebun itu.

            Lilis menambahkan, memang ada kesan rumit ketika mempelajari teknologi roket. Kerumitan mempelajari roket di Indonesia tambah pelik karena belum ada perguruan tinggi yang mengadakan program khusus tentang teknologi roket. Hingga saat ini, materi tentang roket disisipkan dalam program teknik penerbangan di beberapa kampus.

            Memang dalam perkembangannya, ilmu tentang roket bisa dipelajari lebih sederhana. Di antaranya, melalui roket air. Dengan memanfaatkan air sebagai pengganti bahan bakar, roket air tercatat bisa meluncur hingga 2.000 kaki atau sekitar 623 meter.

            Selain itu, teknologi roket secara sederhana bisa dilihat pada sistem kembang api yang sering diluncurkan di malam pergantian tahun. Saya berharap kepada generasi muda Indonesia agar tidak perlu takut mempelajari teknologi roket, katanya.

            Lapan berupaya membuka akses masyarakat untuk mempelajari roket. Di antaranya, dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat, terutama anak-anak, yang ingin melihat perkembangan dan cara kerja roket di Pustekroket Tarogong, Jawa Barat. Anak-anak bisa mempelajari roket dari media roket air.

            Lilis mengatakan, dirinya bisa betah bertahun-tahun menekuni bidang roket karena menjalani kerumitan merakit atau membuat roket dengan senang. Kerumitan itu harus diubah menjadi tantangan, ucap perempuan yang ingin masuk markas NASA (National Aeronautics and Space Administration) di Washington, AS, itu.

            Dia berharap, dengan semakin banyaknya pemuda yang berminat menekuni bidang roket, perkembangan roket tanah air bisa melaju cepat. Harapannya bisa menyalip perkembangan roket di India, Iran, Korea Selatan, dan Tiongkok. Lebih jauh lagi bisa mempercepat impian Lilis melihat roket Indonesia yang bisa mengantarkan astronot menjelajah luar angkasa dan mendarat di bulan.

            —————————————————————————–
            air sebagai bahan bakar roket…!!

            NKRI PASTI BISA

          •  

            @ ANDA PERCAYA ,KAMI PASTI BISA

            AIR KENCING PUN BISA JADI LISTRIK
            ——————————————————————————–

            ENERGI ALTERNATIF YANG SANGAT BAIK UNTUK NEGARA YANG BANYAK PENDUDUKNYA SEPERTI INDONESIA INI..

            http://www.teknologiku.info/wow-urin-bisa-jadi-sumber-listrik.html

            NKRI PASTI BISA

          •  

            like this artikel. bung oke lah sekali2 kirim artikel ke bung diego dong,,,,,,,,,

    •  

      Banyak orang (ABG) mencibir Changbogo, padahal kapal selam itulah yang paling cocok untuk perairan Indonesia, ToT Changbogo sudah betul, tinggal kemauan Pimpinan kita yang baru besok untuk melanjutkan cita-cita yang disebutkan bung @Jalo diatas.

      Dengan kemandirian, Negara lain pasti takut, karena TERPUTUS akses mereka mendapatkan informasi tentang Alutsista kita.

      Dengan kemandirian, kita dapat me-RE-DISAIN sekehendak kita, misalnya dengan mengkombinasinya dengan Teknologi Rusia.

      Sama dengan KCR-40 dan KCR-60 yang memakai komponen dari China dan Rusia, disamping memakai komponen dari Barat

    •  

      yang mencibir CBG sepertinya harus banyak2 membaca info2 mengenai sepak terjang KS tersebut pada saat RIMPAC dsb…

  2.  

    Amin yra

  3.  

    selanjutnya kemandirian energi

  4.  

    akhirnya

  5.  

    waloupun keempat tapi tetap pertamax…. 😀

  6.  

    josss

  7.  

    5 besar, nyimak

  8.  

    Ngikut rombongan

  9.  

    bung jalo, midget yg 22m sudah dites blm? kan rencana 2015 sudah aktif tuh..

    •  

      Sudah di tes melalui pengujian Hidrodinamika…

    •  

      hayoo…. ini ulah siapa bung @PS

    •  

      @PS ngakakk baca koment anda bung , diseruduk hiu ya bung mungkin sangking paniknya tuh nelayan , kapal selem dikira hiu wkwk

    •  

      hiu apa coba yang bisa bikin kapal karam??jadian2 mungkin itu…

    •  

      Ah yang bener bung PS kan nt yang ngasih cluenya…Heheheheh

    •  

      Sepertinya bukan hiu bung PS,
      Hiu di Indonesia kecil2x (black tip, white tip, hiu martil), nggak ada yang sebesar white tigershark. Dan itu hiu gak pernah nongol di permukaan, apalagi hiu martil. Hiu martil kalo di tropis cari yang dingin, yang lebih dalam. Hiu2x itu kalo nggak berburu ngaso di dasar laut, bergerombol gitu, karena mereka nggak punya gelembung udara kayak ikan yang lain, jadi nggak bisa mengatur gaya apungnya … jadi kalo diem aja, itu hiu akan tenggelam ke dasar.

      Jadi sepertinya kalo itu nelayan dua hari gak dimakan hiu, bisa saja. Hanya hiu martil yang nyerang di tropis, hanya naik pas laut sangat dingin.

      Kalaupun ada yg suka kelihatan punggungnya itu dari jenis paus. Ada paus yang besar raksasa (paus piru), ada yg mirip hiu namanya whaleshark … bisa 10 meteran. Lah ini ada di Indonesia juga kira2x sebesar jukung2x di bali yang kecil itu, pernah liat patroli gitu lalu lumba2x pada bubar 🙂 … lah paus 2x ini tidak agresif, jadi kalo nabrak rasanya gak mungkin. Kalo yg nabrak kapalnya bisa aja. Tapi bilangnya kan ditabrak hiu. Apakah ditabrak paus besar? Perairan Lamongan, bukan jalur migrasi paus besar, kalo Flores sih iya he he he. Tapi whaleshark mungkin saja. Tapi untuk menabrak dan mengakibatkan kerusakan kapal (assumed kayu), yang muat 10 orang rasanya mustahil.

      Nah, kapal selamnya siapa tuh? he he he.

