May 142014
 

Awal mulanya istilah “kepentingan nasional” (national interest) mengacu pada bahasa Perancis raison d’Etat, atau dalam bahasa Inggris, reason of the state, yang secara sederhana diartikan sebagai, alasan-alasan utama eksistensi suatu negara. Pengertiannya tidak berhenti di situ, akan tetapi tersirat di dalamnya apa tujuan yang akan dicapai oleh negara tersebut serta ambisi-ambisi yang terkandung di dalamnya, apakah mengenai ekonomi, militer, budaya dan sebagainya.

Karakteristik utama sistem ini adalah pemeliharaan keseimbangan kekuatan (balanced of power),adanya suatu pemerintahan yang terpusat dan diakui/sah, teritori dengan batas-batas yang jelas, rakyat yang umumnya memiliki asal usul yang sama, bahasa yang sama serta berbagai bentuk budaya yang mengikat. Negara bangsa menjadi instrumen dari kesatuan nasional, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan budaya dan lain sebagainya.

(ilustrasi)

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, kepentingan nasional suatu negara bangsa berkembang juga menjadi sangat beragam, namun yang paling umum dan utama yang secara pasti dianut oleh banyak negara adalah: eksistensi dan kelangsungan hidup negara, kesejahteraan rakyat/bangsa serta KEAMANAN.

Pertanyaannya lalu dimana kepentingan nasionalnya dan dimana kedudukannya terhadap konsep bernegara di atas? Salah satu rumusannya terdapat dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2008 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara yang dikeluarkan oleh Presiden pada tanggal 26 Januari 2008. Dalam Perpres tersebut kepentingan nasional kelihatannya sudah diposisikan pada tempatnya yang sebenarnya, karena selain menjadi landasan pertahanan Negara.

Dalam Perpres No. 7 tahun 2008 tersebut, telah ditetapkan kepentingan nasional Indonesia dalam tiga strata yaitu:

  1. Mutlak, kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berupa integritas teritorial, kedaulatan nasional dan keselamatan bangsa Indonesia.
  2. Penting, berupa demokrasi politik dan ekonomi, keserasian hubungan antar suku, agama, ras dan golongan (SARA), penghormatan terhadap hak azasi manusia, dan pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup.
  3. Pendukung, berupa perdamaian dunia dan keterlibatan Indonesia secara meluas dalam upaya mewujudkannya.

Dari strategi keamanan nasional inilah kemudian dijabarkan lagi kedalam strategi bidang-bidang lain seperti politik, ekonomi, militer, intelejen, sosial budaya dan sebagainya. Strategi militer nasional akan menjadi dasar penyusunan atau perencanaan pembangunan kekuatan pertahanan/militer dengan pengertian bahwa kekuatan militer negara adalah kekuatan inti pertahanan.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia telah menetapkan bahwa postur pertahanan tahun 2010-2029 diarahkan untuk membangun kekuatan yang bertaraf “Minimum Essential Force” (MEF). Terjemahan bebasnya barangkali menjadi; kekuatan pada tingkat minimum yang dapat diandalkan. Kekuatan (Force) disini berkonotasi pada jumlah Alat Utama Sistem Senjata (alutsista) TNI termasuk personilnya serta pendukungnya dari ketiga Angkatan Darat, Laut dan Udara.

Kehadiran MEF ini juga menjadi jalan strategis memantapkan kekuatan pertahanan bahwa pengadaan Alutsista TNI akan diupayakan dari industri pertahanan di dalam negeri. Dalam rangka modernisasi Alutsista, Kemhan dan TNI akan sepenuhnya mengikuti kebijakan pemerintah menggunakan secara optimal produksi industri pertahanan dalam negeri. Kebijakan tersebut amat strategis, karena dapat mengurangi ketergantungan terhadap negara lain seperti yang tertuang di UU Nomer 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan.

DSC_0205

Saat ini pemerintah menjadikan industri pertahanan dalam negeri menjadi prioritas pengadaan. Industri pertahanan dalam negeri pun diikutsertakan dalam penyusunan Rencana Induk kebutuhan Alpalhankam untuk mengetahui kemampuan saat ini. Salah satunya PT Pindad, perusahaan BUMNip ini memproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan kendaran tenpur sebanyak 452 unit. Kebutuhan ini meliputi Panser 6×6 (332 unit), Ranpur roda rantai (45 unit), ranpur roda ban (71 unit) dan Tank Amphibi (14 unit).

Panser 2015-2019

Di tahun 2014 Perusahaan yang berdomisili di Bandung ini sedang menyiapkan sertifikasi Tank Kanon dan rencana pada tahun 2016 untuk tank kanon amphibi. Agar bisa meningkatkan kemampuan produsen peralatan pertahanan, Pindad pun menggandeng sejumlah perusahaan internasional. Kerjasama ini diharapkan membantu misi Pindad yaitu “Menjadi Produsen Peralatan Pertahanan dan Keamanan terkemuka di Asia pada tahun 2023,”.

DSC_0139

Kerjasama Internasional PT. Pindad

Tidak hanya PT. Pindad, dibidang Radio Detection and Ranging atau radar sejumalh perusahan tanah air juga melakukan kerjasama Internasional seperti PT. Inti yg mendapatkan pori pekerjaan sebanyak 40% dengan Northrop Grumman, PT. CMI yg dinilai dunia Internasional berhasil menghasilkan produk baik dan dipilih oleh Lockheed Martin sebagai mitra kerjasama, dan sejumlah perusahaan lainnya seperti InfraRCS Indonesia, IRCTR-Indonesia, dll.

DSC_0189

Lalu bagaimana dengan PT. Len, perusahaan radar BUMNip? Sama seperti yg lain, PT. Len juga bermitra dengan sejumlah instansi dalam negeri seperti LIPI, BPPT, maupun perusahaan swasta lainnya. Tidak hanya itu, sejumlah perusahaan Internasional juga menjadi mitra dalam pengembangan teknologi radar maupun elektronik pertahanan lainnya seperti SAAB, Thales UK, Selex ES, dll. Saat ini PT. Len sedang focus mendirikan pabrik industry photovoltaic atau yang dikenal Len Technopark yang dibangun untuk mengejar Visinya yaitu “Menjadi perusahaan elektronik kelas dunia,” bisa tercapai.