    •  

      @PS, itu berita tahun 2009

      yg lebih nyata HMAS Farncomb pada 19 Maret 2007 pernah tersangkut baling-balingnya oleh jaring nelayan yg dipasang di laut lepas ketika sedang melaksanakan misi intelijen di perairan Indonesia.

      ini ceritanya, walaupun lokasinya hanya disebutkan “through Southeast Asia and the western Pacific”
      http://www.theaustralian.com.au/national-affairs/policy/how-freak-wave-hit-secret-submarine-mission-of-hmas-farncomb/story-e6frg8yo-1225776886506

      ini berita yg terbaru :
      Medical emergency forces Australian submarine to surface near Samar
      http://www.philstar.com/headlines/2014/06/11/1333643/medical-emergency-forces-australian-submarine-surface-near-samar

      kejadiannya 8 Juni 2014, pada saat itu kapal selam Australia terpaksa harus naik ke permukaan di lepas pantai Samar, Filipina karena ada salah satu awaknya yg mengalami usus buntu dan harus dioperasi.

      Yg menarik KS Australia sampai ke Filipina melewati Indonesia….
      Biar saya tebak, KS kita sudah mendeteksi dan mengikuti dari jauh ya? 😀

      •  

        Ga mngkin lewat perairan Indonesia. Mana berani ausi. Di selatan itu ada KS akula, Ks 212 dan 214, dan juga masih ada kilo, amur dll.

        Muter lewat PNG juga ga bakalan berani, di biak kan ada sukhoi si cocor bebek..belum lagi ada Kapal destroyer kita yang udah ganti KTP.

        Dan yang paling penting adalah semuanya hanya imajinasi saya

      •  

        yap mereka kesana melewati alur ALKI 2, dan sudah memninta izin clereance resmi dan selama diwilayah kita mereka berlayar di permukaan Bung :mrgreen:

  10.  

    Terimakasih @bung halo utk artikel nya

  11.  

    lagi-lagi 10 besar

  12.  

    Terimakasih @bung jalo utk artikel nya

  13.  

    no 4 hehe pertamax ,baru pertama kali nih dapet

  14.  

    Bung Jalo, kalo midget 22, itu bisa nyelam berapa lama ya? Lalu bisa nggak ya digendong sama LDP yang sekarang ada.

    •  

      LDP???

    •  

      Untuk teknologi Air-Independent Propulsion (AIP) itu yg sedang dikerjakan tim. Bung Flores LDP apaan ya?? LPD ya maksudnya?? Nah kalau itu tergantung user, kalau 15 meter kayaknya bisa. 😀

    •  

      Ada pemikiran kedepannya Bung, yaitu suatu konsep untuk membawa midget dalam ‘’mother ship‘’, suatu LST yang telah dikonvert dan dilengkapi dengan suatu docking station. Ya itu tadi LPD kita yang dimodifikasi dan ditambahi alat khusus, Cara ini justru membantu midget mempertinggi aksi radiusnya, tanpa membebani awak kapalnya secara berlebihan.
      Pada saat cuaca sedang ganas ganasnya atau midget belum dibutuhkan untuk beraksi, maka midget digandeng dalam docking station tersebut, dibawa berkeliling dalam patroli dengan awak kapal diistirahatkan dalam kabin khusus didalam mother ship. Nah disaat amat diperlukan atau dalam keadaan bahaya dengan aba aba peran alarm, awak KS masuk kemidget dan dilepas dari mother ship untuk segera meluncur menyongsong musuh yang datang menyerang .Setelah selesai melaksanakan tugasnya, midget segera kembali ke mother ship yang menunggu dengan badan melintang menghadang ombak guna melindungi midget yang akan merapat . Midget harus merapat dengan sudut yang sebesar mungkin dari arah buritan mother ship, memasukkan hidungnya ke docking station dan diikat erat pada border .Setelah midget terikat dengan baik, maka mother ship berubah haluan memotong arah gelombang dan Midget dalam docking station akan menggeser sejajar dengan induknya dan buritannya dapat diikat dengan erat pada border buritan docking station . Awak midget naik kembali ke mother ship untuk beristirahat dan awak KS Shift kedua bersiap-siap untuk bergantian menjalankan tugasnya apabila ada keadaan darurat lagi. Konsep ini juga sekaligus lebih mengarah pada tingkat taktis, yaitu mend kung penambahan jarak jangkau operasi midget, diluar endurancenya.

      oya, salam hangat buat Bung Jalo, two thumbs up Bung :mrgreen:

      •  

        Thanks sudah dibantu bung PS… 😀
        Bung Flores sudah dibantu usernya langsung, 😀

      •  

        nah gitu maksud ane bung PS he he he.
        suka ketukar LPD ~ LDP ….

        DM vs MD (diterangkan … menerangkan)

      •  

        mantap bung Jalo dan bung PS… kemandirian bangsa dalam memproduksi alutsista memang cita2 semua negara yang berdaulat..dukungan SDM kita banyak, hanya terkendala dana dan keseriusan pemerintah dalam mendukung riset dalam negri.. anggaran riset minimal 1,5 % GDP harga mati untuk kemandirian..

      •  

        Kayaknya udah pengalaman tuh hihihi
        Hari ini kok saya banyak ketawa

      •  

        Bung PS mau nanya…setau saya awak kapal terikat dgn kapalnya…artinya satu set crew untuk satu kapal…hal ini untuk mengenali karakteristik kapal masing2 yg walau tipenya sama namun kelebihan dan kekurangannya bisa berbeda….begitu juga dgn pesawat tempur…

        Nah,bagaimana dgn indonesia? Kalau pesawat saya tau satu pesawat atau heli memiliki beberapa set crew…tapi bagaimana dgn kapal laut terutama KS kita? Kalau anda anggap rahasia tak usah di jawab bung,nyengir aja :mrgreen:

        Setau saya yg memiliki

        •  

          yang untuk KS saya :mrgreen: dulu,

          kalau khusus untuk Midget, beda Bung salah satu kelemahan Midget adalah kekurang-mampuannya untuk beroperasi dalam kondisi laut seastate 4 keatas dalam tempo lama. Hal ini terjadi karena beban fisik para personilnya akan menjadi terlalu berat dan tidak tertahankan. Nanti bukannya siap perang malah siap sibuk nyari dokter dan kantong kresek buat nyimpen muntahan hehehe…

          Di Indonesia, suasana laut dengan sea state 4 ini biasanya sering terjadi Bung apalagi di Musim Barat pada bulan bulan Mei ,Juni sampai Juli. Dalam waktu selama tiga bulan ini, apabila bertugas Midget akan mengalami handicap yang luar biasa beratnya, yang datang dari alam . Dalam fakta dilapangan, jangka waktu singkat secara pragmatis masalah ini dapat diatasi dengan menyelam pada kedalaman antara 30 sampai 40 meter (sesuai dengan pengalaman saya dulu) dan berada didekat permukaan laut hanya pada saat snorkel saja. Ombak sudah tidak akan berpengaruh lagi pada kedalaman sedalam itu.

          Dalam jangka waktu lama masalah ini akan dapat diatasi dengan mengadopt sistem dua kelompok awak kapal, “Blue Crew” dan “Gold Crew” sebagaimana yang dilaksanakan pada kapalselam FBM (Fleet Balistic Missile) US Navy Submarine Force, sehingga awak kapal Midget tidak akan mengalami beban fisik yang berlebihan secara berlarut larut. Hal ini tentunya juga lalu harus didukung dengan suatu prosedur yang pasti, yaitu, penerapan pembatasan jangka waktu operasi dari Midget itu sendiri. misalnya hanya dioperasikan tidak lebih dari jangka waktu tertentu, sebulan misalnya dilaut lalu kembali kepangkalan aju untuk melaksanakan peng gantian crew. Juga penggelaran Midget pada pangkalan aju yang terdekat dengan daerah-daerah konflik, akan ikut amat membantu eliminasi terhadap problema kekurang mampuannya untuk berperasi dilaut pada saat sea state tingkat empat Bung. :mrgreen:

          •  

            Berartiiii…kaya taxi express di Jkt yah bung ada sopir Bravo dan Charly pada satu (mobil) armada….he he
            cuma canda ndan ps@

          •  

            begitulah Bung, ada awak tembak juga hahahaha… :mrgreen:

          •  

            Oh begitu ya bung PS….memang ada kemiripan dgn KS nuklir yg ngegotong balistic missile bahwa yg membatasi operasional kapal adalah fisik crew karena untuk KS tdk membutuhkan resupply bahan bakar dan karena besar bs angkut logistik untuk beroperasi berbulan bulan…

            thanks infonya bung PS 😀

          •  

            sama-sama Bung :mrgreen:

          •  

            Nyilem 20-30 meter aja ada badai dan swell di permukaan nggak terasa ··· baru pas ke permukaan naik boat ··· langsung mual he he (selat lombok)

      •  

        Bung @PS apakah Konsepnys seperti kaya yang di film james bond jadul (octopuss….kalo ndak salah) malah di film itu Kapal Induknya mampu menampung 2 KS….., wah deploy-nya bisa tersamar kalau kapalnya juga berkemampuan stealth…..mantabs

      •  

        Bung PS silahkan dikaji mana yg lebih efektif antara LPD dengan DSV terkait rilis si unyil ke lautannya; menurut saya konsep DSV sbg indukan sangat cocok u rilis dan balik kandangnya; konsep rilis alat2 bawah air di DSV rasa2nya sangat cocok u diterapkan di wahana indukan shg awak si unyil tdk mengalami ksulitan ketika hrs merapat dan ataus rilis ; sekedar saran siapa tau membantu:)

    •  

      Mantab konsep kapal selam midgetnya Bung PS. Btw sesama sesepuh kok jd diskusi sendiri nih, hehehehe

      Sy dr dulu sdh membayangkan konsep kapal selam mini yg bs “nebeng” tanpa ketahuan di kapal2 barang atau kapal tanker. Nanti stlh dekat wilayah musuh br lepas dr induknya utk melakukan operasi rahasia. Kira2 konsep spt itu bs dibuat gak Om PS?
      Maaf ya sy cm seorang pengkhayal

      Salam

  15.  

    absen dulu…baru baca

  16.  

    Iya bung jalo kemarin lupa mau nanya. Roket ffar kemarin apa ngga buat pemandunya. Negara2 maju lagi berlomba bikin tuh. Kalo kita start sekarang, insyaallah ngga ketinggalan. Jauh lebih murah dari atgm apalagi asm model hellfire.

  17.  

    Bung Jalo, kalau boleh saya request artikel tentang pengembangan fregat dan destroyer, sekilas saja juga boleh sekedar untuk obat rindu. Saya agak bagaimana begitu melihat tampang kapur kita banyak yang jadul,..

    Terima kasih sebelumnya

    •  

      Bung STMJ kan sudah saya tulis di jilid sebelumnya, http://jakartagreater.com/anda-percaya-kami-pasti-bisa-jilid-iii/

      •  

        Gedung kantor sih sudah bung…memang pakai gedung yang sudah ada dan renov. Cuman saya penasaran kapan start utk konstruksi dok kasel dan “bengkel” kasel…..mengingat 2015 “harus” mulai atau mungkin first cut meski memang ga harus Januari :mrgreen: . Sy cuman penasaran aja sih, meski calon lokasi dok ks udah pada dikasih tahu, soalnya masih adem ayem di lokasi….kalo clearing sudah berjalan saya lihat.

        maaf sotoy

        •  

          Mungkin karena masalah di konsultan, tapi saya denger dari teman sudah jalan dari April kemarin. Mungkin belum turun kali ya dananya, karena menggunakan APBN-P jadi bangunan dulu, pembangunannya kan dilakukan Waskita Karya.

          •  

            Waskita bukan Nindya yah…..ooh baru tahu, lom ada papan nama soalnya. Ntar kalo dah mulai mungkin dipasang papan nama kontraktor biasanya loh….he he

          •  

            Oohh belum ada ya, kalau di kontrak Waskita Karya. Kalau dipasang kan harus, bagian dari transparasi 😀

          •  

            Ehm lebih tepatnya yang destro 150m rasa nasional yang bung Jalo sempat singgung, kira – kira wujud dan speknya seperti apa sehingga lebih diprioritaskan dari pada membeli ke luar. Mengingat kadar ancaman eksternal dan alur belanja TNI saat ini, jujur saja ini membuat saya sangat penasaran. Apakah wujudnya pengembangan dari DZP Belanda (saya sangsi apakah kita telah benar – benar telah membeli DZP) ataukah seperti Type-054D China karena kemarin bung Jalo sempat menyinggung kalau desainer kita merancang VLS di bagian tengah kapal seperti T-054D?