DSC_0199

“Saya optimis di tahun 2016, kita dapat membuktikan

kepada semua pihak khususnya Negara

bahwa Len siap Go Public,”…

(Andra Y. Agussalam-Direktur Keuangan PT. Len)

DSC_0191

Salah satu peneliti mengatakan begini, “Ketika user atau pemerintah percaya, kami pasti bisa semangat pun  akan membara untuk membuktikan bahwa kami bisa memberikan terbaik untuk bangsa dan masyarakat kita,”Semoga upaya-upaya yang telah dilakukan oleh segenap komponen bangsa dalam menguasai teknologi pertahanan mampu mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan disegani oleh dunia internasional. Bersambung…..

(Jalo dan berbagai sumber)

  247 Responses to “Anda Percaya, Kami Pasti Bisa !”

  1. Bung Diego, kalau editan saya kasar mohon diedit ulang ya bung… 😀

    • Ane pamit dulu, lagi ada tugas… 😀

      • Baru mo ditanya bung..yo wis selamat bertugas..semoga selalu sukses bung @Jalo..hehehe

      • @jalo : “Ketika user atau pemerintah percaya, kami pasti bisa semangat pun akan membara untuk membuktikan bahwa kami bisa memberikan terbaik untuk bangsa dan masyarakat kita,”–> kutipan ini menyentuh sekali bung Jalo, seandainya tidak hanya peneliti bangsa kita yang memiliki semangat seperti ini,tetapi para pemimpin bangsa pun memiliki spirit seperti ini juga..

        nb : ternyata ada kerjasama dengan Slovakia, sudah pernah dibabar belum ya bung?? 🙂

      • Bung @Jalo..yg kerjasama ama tracktek dr inggris itu..untuk menghidupkan lagi rapier ya…cmiiw

        • Iya tapu untuk riset bung Akung. Sekarang untuk model baru bung, dengan nama Indonesia selain itu pindad juga membuat meriam anti-pesawat yg mudah2an bisa terkoneksi dengan radar.

          • I see bung..wah gambaran kedepan kita bisa mandiri bgt ya untuk system sam..semoga..aamiin..

          • Kalo yg MLRS buatan asli indonesia udah sejauh mana pengembangannya bung jalo? Kapan nih siap di produksi massal..? Udah sejauh mana jangkauannya? Warhead nya berapa kilo bung? Ketepatan tembakannya apakah udah sesuai standar user?

          • Masiha menunggu uji tabel tembak roket R-Han dulu. Program seribu roket itu untuk itu, nanti tahun depan sudah selesai dan produksi massal.

    • Bung Jalo, terima kasih untuk share nya..! Sangat informatif dan bermanfaat..! Gak nyangka banget ya, ternyata dalam diam, kita juga menggeliat kemana-mana. Bahkan lebih luas dari apa yang selama ini telah diketahui atau bahkan dengan apa yang masih sedang kita cari-cari. Thanks bung, jangan bosan untuk share. Kelak apa yang anda informasikan akan saya jadikan bahan diskusi penting dengan teman-teman dan kenalan dari negara-negara sahabat. Terima kasih, dsn salam hangat..!

      • Sama-sama bung Yayan, semoga bisa bermanfaat. Terima kasih sudah jd jubir kita disana bung, sukses dan sehat selalu bung.

      • Bung @ Yayan, dengan begitu anda secara tidak langsung telah menjadi sales alutsista RI bung, kenalan anda kan banyak orang2 berpengaruh dari luar negeri. semoga berhasil bung! kalau salah ya maaf….! salam hangat untuk anda & keluarga, ditunggu artikelnya yang cetar membahenolnya bung!

    • Bung Jalo mohom pencerahannya, itu yang disebelah Artros II apakah Pantsir ya bung?

  2. telat maning olih pertamax.yo wis,oplosan premium yo ra papa

  3. wow JKGR memang mantab. Kecepatan artikelnya udah nyaingin portal2 berita utama. Ha3…

    Makasih bung Jalo dan para sesepuh warjag. Rasanya gak ada habis2nya bersyukur ada blog warjag ini yg punya kontributor2 orang2 penting di bidangnya dan berminat besar pada Kejayaan NKRI.

    Sorri, saya ganti nickname, krn ternyata sebelumnya sdh ada yg pakai nama Donnie Crow. Mohon maaf sebelumnya ke bung donnie crow, bukan bermaksud menyaingi, cmn gak tahu aja.

  4. 5 besar

  5. Mantab bung jalo . Semoga makin jaya Bumnis kita . Jaya lah negeriku

    • Ok saya sebarin clue2nya di foto2 diatas, silahkan cermati… 😀

      • Salam super bung jalo..telat terus nih saya,gg bsa dpet pertamax…barusan bongkar” paketan mesin produksi dri mamarika buat industri pertahanan kita…mesin” yg lama kewalahan buat ngejar trget setoran..hahaha

        • Mesin apaan bung ammo?? buat bikin anoa ya?? 😀

          • Oh bukan bung jalo,klo buat anoa di pusat,ini buat pabrik yang satunya..:)

          • Ooh industri radar ya bung Ammo… 😀

          • mungkin bung ammo dari malang ya..

          • Kayaknya KS yak?? 😀

          • Nah.. nah…. satu lagi perlatan pembuat mesin perang datang hehehehehe…… salute bung.