            Kemarin pas disinggung bung Yayan aslinya saya ingin langsung bertanya, tapi masih “ngempet” dan akhirnya sekarang tidak tahan juga hehe. Kalau statusnya masih “classified”, meminjam istilah bung Wehrmacht bung Jalo cukup nyengir saja :mrgreen: hehe

            Sebelumnya maaf merepotkan 😀

          •  

            Bung STMJ itu desain sendiri, timnya masih study banding agar bisa desain dengan ciri khas sendiri. Bisa jadi desainnya itu pengembangan dari PKR seperti kasus FPB yg akhirnya keluar KCR 60/40M.

            Nah kalau desain ahli kita termasuk bagus, seperti desain Kapal Selam Midget Pak Drajat, itu panjangnya 22 meter tapi bisa mengangkut 6 orang berikut 4-6 torpedo.

            KS Midget negara lain seperti Malaysia contoh MG110/ER Class. itu panjangnya 26 meter, crew 6 orang, dan kemampuan 4-6 meter. 😀

      •  

        Saya denger yang sudah persiapan memang utk ssv filipin…..dah mulai invest alat produksi dll. Nah yang bikin saya penasaran kalo memang mulai 2015 ks start produksi sesuai pemahaman saya di artikel bung jalo di atas…..bengkelnya ikut siapa? Atau divisi apa? Sementara saya lihat pekerjaan dah “seakan” penuh mulai kcr 60, pkr sigma dan ssv filipin

        maaf cuman penasaran saja dan pengen bener2 lihat pembangunan ks cepat mulai….. :mrgreen:

        •  

          Dilakukan di divisi kapal perang bung Java dan dibantu Divisi General Engineering (GE). Dulu kan pernah dilakukan overhaul KRI Cakra dan KRI Nanggala. Maaf ini saya belum sempat kesana jadi belum lihat langsung, masih berdasarkan info teman2 yg berkunjung ke Jakarta.

          •  

            Hah??? GE biasanya pasangannya div. Kaprang itu div. Niaga….soalnya kalo GE istilah ilmu dan alat “bengkel” beda menurut saya yg awam loh. Tp yah ga tau lagi… he he
            Krn GE udah banyak kerjaan ‘platform’ oil & gas yang lumyan gede2 bung

          •  

            Nah kalau di dokumen ane GE bung Java, karena berkaitan dengan Offshore.

          •  

            Ooh… ok bung jalo. Thanks

          •  

            bung pocong syereem blm jawab pertanyaan saya dulu bung jalo, tentang overhaoul cakra n nanggala, mungkin bung jalo sudah tau jawabannya? salam,,

          •  

            wah pertanyaan yang mana ya Bung? hehehe…. maaf saya ndak tau Bung pertanyaannya apa? :mrgreen:

          •  

            bung dianeko, diatas ada foto lucu yg ada tulisan Repair & Maintanance…

            Coba tanya bung PS atau bung java tentang foto tersebut. 😀

          •  

            @jalo….
            yg kiri itu VLS klub disney ya…. terus diesel engine sub nya…
            lalu yg tengah itu cakra lg over haul…
            lalu yg kanan itu kapal tender dari jepang itu yg lg perawatan berkala…
            betul ga…

            209 + vls = ????

            kabur…
            wuzz…

          •  

            begini bung pocong, sedikit saja tentang kemampuan pt pal dalam overhaul cakra bbrp thn yg lalu, jika dulu pal pernah memperbaiki cakra, berarti ahli kita dah menguasai perkapal selaman sejak lama, walaupun cm overhaul tp pasti juga butuh skill dong,
            untuk bung jalo, terima kasih infonya. maap liatnya pake hp lama ampe melotot2 ni, haha, dah disampein bung bonx td,
            bung bonex jangan kabur dulu saya blm sepat berterima kasih,,

          •  

            sejak dibeli tahun 78 dan diterima tahun 1980 KS cakra 209 kita sudah mengalami beberapakali overhoul, yang pertama di tahun 1986-1987 yang langsung digalangannya jerman sana dan tahun pertengahan tahun 1990an yang dilakukan sendiri di PT. PAL. ya bisa dibilang para ahli kita sudah menguasai KS type ini sejak lama :mrgreen:

          •  

            bung pocong terima kasih, ini adalah sebuah pijakan bagi pal untuk membuat kapal selam sendiri, pertanyaan selanjutnya adalah apakah para ahli kapal selam tahun 1990 tersebut masih sehat bung pocong??

          •  

            coba tanya Bung Java selaku salah satu Sub Kontraktor di PT PAL Bung hehehe…. intinya walaupun para ahli itu sudah pensiun, ada ilmu yang bisa ditularkan kepada juniornya Bung :mrgreen:

          •  

            hahaha…. Bung Java bisa aja, setuju Bung, step by step pastinya kita bisa Bung :mrgreen:

          •  

            Kalau masalah penularan ilmu ndan ps@….saya denger2 memang “jago-jago tua” masih dilibatkan meski sudah pensiun, tp sekali lagi saya kurang tau persis krn setingkat kadiv. pal saja masih blur masalah ks ini apalagi saya yang belom tentu ketemu tingkat BOD aka direktur produksi….kayanya ini yang terlibat mikir dan kebijakan kebanyakan langsung sdm dari pusat menurut info yg saya d3ngar krn ini kan dana pmn langsung ke ks bukan pal artinya yang mengelola bukan pal menurut statemen pak DI

          •  

            ya Bung, dari AL juga ada beberapa pamen yang ikut dilibatkan kok hehehe… :mrgreen:

          •  

            Yatoh…yatoh…..cuma mancing aja ndan ternyata, salah sasaran ndan ps@

            Saya mah cuma denger2 aja dari orang2 pal kalo tau kalo tidak seperti ks ini ya “bodong” ndan…..soale sy jg butuh dan lagi cari info sapa tahu ada yang bisa di……..

          •  

            bung pocong dan bung java, terima kasih atas pencerahannya, ya logikanya sederhana, orang bisa perbaiki motor blm tentu bisa buat motor, mungkin bgtu, untuk masalah birokrasi dan pmn, saya gak pengen tau, njlimet dan susah dimengerti, tp saya senang, para simbah2 ahli ks masih bisa menularkan ilmunya kepada cucunya, ini yg terpenting, salam hangat bung pocong n bung java serta bung jalo,

          •  

            Yg dilibatkan juga ada dari ahli dari perguruan tinggi, mitra dalam negeri dan badan litbang seperti BPPT. 😀

          •  

            Sama2 bung lc@ saya juga belajar disini dan cari2 info sambil nongkrong and godain para sesepuh mantan komandan pelaku sejarah tni dan teknologi hankam macam ndan ps, ndan erick and om satrio.