          • Haha..betul bung alugoro,,anda tahu kan yang dimalang produksi apa?nah sehebat apapun senjatanya tapi kalo gag ada itunya ya gg bsa dpakek dong…alhamdulillah tahun ini banyak pembaruan mesin” buat produksi…

          • Ooohhh ghitu, Syukur Alhamdulillah sudah dapat alat baru. Kalau untuk produksi harusnya tidak menggunakan alat lama, karena mengurangi jumlah dan juga bahaya dalam segi keamanan. Alatnya ada perbedaan ya bung? Diberi pelatihan gak? Sekarang bisa naikin berapa persen bung ammo?? Ada project RnD baru gak?? Jadi saya yg banyak nanya, 😀

          • wah….. dari turen ya ?
            wira wiri gunung layar dong?
            salam kenal bung ammo
            ^_^

  6. Telu….mantap bang jalo…. nambah semangat setelah beberapa atrikel yang lain dqlam minggu ini…. semua jempol,,,,

  7. Mantabbbbb…!!!

  8. Eh enam rupanya

  9. Rejekine No sanga rapapalah… Nyimak bae….!

  10. Bung Jalo nice artikel semoga berlanjut artikel2 yang lainnya PT DI, Pal dll
    selamat bertugas & salam untuk kel,
    TOT amunisi untuk MBT kal 120 mm kok gak ada ya bung Jalo
    Salam trim

    • Terima Kasih bung, dengan ucapan yg sama ya bung, ok yg masalah pertanyaan bung, sudah jalan bung, tim kita lagi mencari material selongsong peluru yg ekonomis. Karena ini kerjasama baru jadi belum dimunculin di atas.

  11. ijin nyimak ya bung @jalo

    salam

  12. mantap semoga segera kita menjadi negara yg maju di segala bidang…aamiin…

    ngemeng2 kasus TNI AL yg katanya gugur oleh nelayan thailand sdh sampe mana yah?..ko ga ada beritanya lagi..?

  13. Mantab Bung Jalo, Lanjuuut…. :mrgreen:

  14. artikel yang mantap… semoga para peneliti kita terus berkarya

  15. Saya pernah Ulas diartikel saya tentang mementingkan Kepentingan nasional..
    Setelah mainset liberal dirubah menjadi mainset Nasionalistik (mementingkan kepentingan nasional)

    Industri pertahanan dan Industri dalam negeri lainnya harus dilindungi dalam Grand Strategi Industri Nasional (GSIN)
    Tugas penting pemerintah ke depan adalah merumuskan secara bersama sama Grand Strategi Industri (termasuk industri pertahanan) apa dan Bagaimana GSIN yang layak dan KONSISTEN dengan nilai nilai UUD 1945.
    Dengan adanya strategi industi nasional yang JELAS. Partisipasi kita Indonesia dalam perjanjian perjanjian Internasional akan memilik ACUAN yang jelas pula. Karena kita akan tahu, apakah harus MENERIMA kesepekatan tertentu di percaturan bisnis global atau TIDAK menerimanyan karena bertentangan dengan grand strategi industry nasional kita.

    Kita pun akan memilik alasan yang KUAT untuk menolak suatu kesepakatn International yang dianggap merugikan KEPETINGAN NASIONAL. Analogi di dunia militer: misal (bila ada) apakah kita sekarang perlu menerima kesepakatan /Traktat Internasional atas kesepakatan tidak mengeksport kapal selam militer, Sementra 10 tahun ke depan kita sanggup membuat industri kapalselam dalam negeri ?. Ini contoh gampangnya, belum mengenai pasal pasal pelik di kesepakatan internasional di bidang migas, pertambangan, ritel, pertanian, perbankan, dunia penerbangan dan lain lain.
    Dengan adanya Grand strategi ini memudahkan para pengusaha, kalangan Industri juga rakyatnya untuk jelas bersikap bagaimana melakukan dan mengisi kemerdekaan ini dan merebut kedaulatan ekonomi kita di tengah derasnya arus keterbukaan Global dan liberalisasi ekonomi.

    Dalam jangka pendek sejumlah kebijakan pun perlu dibuat, diantaranya MEMPERBAIKI aturan aturan, pasal pasal yang merugikan kepentingan nasional yang sudah terlanjur dibuat. Berbagai aturan aturan yang tidak sesuai dengan Konstitusi HARUS segera diganti dan pemerintahah dan parlemennya harus berani melakukan ini….

    Paling tidak Mahkamah Konstitusi bisa menjadi legitimator perubahan aturan aturan ini, karena MK memiliki kapasitas keilmuan yang bisa melihat konsistensi suatu aturan dengan UUD 1945.
    imho

    • Berjalan atau tidaknya Grand Strategi Industri Nasional (GSIN) Semua kembali pada mental pengambil keputusan pemimpin bangsa ini om satrio,apakah mempunyai jiwa nasionalis atau tidak demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa dan apakah mereka Konsisten dengan nilai nilai UUD 1945. kalau masih ditumpangi oleh kepentingan asing ane rasa aga akan ada gangguan om.
      maaf cuma pendapat.

      salam

      • betul makanya kita harus cerdas memilih capres yang kira kira bisa mewujutkan GSIN
        dan cerdas memilah siapa yang diboncengi asing

        salam kembali

        • kalau yang ini ada hoaxnya nggak bung ? .. hehehe

        • Itu inisial ps bung, ckckckck….sorry

        • kalau dari kacamata orang awam seperti ane aga sulit om satrio untuk membedakan mana capres yg dan tdk diboncengi pihak asing,karna pihak asing telihat lebih rapih dan mungkin tersembunyi dlm melakukan tujuannya. apalagi media yang ada sekarang selalu menggiring opini capres tertentu saja dan lsm2 bayaran yg hanya membicarakan elektabilitas tokoh itu2 saja..
          setiap perhelatan pasti ada kepentingan, mustahil sprti sekarang ini “adanya koalisi tanpa syarat”..pasti ada perjanjian tertulis di belakang layar. tdk ada makan siang yg geratis kan om satrio..!!

    • setuju 100% dg pendapat bung satrio yg sangat nasionalis dan punya misi dan wawasan ke depan….

      seandainya capres pasti saya pilih..

    • Klo gak salah cuma satu capres yg bicara industri strategis nasional/bumnis….saya liat di wawancaranya dgn channel news asia…benar tidak bung satrio?

  16. Salam kenal Bung Jalo dan Rekan2 Warjagers.
    Saya percaya dan yakin dengan kemampuan pemimpin2 kita SAAT INI .
    yg jadi kekhawatiran saya pola pemikiran dan ide yg sudah bagus tidak diwariskan, malah ide pemimpin lalu di klaim sebagai alat pencitraan.
    Saya berharap pemimpin2 kita orang yg punya ide dan mampu mewujudkan idenya.

  17. Mantep om Jalo..alkom utk prajurit AD di mdn tmpur stngkat regu, plton, kompi, dst, gmna yah om, apa dah ada kemajuan yg signfkn, klo ya mudah2an latgab th ni dah diuji coba dilapangan ya.

    • Untuk alkom sudah sangat banyak pengembangannya, seperti Radio HFSSB untuk paramiliter, Radio Ruset VHFLegacy maupun Hopping, Radio manpack HF dan VHF, Bang GTA, Tactical SDR, dll… Semuanya sudah disiapkan untuk bisa terkoneksi dengan BMS. Pengadaannya bertahap tergantung kebutuhannya, dan sekarang sudah hampir memenuhi seluruh matra.

      • Jangan sampe pas pak moel sidak di pos2 penjagaan tdk ada alkom ya bung..hhe
        karna ya bung Jalo bilang, pengembangannya sudah sangat banyak..

        salam

        • Itu sudah ada bung, saya rasa yg kemarin masalah kedisiplinan aja… Di pos hansip aja ada alkom kok, mosok di tentara gak ada… 😀

          • Nah itu dia, apa ga malu sama hansip ya kalau pos2 penjagaan TNI tdk punya alkom..hehe

          • Ada bung jalo tp kbnykan telepon klo alkom radio adanya di sentral phb setahu saya.
            Maaf kalo salah
            Ijin nyimak bung jalo artikelnya mantap,nongkrong di warjag tmbh ilmu bg saya.
            Matur nuwun

      • Salah satu yang saya suka kalau antar peralatan bisa saling ngobrol melalui BMS .. heheh .. semoga lancar

  18. Jebreeet Mantab Bung Jalo….terima kasih banyak atas artikelnya, Karya Putra-Putri Indonesia semakin kelihatan & membanggakan. Alhamdulillah….Bung Jalo saya mau tanya, sepertinya konsentrasi produksinya masih di pulau jawa yaa, klw boleh saya usul, menarik jika BUMN produsen alutsista di sebar ke beberapa pulau diluar jawa seperti yg mulai dilakukan oleh PT. PAL yg rencananya akan membuka galangan kapal di Teluk Tanggamus Lampung, pulau jawa kan sudah padat Bung, cukup kawatir juga jika tes rudal nyangsang di genteng rumah penduduk seperti kejadian beberapa tahun lalu…maaf lo Bung Jalo ini hanya usul saja…hehehe.

    • Kalau masalah BUMN Produsen alutsista memang sudah menyebar tidak hanya di pulau Jawa. Kalau untuk tes roket besar juga sudah ada tempatnya bung. Kalau yg di pulau Jawa memang untuk roket kecil karena persediaan lahan, kalau roket besar pengujian dilakukan di wilayah timur. itu sudah pernah kita bahas di artikel2 sebelumnya bung. Klu mau lengkap coba dilihat lagi, 😀

  19. Numpang nimbrung Bung Jalo, kok Papua gak ikut ter-Cover dalam Radar Development?

    • Iya bener bung Steyrious, karena sistem pengadaan kita bertahap jadi pelan-pelan ya bung. Memang ancaman sudah sering kita lihat seperti operasi globe hawk yg dilakukan sonotan dan temannya. Tahun ini sudah ada 2 radar yg akan dipasang disana, radar itu 40%-nya buatan anak bangsa. tahun depan akan diusahakan biar nilai TKDN meningkat, biar harganya bisa lebih murah lagi. Tahun 2024 Insyallah blank spot-nya akan tertutupi termasuk didalamnya penggunaan radar L-Band dan salah satu radar canggih buatan kita yg bisa menangkap sinyal pesawat siluman… 😀

  20. absen

  21. Jadi ingat bagaimana dulu JK memberi kepercayaan kepada PINDAD untuk memproduksi ANOA dan terbukti sukses, Semua tergantung pengambil kebijakan tertinggi di negara ini. Bagaimana kelanjutannya KOMODO, harusnya diproduksi yang banyak dan dijadikan standar kendaraan tempur ringan TNI AD, khususnya di daerah rawan separatis seperti Papua, demi keselamatan prajurit TNI yang bertugas disana.

    • Iya bener bung, mudah2an tahun ini beliau terpilih lagi… Saya pernah bertemu dengan beliau membicarakan tentang industri pertahanan dalam negeri, dan beliau mau mendengarnya dan siap meminta pihak2 terkait untuk masalah ini… 😀

  22. Terima kasih atas informasinya,
    saya seorang mahasiswa HI sangat terbantu dengan informasi yg disajikan disini,untuk bahan kajian tentang pertahanan keamanan dalam negri,untuk eksistensi di dunia internasional.
    Harus banyak belajar dari teman-teman disini
    sekali lagi terima kasih banyak

    • Mari kita sama2 belajar bung Detry, mungkin bung Detry mau menyampaikan unek-unek tentang kerjasama internasional atau masalahnya, mungkin saya dan teman2 bisa membantu…

  23. Artikel menarik bung Jalo…

    Saya agak bingung dengan tulisan ini: …rakyat yang umumnya memiliki asal usul yang sama,… setahu saya rakyat Indonesia sekarang asal usul nya tidak sama, ada banyak dari belahan bumi yang lain, dan bahkan banyak yang LEBIH INDONESIA.

    Kemudian ini :
    Kementerian Pertahanan Republik Indonesia telah menetapkan bahwa postur pertahanan tahun 2010-2029 diarahkan untuk membangun kekuatan yang bertaraf “Minimum Essential Force” (MEF). Terjemahan bebasnya barangkali menjadi; kekuatan pada tingkat minimum yang dapat diandalkan.

    Saya kok lebih senang menterjemahkan MEF seperti ini:
    Minimal “INI” lho yang kita miliki pada MEF 1, 2, 3 dst, dst…. Kalau negara pas punya uang banyak, lebih dari minimal… yo RA PO PO to…. hehehe

    Just IMO, CMIIW…. 🙂

    • Kalau yg pertama saya mengikuti UUD 1945 bung tentang “Bhinneka Tunggal Ika,”…. 😀

      Kalau yg ke dua terima kasih atas masukannya, tapi program dasarnya yaitu pembangunan kekuatan pada MEF dengan hitungan kondisi geografis, jumlah masyarakat dan internasional. Tapi terima kasih untuk masukannya, 😀

      Yup bener bung, setiap program pasti ada tahap penyempurnaan, jika nantinya ekonomi kita kedepan semakin baik, Insyallah penyempurnaan untuk ke taraf Standar atau maksimal bisa terpenuhi.. 😀

  24. Makin mantap industri pertahanan kita. Tp alangkah bagusnya kl sektor prtahanan pangan kita dpt perhatian sprti industri militer yg semakin mendunia….