  18.  

    mantaaabh..

  19.  

    kutipan diatas
    ” Bapak murah senyum ini mengatakan bahwa kapal selam dalam negeri harus bisa mengadopsi senjata sejenis klub S ”

    kira2 KS yang ke 4 atau yang ke 3 yang mencoba mengadopsi senjata sejenis klub S bung jalo???

  20.  

    bung jalo mau nanya nch..utk roket ffar dn rudal anti tank menggunakan motor pngerak spti rudal2 lain at hnya mnggunakan propelen saja..

  21.  

    Aamiin,…. semoga smangat membangun itu smakin membesar… sip…

  22.  

    Mantap bung jalo
    Salam hangat dr lampung

    Nkri harga mati

  23.  

    Mantap Bung Jalo…semoga ini bukan sekadar angan2 tpi bisa segera direalisasikan agar TNI tambah kuat aminnn

    •  

      Amiinnn…
      Road Map Jangka menengah dan panjang sudah ada, mudah2an bisa lancar ya…

    •  

      Iya bung Jalo semoga roadmap jangka menengah dan panjangnya tetap bisa terus di realisasi tidak perduli siapapun nanti yg akan jadi pemimpinya, jangan sampai berhenti di tengah jalan…saya adalah generasi yg rindu dengan TNI yg disegani oleh Lawan, krn TNI yg pengen saya lihat adalah seperti TNI dijaman Presiden Soekarno dimana Nama Besar TNI saat itu disegani oleh dunia….ini hanya sebuah pendapat dan harapan dri seorang warga yg baru belajar

  24.  

    izin nyimak para sesepuh semua
    Artikelnya sangat bagus ndan@jalo

    Jayalah Nusantaraku NKRI

  25.  

    Bisa luncurin rudal sekelas klub s ? Wow smoga rudalnya buatan dalem negeri juga…dan smoga jga ga bnyak yang menganjal ni program..

    •  

      kalau bisa buat kasel yang punya vls sekelas klob s, beraerti teknologi kita seperti melompat,
      karena hanya sedikit negara yang mempunyai kemampuan seperti ini

  26.  

    Kebutuhan kita itu minimal 12 KS, idealnya 24 KS, dan efektif itu 39 KS…
    Mudah2an bisa tercapai semuanya ya, 😀

    •  

      maaf bung jalo, boleh tau spesifikasi KS midget yang ingin di capai? atau yg sdh tercapai,,

      •  

        Maaf baru baca bung Andri..

        Untuk spesifikasi :

        Panjang : 22 meter
        Diameter : 3 meter
        Draft : 2,6 meter
        Bobot : 111 meter dan 133 meter

        •  

          maksud nya spesifikasi yang ingin di capai KS mini 22m

          daya jelajah berapa km?
          daya tahan di laut, berapa hari?
          daya angkut berapa org?
          daya selam berapa meter kedalaman nya..?
          mampu menampung torpedo berapa unit?
          kecepatan permukaan berapa km / jam?
          kecepatan menyelam berapa km / jam?

          •  

            Untuk daya jelajah saya harus buka hasil Meshnya dulu. Daya tahan di laut maksimal bisa 3 minggu, daya angkut 6 orang termasuk bisa menampung beberapa pasukan khusus, daya selam sedang diusahakan bisa mencapai 200-300 meter, torpedo 2-6 (tergantung tipe), Kecepatan permukaan sekitar 10-12 knot dan menyelam diusahakan bisa sampai 16 knot (menggunakan mesin diesel dan baling2 model propeller B-type dengan 7 daun). Untuk baling2nya sedang disempurnakan dengan pengujian sinyal akustik yang ditimbulkan akibat cavitasi biar makin senyap.

          •  

            Haiiis….cavitasi!!?? Takyuuuut pocong serem neh 😀 😀
            hadeeeeh trauma denger kata itu….

          •  

            Bisa aja bung Java, 😀

          •  

            wow,, keren bgt bung, midget kita ternyata, mudah2an bs secepatnya produksi,, makasih bung jalo atas pencerahan nya

    •  

      itu yakin segitu bung jalo???

      menurut saya masih kurang deh dengan luar wilayah RI yg segede gaban gni. belum harus dibagi kogabwilhan danatau pembagian per pulau besar.

      sebenarnya perhitungan efisien jumlah alutsista yg hrs dimiliki itu bagaimana? dan berdasarkan atas apa?
      istilahnya ambang batasnya lah yg gak kekurangan dan gak kelebihan.

  27.  

    hehehe…artikel yang keren bung @ jalo…salah satu usaha memelihara semangat nasionalisme…bung @ jalo akhir cerita Indonesia Midget Experimental-1 atau IM X-1 hasil rancangan Drajat Budiyanto (seorang pensiunan angkatan laut) gimana ya? Terima kasih atas pencerahannya bung @ jalo….

  28.  

    Smg pergantian Presiden tdk menyurutkan kemandirian kita. Amin.

  29.  

    @jalo bung ini kalo ks midget itu senjata yang bisa di boyong itu apa aja yaaa ? Maaf saya awam bung hehehe 😀

  30.  

    @bung jalo dan @ps , kapan tni punya kapal induk ? ane pernah baca bahwa kapal induk bekas rusia yang telah diretrofit bakal memperkuat tni ? matur nuwun bung jalo yg sudah mencerahkan iptek militer 🙂

    •  

      Wah, belum saatnya Bung hehehe… wong 17.000 lebih pulau kita bisa diibaratkan kayak kapal induk. :mrgreen:

    •  

      Tunggu saya jadi presiden and ndan ps jadi wakil trus om satrio jd menkopolhukam…..bung jalo jadi menristek 🙂 he he cuma canda biar ga sepaneng bung

    •  

      beli kapal induk rusia masih murah U$2 – 3 milyar, tp pengoprasian nya lebih mahal, tiap 1 thn butuh U$ 10 milyar, karena kapal induk tidak mungkin jalan sendirian, butuh pengawal2 lain nya,
      soo utk apa kapal induk ??klo masih punya banyak pulau yg bisa di jadikan landasan pacu,, kecuali pendapatan negara sdh besar, kehidupan TNI sejahtera,

  31.  

    Mantab bung jalo,

    Ijin nyimak

    Salam

  32.  

    apa itu artinya ga ada vls untuk yg 2 kasel dari korea, baru dinstal klo infrastuktur pt.pal dah jadi. sekarang masih beli atau totnya dari rusia.cmiw

    •  

      Nah kalau masalah ini kan dilihat lagi bobotnya, kalau yg awal2 dengan bobot 1.300 ton kayaknya menggunakan Jerman atau negara lain.

    •  

      loncat teruuuuuss…
      padahal ngereplay nmr.6
      buzt bung jalo
      ngarepnya ks diesel + aip+atp28+vls ada totnya
      lontong senyap…….mematikan

      •  

        Teknologi AIP kalau digunakan pada mesiin diesel akan menambah kesenyapan.Untuk masalah ini sudah dibahas di artikel bung PS. Nah kalau VLS memang kita punya program, tapi karena belum ada persetujuan jadi belum jalan. Tapi sudah ada badan Litbang yg melakukan penelitian untuk masalah ini, untuk sistemnya PT PAL sudah bisa kok.

      •  

        Tambahan bung jalo@ fungsi asasi AIP sebenarnya untuk menambah durasi penyelaman….jadi ga perlu sering2 nongol ke permukaan untuk ambil nafas (AIP=Air Independent Propulsion)

        CMIIW

      •  

        Oohh iya tambahan, untuk menambah kesenyapan bisa juga melalui modifikasi Aliran turbulen KS Midget.

        Untuk AIP bisa menggunakan underwater auxiliary propulsion engines (UAPE).

  33.  

    Kalo kapal induk itu untuk keperluan negara yang ingin melakukan agresi bung , lah wong kita kan masih ofensif defensif jadi gak perlu bung.

  34.  

    Artikel yang bagus, terimakasih bung, dan salam kenal, dan salam kenal juga buat semuanya

  35.  

    bung@ps ks midglet bs bw terpedo brp banyak ea trs terpedonya jnis ap?
    maaf ganggu mklum tkang batagor

  36.  

    bung@ps ks midget bs bw terpedo brp banyak ea trs terpedonya jnis ap?
    maaf ganggu mklum tkang batagor

  37.  

    Sungguh memberi harapan anak negeri, salam kenal semuanya

  38.  

    Bung jalo mohon penjelasanya,tntang Tot ks. apakah dengan hanya kita membeli 3 ks,korea secara (baik hati) memberi kita ilmu yg bisa d bilang udah high class…yg ane heran cuma beli 3 dah dpet ote-ote…hehe

    •  

      Maaf lancang..

      seandainya beli 3 + beli lisensi gmn bung??

    •  

      Bung Bayu, itulah enaknya kerjasama melalui G to G. Kasus ini kan bukan pertama, kapal LPD juga dulu beli ngeteng bisa dapat. Harga US$ 1,08 milliar itu memang mahal karena ada beberapa permintaan yg diikut sertakan seperti Offshore, ToT dan OJT. 😀

  39.  

    huahaha…(sampai kepingkal2)…tidak ada laen…pasti “hiu besi”nya bung ps / kawan2 yg nabrak tuh kapal nelayan….blm ada sejarahnya di pantura jatim ada kapal nelayan pecah di seruduk hiu…tapi lho bung ps, itu kapal segitu kalau dirupiahkan mendekati 1 milyar loh…saya yakin kalo tuh nelayan tahu bung ps yg nyenggol saya jamin tuh nelayan akan nyamperin bung ps di office…hehehe

  40.  

    ko bisa ya bung,ks nyengol kapal nelayan?bknx ks uda d lengkapi peralatan cangih,spt sonar/radar,,apa ksx eror systemx bung?kasiankan nelayanx,,klo nelayanx sonotan at sonora ga mslah,lah ni nelayan qta yg lg cri rezeki loh.

  41.  

    yahh…untunglah nyawa msh selamet bung @ arya…gimana coba kalo udah jatuh ke laut lalu sempet “dicicipi” sama hiu beneran atau kesenggol “hiu besi” nyang kebetulan numpang lewat….

  42.  

    Tks bung jalo artikelnya sangat menarik….

    Mau nanya nih, kabarnya skarang LAPAN sedang mengembangkan RKN 420 yakni gabungan tekhnologi antara RX 420 dan C 802. Kabarnya telah di ujicoba secara rahasia. dari hasil ujicoba roket/ rudal RKN 420 dapat menjangkau target hingga 300 km dengan kecepatan 4,2 march.

    Tolong pencerahannya bung jalo, trims sbelumnya…

    •  

      Bung Uluh, maaf baru baca, saya belum tahu info tersebut. Setahu saya masih dilakukan penyempurnaan beberapa tahapan untuk menyempurnakan pengujian tahun lalu. Untuk RKN setahu saya belum sampai 420, kalau RX-420 ada. Kalau RKN itu kodenya 100, 200 dan 300 tidak menggunakan angka 20 dibelakangnya. 😀

      •  

        Btw……kapan kopdarnya dilaksanakan,mas Jalo?

      •  

        Tp untuk rudal gabungan tekhnologi antara RX 420 dan C 802 emang ada ya bung…?

        sorry agak sotoy nih… 😀

        •  

          Kalau masalah rudal itu masuk di Konsorsium Roket Nasional, kalau ada RX 420 dan C 802 karena RX itu roket kalau C 802 itu peluru kendali kenapa tidak C-802 aja, kenapa harus digabung dengan roket. 😀

          Untuk masalah 4.2 march itu belum kayaknya bung, karena kita masih mengerjakan di subsonic belum sampai supersonic. China yg teknologi peroketannya maju aja membuat C-802 kecepatannya dibawah 1 march jadi masih dipertanyakan info tersebut bung. 😀

          •  

            yuups… TKB bung jalo, sukses slalu untuk anda dan keluarga..

          •  

            roket RX-550 kecepatan maximum 7,5 mach… 🙂 (sbg contoh)
            walaupun kita masih mengerjakan di subsonic, seiring dengan penguasaan tehknologi pasti suatu saat rudal made in lapan akan membuat dunia bergetar dengan rudal berkecepatan supersonic… supporting spirit untuk tim ahli kita, yakinlah indonesia bisa…

  43.  