    • Pangan sekarang mulai ditingkatkan kemadiriannya bung, seperti rencana menjadikan sagu sebagai makanan pokok, dll.. Sekarang sedang di kaji RUU perdagangan, semoga RUU ini bisa mengikuti UU Minerba yg membuat asing tidak semena-mena lagi…

  25. Untuk mendukung itu semua ‘kemandirian teknologi nasional’ harus terus digalakkan dan ditingkatkan terus ‘ketersinggungan’ langsung dunia kampus dengan dunia industri strategis kita untuk level mahasiswa bukan hanya level peneliti atau dosen pilihan tertentu, hal ini untuk membuka wawasan serta mempertajam ilmu ‘bangku kuliah’ para mahasiswa kita yang sangat umum dan mentah untuk level S1 Indonesia. Perlu terus diinfokan dan diberikan kuliah umum dikampus2 serta kesempatan seluas luasnya bagi mahasiswa untuk melakukan penelitian Tugas Akhir atau Skripsi di BUMNIS dan BUMNP serta LIPI, LAPAN dll sehinga akan timbul sinergisitas ilmu dan wawasan antara SDM muda kita dan dunia Teknologi real dan selanjutnya akan muncul banyak bibit2 unggul dan siap pakai untuk meneruskan dan meningkatkan mutu kerja para teknokrat dan peneliti senior.

    Ini saya kira cara paling sederhana dan murah membangun Kemandirian Bangsa dalam teknology krn semua itu bertumpu pada SDM yang mumpuni dann regenerasi yang terus menerus………krn teknology tidak akan berhenti. CMIIW

    • Bagus sekali bung…..biar potensi anak bangsa tersalurkan dengan baik ini butuh ‘kedekatan’ antara lembaga2 strategis diatas dg seluruh civitas akademika dg pola interaksi secara langsung by P to P atau B to P krn pola langsung menimbulkan efek pengenalan dan kedekatan yang masive istilah yu nani ‘tak kenal maka tak sayang’ jd lembaga2 tersebut harus open dan human friendly agar bisa menimbulkan efek ketertarikan dan kebanggaan untuk terlibat didalamnya.
      Seperti Timnas u-19 kita bagaiman roadshow dan road map nya untuk menjaring potensi2 muda yang unggul walau tersembunyi dan kemudian mengasahnya dengan program2 yang bagus dan unggul…dan lihat hasilnya benar2 ‘moncer’ dan membanggakan semua rakyat prestasinya serta bagaimana rakyat serasa ikut memiliki dan menjaganya. CMIIW maaf sotoy

    • Akan ada efek bahwa menjasi ‘kutu buku’ itu ada hasilnya yang membanggakan demi rakyat dan negara, menjadi kuper tidak gaul tp waktu habis di lab dan perpustakaan itu tidak ‘nggilani’ krn negara lagi butuh dan masa depan terjamin krn ‘kutu lab’ ada tempat pengabdian yang membanggakan dengan jaminan masa depan krn tidak harus untuk bekerja di perusahaan yang ‘gaul’ dan mentereng yang mensyaratkan kepribadian yang macam2 yang kadang membelenggu bagi type ‘kutu lab’ yang introvert, belajar fisika itu bisa membanggakan dan bisa jadi makmur meskipun berkutat dengan lab….jd tidak harus gelar bisnis saja yang bisa membanggakan dan makmur dll dll.
      Intinya hrs ada apresiasi dan tempat aktualisasi meskipun bukan uang melimpah seperti gelombang kegilaan anak2 Indonesia yang bangga menjadi pemain bola seperti idola mereka di timnas u-19…
      Semua anak2 sekarang gila belajar bola baik di SSB maupun sekolah…… CMIIW

    • Yang sekarang pada tertarik kan gila menjadi ‘politisi instant’ sampai apapun dilakukan untuk nyaleg untuk menjadi anggota leg……
      Mulai hutang ratusan juta buat modal padahal miskin dan menjadi ‘gelap mata’ untuk menyandang status ‘anggota yang terhormat’….atau sekadar nampang di daftar caleg….padahal ga ada modal rencana dan visi misi jelas….baik yang dari dusun terpencil sampe yang pendidikan tinggi anggota masyarakat terpandang jadi edan …… he he
      Euforia mungkin krn dianggap inilah ‘pekerjaan satu satunya’ di negeri ini yang terhormat dg gaji dan status sosial yang membanggakan……. jd semua dipertaruhkan dan jadi rebutan mulai yang bodo sampe yang pinter CMIIW

    • jika unpad aja dirangkul (yang tidak pernah terdengar kiprahnya di bidang teknik), lapan juga seharusnya merangkul univ lampung (pemenang kompetisi uav mahasiswa terakhir) dan unikom bandung, jawara bidang robotik yang telah berkali2 memenangi kompetisi internasional di amrik.

  26. bung jalo mau tanya..? sedikit menyimpang dari topik.. dg pembelian arsenal begitu banyak apa ada rencana penambahan jumlah personil tni..? trim’s.

  27. Selamat siang para warjag semuanya..
    Selamat siang @Om jalo
    @ om jalo dan para warjag semua mau tanya dong tentang KFX/IFX yg katanyamau di down grade oleh pihak korsel..
    Tapi para pemimpin kita keliatan’y tenang2 aja..
    Apa kerjasama sama korsel itu cuma sebagai kamuflase dan ada kerjasama strategis lainnya yg lebih menjanjikan ya om?..