    Klau saya melihat latihan “f22″kemarin dgn upin ipin ada hubungannya dgn perpanjangan freeport+startement menhan tentang minimnya pespur canggih papa bear + kejadian tanjung datok yg di jaga ketat samaTNI + latgab..apa iya asu sampai kirim tu pespur! Monggo..sesepuh warjag ceritain ke kita2..
    Maaf cuma orang pedalaman kagak ngerti masalah ginian..

  44.  

    kutu kupret loncat teruuuuuss

  45.  

    asiiiik…!!!! lontong super pedas siap di sajikan!

  46.  

    Raga bung drajat boleh mati tapi semangatnya harus tetap hidup dan semangatnya bernama ‘kemandirian’.bung @ps seberapa efektifkah torpedo ks midged kita untuk menenggelamkan kapur sekelas real frigate.bung @jalo untuk mesinnya buatan sendiri apa impor?itu hasil penelitia mhs its yg dapat mengerakkan kapal dengan bbm air laut cocok juga digabung ke ks kita.

  47.  

    Om Jalo..dr td ngikutin komen temen2 tp ga ada yg bahas sotong..hasil akhir ampe skrg dah ampe mana ya om..btw denger2 teknologi baling2 kita luar biasa ya ampe mo ngetes cavitation segala..bener2 dah..oiya atu lagi..untuk implementasi vls di cbg class, minimal beratnya berapa ya om..klo cuma 1300ton koq ya kayanya ga mungkin deh..kecuali missile nya diperkecil.. 😀

  48.  

    bagaimana dgn KS Sorryu class japan,, yang akan di akuisisi oleh australia, apa bisa termasuk ancaman yang di perhitungkan bung jalo?

  49.  

    masih terasa sakitnya gara2 kompeni 1-5 buat kompeni

  50.  

    Salam kenal para sesepuh warjag mohon ijin nyimak

  51.  

    artikel tentang TRUE STORY Secuil Kisah Awak
    Hiu Kencana gak ada lanjutan.a ea bung jalo..?
    Salam Nkri buat semua.a

  52.  

    Untuk bung@nara, bung@ps, dan sesepuh warjag lainnya, saya mau nanya ttg kerahasiaan alutsista tni, tentang kerahasiaan ini apa sudah di perkirakan berapa % musuh tau, baik scr kwlitas/kwantitas alutsista kita ? Dan apa sudah dievaluasi penangkalnya bila mrk mempersiapkan strategy trtntu atas sekian % info yg mrk dptkan ? Mohon pencerahannya, maaf newbie love NKRI maturnuwun

  53.  

    Perbandingan U-212 dan U-214

    KS U-212 menggunakan “ A non magnetic hull ” ini wujud persyaratan dari Angkatan Laut (AL) Jerman yang menginginkan KS tidak bisa terdeteksi dikedalaman laut baltic yang rata rata sekitar 56 m.

    Dalam situasi seperti itu, metode pertahanan yang paling penting dari sebuah kapal selam dalam menyelam dan mencoba menghilang dari deteksi sonar. Oleh karena itu, kebutuhan untuk lambung baja non-magnetik sangat diperlukan

    Baja non-magnetik juga dikenal di industri sebagai “sweet steel.” Artinya bahwa itu adalah Lebih LEMBUT dari pada baja yang digunakan di Hull U-214 yang lebih keras.

    Sehingga perwujudan dalam kemampuan menyelam U-214 dapat menyelam lebih dalam dari U-212, tetapi di perairan dangkal seperti lautan Baltik U-212 akan mudah menyelinap dan kabur dari sergapan lawan sementara U-214 mungkin akan ditangkap oleh sonar.

    Karena kekhususan itu U 212 tidak pernah ditawarkan ke Angkatan laut negara lain, sedangkan Italia memesan U 212 saat Jerman belum mengembangkan type U 212, dalam artian U 214 belum lahir.

    Sistem yang diinstal di kedua KS tersebut bisa dubah sesuai selera dan kebutuhan angkatan laut pemesan sedangkan teknologi yang diinstal di U 212 dan U 214 aslinya berselisih waktu sekitar sepuluh tahunan.

    Tonase U-212 sekitar 1450 ton dengan kecepatan 20 knot daya jelajah 8000 NM (14,800 Km) endurance 3 minggu, dengan persenjataan 6x peluncur torpedo 533mm dan IDAS misile.

    Sedangkan U-214 bertonase 1690 ton dengan panjang 65 meter, kecepatan 20 knot, daya jelajah 12 000 miles (19.300Km) endurance 12 minggu, dengan persenjataan 8x peluncur torpedo 533m yang empat diantaranya mampu meluncurkan rudal sub harpon.

    Sesuai dengan tugas yang diemban oleh Satuan kapal selam Deutsche Marine sebagai bagian tak terpisahkan dari NATO Submarine Command, adalah untuk melakukan peran operasi ASW, intelijen, dan insurjensi di perairan Laut Utara dan Laut Baltik.

    Bila diterjemahkan dalam konteks yang lebih riil, Eskader Kapal Selam AL Jerman bertugas untuk memonitor pergerakan KS Rusia yang beroperasi di wilayah kedua lautan tersebut. Dalam menjalankan tugas tersebut, U212 terbukti sangat efektif dan efisien, serta memiliki fleksibilitas tinggi untuk menjalankan berbagai macam profil misi

    Meskipun secara desain mampu beroperasi di kedalaman 430 m (operational depth 430m, hull-crush depth 500 m) berkat high tension HY-80 non magnetic steel, namun pada kenyataannya, berkat desain sirip belakang X serta sistem kemudi yang sangat presisi, memampukan KS ini untuk dengan rileks bermanuver di laut yang dangkal (depth < 50 m), kemampuan yang masih jarang dimiliki oleh Kapal Selam.

    Bahkan Amerika sendiri sampai harus mengeluarkan bermiliar dolar untuk mendesain KS Virginia class agar bisa bermanuver dengan baik di laut dangkal (untuk kepentingan operasi intelijen/insurjen).

    Keunggulan lain Kapal selam ini berkat desain bodi “Tear Drop” sempurna (perhatikan bentuk lambung dan conning tower alias menara anjungan), serta lapisan polimer khusus pada dinding luar lambung, membuat KS ini betul betul senyap, tidak memiliki “hydrodynamic noise” atau derau hidrodinamis yang bisa ditangkap oleh sonar.

    Sudah ditest dilapangan pada Exercise Dynamic Mongoose NATO, sangat susah untuk mendeteksi KS ini dengan sonar aktif, apalagi dengan sonar pasif.