    • Kerjasama itu beneran bung, masalah downgrade atau tidak sebenarnya belum ada info resmi dari sana. Karena saat ini tim Korea sedang study banding di beberapa negara salah satunya menargetkan LM. Sebenarnya memang kita sudah merasa keganjilan tapi saat ini mungkin pemerintah sedang mencari solusi lainnya. Tunggu di MEF kedua

      • Trima kasih om jalo pencerahannya..
        Saya pribadi suka gemes denger berita kerjasama dengan korsel yg kaya’y gx ikhlas mungkin ya kerjasama dgn kita.. Mulai dari lontong sampe KFX/IFX..
        Saya tunggu om jalo artikel2 selanjutnya yang membangkitkan rasa nasionalisme saya pribadi khusus’y dan para warjag semua
        Trimakasih sekali lagi om jalo

  28. Artikel yg menarik bung@jalo..memang sudah semestinya bangsa ini harus berbenah & bangkit dari keterpurukan. semuanya menjadi pembelajaran untuk bangsa ini untuk menuju kemandirian & kebangkitan bangsa ini, Alhamdulillah sekarang sudah nampak hasilnya walaupun blm terlalu besar namun bisa menjadi awal yg baik untuk kedepannya..rakyat sudah jenuh dan lelah dg tingkah laku para elit politik yg tdk berpihak pada rakyat & bangsanya, justeru malah menghancurkan bangsanya sendiri..semoga semua warjager & rakyat INDONESIA khususnya bisa memilih PEMIMPIN NEGERI ini yg AMANAH serta berjiwa NASIONALIS..!! Semoga bangsa ini tdk tercebur kelobang yg sama lagi dikarenakan pilihan yg salah dlm memilih PEMIMPIN…Salam buat para sesepuh & warjager semuanya..!!

    • Iya bung, saya akui kemajuan ini berada di era pemerintahan presiden kita yg sekarang dimulai dari Perpres No. 7 tahun 2008 hingga akhirnya keluar UU nomer 16 tahun 2012. Semoga pemerintahan kedepan makin menyempurnakan lagi, seperti kata bung Java, teknologi itu tidak pernah mati jadi “WAJIB” hukumnya kita bisa dalam berteknologi… 😀

  29. bung jalo, di wilayah papua kok tidak di kasih ring warna merah pada gambar yang ada. apakah hanya kamuflase saja dari yg sebenarnya sudah mencakup sebagian philipine-guam-selandia baru dan australia. jauhhh itu…dan sudah bertipe early warning jika sudah ada.

    kami tunggu pencerahannya.thx

  30. Bung@jalo pingen nanya klo pengembangan pespur bango J-10bd. Buatan anak negeri yg dari surabaya itu bener ngak bung .??

    • Ada yah? Saya baru denger bung amhar. Kalau boleh tahu, itu buatan anak surabaya mana ya?

      • Maff bung jalo mkn brt hoak aj nih nga spesifik .td cma kgt aj pas buka internet tentang pespur kok keluar mknypgn nany bung jalo yg ahliny..
        Maaf y bung jalo.
        Bhassbol J-10BD ‘Bango’ pesawat misterius dari Surabaya”PROJECT CHENGDU – BHASSBOLL INDUSTRIES” General characteristics 

        • Nah itu bung, saya bukan ahli…. 😀
          Ok saya sudah check, dan saya bingung dengan nilai max. speednya Mach 2.2 at altitude, Mach 1.2 at sea level. Lalu secara MTOW-nya 19,277 kg. Saya bingung hitung2ngannya gimana ya??

          Kalau sudah masuk supersonic pasti dilakukan uji coba di tempatnya Lapan, karena di Indonesia cuman lapan yg punya terowongan angin supersonic. Semoga tercerahkan bung, 😀

          IMO

          • Makasih bung jalo atas pencerahanya . Sy hny bsa membalas dgn doa aj smoga bung jalo tambah sukses

          • Waduh baru baca, ternyata saya di doain… Terima kasih bung amhar, dengan ucapan yg sama ya bung

  31. Nice artikel bung jalo ditunggu artikel selanjutnya.
    Matur nuwun

  32. bung amhar proyek yang anda sebutkan sepertinya proyek khayalan dari warung sebelah ( k**k*s), jangan diambil hati , proyek itu sebenarnya tidak ada…..

  33. apa iya ini ada hbugnnya ma drone yg mncoba ngintip ddaerah timur trus dgebung ma buk minah bung..maaf jika salah..

  34. saya sering liat peta indonesia,tapi kok ada wilayah kalimantan bagian utara yang abu-abu yah..???bisa di jelaskan ??

  35. @ mas Jalo

    terima kasih banyak untuk artikelnya…

    satu yang selalu menggantung dalam benak saya… banyak objek yang sudah berhasil kita teliti dan kita produksi…

    tapi TKDN-nya rata-rata masih di bawah 50%… Ban anoa saja kita masih import dari Continental
    Komponen pesawat aja bisa ribuan jumlahnya… dan saya yakin sebagian besar kita masih import… sementara kita punya visi menjadi pemain dalam kancah industri dirgantara internasional…

    walaupun sekarang tidak ada negara yang bisa memenuhi kebutuhan komponen-nya sendiri… tapi bukan berarti kita bisa terlena dan terus menerus import dong… devisa negara terus keluar, mengurangi pendapatan negara… belum lagi ketika kondisi darurat perang… bisa-bisa keran import komponen terhenti sama sekali…

    teman kita di regional cuma brunei dan kamboja… malaysia dan australia sudah memproklamirkan posisi mereka terhadap kita… disadari atau tidak, potensi terisolasi selalu membayangi negara kita…

    kita sudah menghabiskan trilyunan uang rakyat untuk mengejar tot dengan berbagai pabrikan alutsista dunia… tugas negara sekarang adalah mengubah ilmu yang didapat menjadi barang jadi yang siap pakai… menghasilkan alutsista yang dibutuhkan tentara… ketika tahapan itu selesai, maka tugas berikutnya adalah mengamankan pasokan komponen yang dibutuhkan alutsista buatan lokal tadi

    Yang ingin saya tanyakan,

    1. adakah road map dari KKIP untuk industri penunjang industri strategis agar walaupun lambat, tapi TKDN tiap alutsista yang kita hasilkan bisa semakin besar agar semakin menjamin kemandirian kita…

    2. adakah stimulus-stimulus yang diberikan pemerintah untuk menumbuhkan industri-industri komponen lokal… karena industri tidak bisa terus menerus disubsidi… industri harus menemukan keuntungan dan pangsa pasarnya agar bisa bertahan dan terus menerus melayani kebutuhan negara

    Mohon bantuannya mas Jalo… terima kasih

    • Maaf nih baru baca bung Afiq, maklum ya bung UU kita baru terbentuk tahun 2012 jadi maklum ya bung.