    Plus, dengan propulsi AIP racikan Siemens yang sudah cukup matang secara desain, memampukan KS ini untuk beroperasi dalam “envelope” yang nyaris mirip dengan KS nuklir, tidak perlu surface dalam waktu 45 hari. Jelas, dalam konteks pertempuran ASW, ini sangat-sangat mendukung survivability Kapal selam.

    Kapal selam Kilo

    Kilo Yang lebih berat, besar dan panjang dari KS U-212 dan U-214 mempunyai deterrent tersendiri.

    Dengan tonase 2350 Ton, panjang 74 meter kecepatan 25 knot, endurance 45 hari dengan persenjataan 6 x peluncur torpedo 533 dan mampu menembakkan club S anti ship misile.

    Kilo Sebagai kapal selam yang beroperasi di lautan dalam ocean going dan berperan sebagai kapal selam anti kapal permukaan dan anti kapal selam dilengkapi dengan sonar yang kuat

    Proyek 877 kapal dilengkapi dengan Rubikon MGK-400 Sonar sistem (NATO reporting name Shark Gill), yang mencakup deteksi ranjau dan menghindari dari sonar MG-519 Arfa (with NATO reporting name Mouse Roar).

    Baru pada Proyek 636 kapal dilengkapi dengan peningkatan MGK-400EM, dengan MG-519 Afra juga upgrade ke MG-519EM Sistem sonar yang ditingkatkan telah mengurangi jumlah operator yang dibutuhkan oleh berbagi konsol yang sama melalui otomatisasi.

    Kapal selam buatan rusia untuk sistem persenjataan dan Fungsi dibandingkan dengan kapal selam buatan Jerman rata rata akan lebih besar dan berat.

    Hal ini dikarenakan Kapal selam buatan Rusia prinsipnya memakai lambung berganda, dan cincin penguat silinder pressure hull berada di luar, sementara KS Eropa berada di dalam, disamping itu jumlah cincinnya akan lebih banyak ketimbang kapal selam buatan eropa. Otomatis baja yang digunakan akan semakin banyak dan berat

    Kilo dapat berperan sebagai satuan pemukul berat, khususnya dalam konteks peran anti kapal permukaan. Club S itu adalah senjata penggentar, yang bila digunakan dengan tepat bisa membuat gugus tugas kapal induk pun berkeringat dingin

    Kapal selam Rasa Nusantara buatan PT PAL

    Dengan Kerjasama PT PAL dengan DSME Korea dalam pembuatan Kapal selam jenis Improve changbogo menjadikan PT PAL mampu merakit Kapal selam yang berdasarkan Hul U 209 Jerman.

    Kapal selam ke dua yang akan dibuat oleh PT PAL akan menambahkan cita rasa nasional dispeck kapal selam tersebut: PT PAL bisa membuat kapal selam berdasarkan Jenis untu kebutuhan TNI-ALyang akan menunjang operasi Korps Hiu yaitu :Kapal selam Heavy, Kapal selam medium dan Kapal selam Light.

    Untuk Kapal selam Heavy sementara ini perannya bisa diwakili oleh Kilo class dan Kilo Improve. Suatu saat nanti PT PAL bisa membuat KS merujuk desain Kilo dengan rudal S dan Torpedo kelas beratnya untuk satuan pemukul berat anti kapal permukaan dan Land Attack

    Sebagai alternatif juga bisa membuat Kapal selam berbobot 1800 ton mengusung Teknologi U 214 dengan panjang sekitar 65 meter ber AIP dengan kemampuan meluncurkan torpedo kelas berat dan mampu meluncurkan rudal sub harpon dan dibekali IDAM

    Kapal selam Medium bisa menggunakan desain U-209 dan U-212 sebagai kapal selam patroli sub combat dan Kapal selam dengan kemampuan peran operasi ASW, intelijen, dan insurjensi.

    Kapal selam Light PT Pal bisa menggunakan desain KS mini 22 meter (midget) untuk operasi ASW dan Gerilya laut

    Dengan Road map diatas PT PAL yang sudah mendapatkan suntikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah senilai US$ 250 juta atau kurang lebih Rp 2,5 triliun untuk memproduksi kapal selam di Surabaya.

    Sebagai Modal awal bisa membuat jenis jenis Kapal selam yang dibutuhkan oleh Korps Hiu Kencana.Untuk mendukung Road Map diatas diharapkan PT PAL bisa membangun jaringan net working dengan galangan kapal selam Jerman TKMS yang sudah dimulai dengan PT PAL menggadeng TKMS dalam program over houle KS Cakra yang akan dilaksanakan.

    Dan juga tidak kalah pentingnya memaksimalkan kerjasama perawatan Kapal selam dari Rusia yang sudah di mulai pembicaraannya pada Juli 2013 antara Dubes Rusia dan Kemenhan yang menyangkut Kerjasama Teknik Militer antara kedua negara dalam hal penyediaan material dan renovasi Kapal Selam

    Dan yang Terakhir Dukungan Pemerintah yang ISTIQOMAH untuk kemadirian beralutsista, salah satu upayanya untuk dipertimbangkan yaitu:

    Pemerintah bisa menetapkan kerangka pembiayaan jangka panjang untuk industri pertahanan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Untuk mengembangkan industri pertahanan dalam negeri, karena dibutuhkan kemampuan teknologi juga butuh pembiayaan yang besar.

    “Segera Dimungkinkan untuk membiayai kegiatan tersebut melalui lembaga keuangan, seperti Bapindo tempo dulu”, negara-negara tetangga seperti Malaysia, India dan Thailand sudah memiliki bank seperti tersebut (Bapindo).

    Ke depan, pemerintah harus memberikan dana ke lembaga keuangan yang tugasnya membiayai sektor industri. Hal itu untuk pemberian kredit jangka panjang dengan bunga yang rendah untuk industri pertahanan dan industri lainnya.

  54.  

    Satu abad yang lalu banyak negara Eropa telah membuat kereta api, mobil dan mesin2 industri yang komponennya detil dan rumit dan dengan kualitas metalurgi yang bagus. Dalam sekejap Jepang dan Korea telah mengembangkan industri elektronik tingkat tinggi. Untuk sampai tingkatan Eropa seabad yang lalu Indonesia belum menjangkaunya. Pripun? Pho perlu di ditambah embel2 intelektual “wacana” ?

 Leave a Reply