      1. Ok untuk masalah ini sudah diatur di UU nomer 16 Tahun 2012 pasal 43, bunyinya gini “kandungan lokal dan/atau ofset sebagaimana dimaksud pada huruf e paling rendah 35% (tiga puluh lima persen) dengan peningkatan 10% (sepuluh persen) setiap 5 (lima) tahun.

      2. Sekarang Pak DI sudah mulai melihat masalah tersebut, contohnya menurut Pak DI kita perlu membuat pabrik mesin, lalu bentar lagi akan ada penggabungan yaitu PT BBI dan PT Barata Indonesia. Kedua perusahaan ini akan disiapkan untuk mendukung masalah mesin pertahanan. Lalu kita baru menasionaliasi PT Inalum. Perusahaan ini akan disiapkan untuk mendukung material pesawat, seperti N-219 itu TKDN-nya 60%, untuk impor cuman 3 komponen aja. Lalu untuk propelan, pemerintah sudah menyiapkan PT Dahana yg bekerjasama dengan Hanwa (kita dapat aset 60%). untuk industri hulu baja dalam negeri, sekarang Kemenperin sedang menyiapkan Gunung Garuda, produsen baja terbesar di Indonesia untuk membantu PT KS, disini termasuk baja khusus. Lalu untuk teknologi shape charge, untuk energetic materials BPPT kerjasama dengan PT. Dahana. Untuk komponen roket, Lapan juga sudah mulai meneliti bahan material yg nantinya akan digunakan di Industri Strategis, dan masih banyak penelitian lainnya.

      Jadi maklum bung, baru tahun kemarin UU itu berjalan, karena KKIP sebagai tim pengawas baru dibentuk tahun kemarin melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2013. Jadi harap sabar bung, untuk arah kemandirian saya sudah melihat kita mulai berkembang bung. Kalau skrg memang belum kelihatan karena baru beberapa bulan, mari kita lihat 10 tahun kedepan. 😀

      • @ mas Jalo…

        terima kasih atas informasinya…

        menggembirakan… sungguh menggembirakan… semoga industri komponen yang lain bisa segera disusulkan

        • Iya bung, industri tekstile pun sekarang lagi ditingkatkan agar bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri. mari kita berdoa mudah2an pemerintah kedepan tidak mencegatnya dan berharap malah menyempurnakan menjadi lebih baik.

  36. LHO,,,KITA KOK BISA??!!!

    Tuh saya sudah teriak bung Jalo, monggo dibeber yang strategisnya hehe

  37. Kemandiriaan Rudal adlh Wajib kita kuasai berkaca dr perang irak,Serangan Pertama pasti rudal jarak jauh untuk menghancurkan target 2 vital bt melemahkn musuh.Aplgi Indonesia adlh Negara Kepulauaan sngat mudah dioprek2 oleh sonotan,asu,&upil.Saya pengennya disetiap pulau2 stategis da rudal yg mngkoper bts 2teritory kita mngingat bukan jaminan negara kita bs damai,@bung Jalo Tekhnologi ICBM,Kita bs menguasai Alhmdulillh…biarlh it menjadi Secret…thanks ats infonya…

  38. Absen

  39. Hello para rakyat pecinta tanah air. Selama ini saya adalah silent reader forum ini. Salam hangat dari saya untuk senior-senior yang bekerja dengan Kemenhan dan para pasukan yang aktif di forum ini. Untuk topik ini saya begitu terharu dengan mengatakan Kita Bisa. Saya dapat menjabarkan sedikit ide dan penjelasan saya yang akan mengupas sedikit masa lalu.
    Melihat perkembangan dunia militer sekarang ini, saya begitu bangga dengan keberanian Presiden SBY dalam membuat keputusan dan kebijakan peningkatan research and development industri ketahanan dalam negeri. Baik PINDAD, PT.DI, PT.PAL, dll. Dapat dikatakan bahwa sumber daya manusia Indonesia sudah lebih baik dari 10 tahun lalu dan meningkat begitu cepat seiring perkembangan ekonomi. Untuk masalah KKN, hal tersebut adalah sebuah proses dalam kemajuan bangsa yang akan terus berproses sampai pada akhirnya Bangsa Indonesia akan siap dalam era kemandirian dan kesejahteraan. Dahulu adik dari nenek saya satu angkatan dengan Purnawirawan Jenderal Sudrajat dan pesan beliau sebelum beliau meninggal 2 tahun lalu adalah Banggalah terhadap Bangsamu karena sebenarnya bangsa ini pintar namun mudah dipecah belah oleh isu Agama saja. Hal ini yang terus saya pegang sampai pada akhirnya saya melanjutkan sekolah saya di negeri Ratu sampai saat ini.
    Saya begitu bangga menjadi orang Indonesia di mana kebanggaan itu adalah
    1. Kita adalah negara yang begitu plural dan majemuk;
    2. Orang Indonesia lebih tahan banting baik mental ataupun fisik dibandingkan dengan negara lain;
    3. Angka kreatifitas rakyat Indonesia semakin meningkat;
    4. Bangsa kita masih mau belajar akan sejarah karena ketika saya berdiskusi di sini, banyak generasi penerus dari teman-teman saya tidak mengetahui sejarah detail bangsanya
    Maka saya begitu bangga kepada kawan-kawan sekalian yang begitu mencintai NKRI bukan karena hanya faktor militer yang kuat namun karena kita adalah tonggak penerus berikutnya. Sekian pendapat saya rekan-rekan. Salam seperjuangan dan teruslah berkarya.

    Indonesia Raya

    • slamat berjuang bung, sering2 mampir dsni yaa..salam kenal

    • Selamat datang bung Daltob, saya sering bertemu dengan teman-teman dari berbagai negara. Dan disitu bisa dilihat kemampuan kita sejauh apa?? Karena “mereka” sudah melihat kemampuan kita, makanya “mereka” akan selalu menjauhkan kita dari apa yg dinamakan teknologi. Untuk itu diperlukan seluruh persatuan dan kesatuan bangsa agar bisa menjaga kemajuan ini. Dan Alhamdulillah sudah beberapa tahun ini kita mulai bangga, apalagi lahir UU Nomer 16 tahun 2012, membuat kita semakin bangga.

      Saran saya satu : Teknologi itu tidak akan berhenti, jadi kejarlah teknologi tersebut meski harus menempuh jalan yg “berliku”. Mengutip ucapan pak JK : “TIDAK SELAMANYA KITA MENJADI KONSUMEN ASING,” 😀

      • ”Kalau kita tidak punya nilai tambah, kita konsumen nilai tambah, kita konsumen orang China, Jepang, Amerika. Apa yang terjadi? Kita gali sumber daya alam kita. Habis alam, rusak mobil, rusak televisi, rusaklah semua,” ujar Kalla saat membawakan kuliah umum di Kampus Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah

      • Sampai lupa, salam buat keluarga ya bung Daltob, semoga Bung Daltob dan keluarga sehat selalu. yuk kita berjuang bersama-sama membangun negeri kita tercinta ini. 😀

  40. saya nyobain masuk di group FP militer sebelah, ada postingan dimari di copy paste di threadnya, abis itu member kena bully tanpa dia bisa berucap, haduuuhh….

  41. IKUTAN BUNG STMJ .
    LHO KITA KOK BISA…?? BIKIN PSU Bung JALO itu kan membutuhkan teknologi cangih .kita kan hanya bisa bikin roketny aj…. bgmn tuh.?

  42. Nice artikel bung jalo, semoga para peneliti kita dapat terus memberikan yang terbaik untuk negara ini, aamiin

  43. kalau teknologi teleportasi, bisa itu bung Jalo diajak ki kxxxxxo,..tapi saya tertarik dengan senapan kinetik bung. Adopsi sistema H&K XM 8 apa tidak menarik tim riset kita bung. Pula meriam magnetik pulse semacam yang kita lihat di film transformer 2 ya?..apa itu termasuk wacana juga ya?

  44. KITA BISSSSSSSAAAA…!!!!

  45. Bung Jalo…rudal yg kelihatan ini pertahanan udara jenis apa? Melihat dari bentuk ujungnya seperti Buk M2

    http://www.radioaustralia.net.au/indonesian/sites/default/files/imagecache/ra_article_feature/images/2013/05/3/4666944-3×2-700x467_0.jpg

  46. ternyata kita bisa mkasi infonya bung. ditunggu lanjutannya

  47. Mohon maaf Bung Jalo jika yg saya sampaikan tdk scr langsung berkaitan dng yg disampaikn oleh Bung Jalo, kalau boleh usul spy di kota2 besar, obyek2 vital, daerah perbatasan, daerah pesisir, pulau2 terluar, SAM dr jarak menengah, jauh dan pendek utk platform anti pswt tmpur, drone, helikopter, satelit, pswt angkut, pswt peringatan dini, utk platform anti kpl permukaan, anti kpl selam, anti kndaraan dan pswt amphibi.

    • Bung Drakula itu semua adalah mimpi peneliti kita memenuhi alutsista TNI kita. Dan sebagian besar sudah dibuat dan sisanya sednag dikembangkan. 😀

      Di artikel2 sebelumnya sudah saya cecar clue2 pengembangan yg disebutin bung Drakula… Coba cari coba cari artikel Cintailah Industri Strategis Indonesia, disitu ada sebagian pengembangan yg disebutin Bung drakula. Semoga terbantu 😀

      • Terima kasih atas jawaban yang disampaikan oleh Bung Jalo. Jawaban yang disampaikan Bung Jalo banyak memberikan informasi.

        • Oh iya Bung Jalo, apa pemerintah kita ada memanggil ilmuwan/ti kita yg ada di luar negeri kita spt yg di jepang yg mengembangkan drone, di inggris mantan hacker yg bisa memindahkn posisi satelit, dll spt yg dilakukanjerman sblm melakukan persiapan perang dunia ke – 2, tapi kita tdk bermksud utk memulai peramng dunia ke-3 atau selanjutnya, tentunya dng menjamin keamanan, kesejahteraan, sarana dan fasilitad serta modal penelitianjg pengrmbanga . Material alutsista dan rancang bangun alutsista?

          • Ohiya BungJalo, apa adada penelitiandari ilmuwan/ti kita utk membuat senjata mefanmagnet ygdpt mrlumpuhkanalutsista musuhkita ygmenggunmenggunakanperangkat elektronika?

          • Bung drakula, anak2 bangsa yg diluar itu ada juga yg membantu program2 kita. Kehadiran mereka di Universitas2 juga diperlukan sebagai link kita. Contohnya pak Josaphat, beliau banyak membantu seperti kemarin seminar Electronic warfare di Jatim, beliau menyampaikan akan membantu agar kita bisa mengejar teknologi modern. Beliau juga membantu baik masalah radar dan satelit. Dengan link beliau, banyak ilmuwan2 kita yg di siapkan untuk belajar atau joint research disana, seperti peneliti kita diajak untuk mempelajari muatan satelit microbolometer.

            Yg dimaksud medan magnet, ada sejenis senjata Rail Gun. Kita sudah melakukan sejumlah riset tetang masalah ini. 😀

  48. Ikut nyimak utk membangun rasa nasionalisme ya agan2 smuanya,,

  49. 1 hal yang membuat saya sedikit bingung bung jalo,

    kenapa lapan menyatakan klo kita baru bisa menerbangkan satelit thn 2039 yah,,???

    apa bisa kita membuat ICBM klo utk menerbang kan satelit dgn jangkauan 700 km saja harus nunggu 2039..?

    denger denger sih banyak faktor yang blum dikuasai, salah satunya material yang tahan panas dan lentur, dan teknologi lainnya , cos negara 2 maju pelit memberi ilmu nya

    apa benar demikian atau ::?

    • Untuk material panas dan lentur kita sudah buat dengan komposit aluminium berpenguat partikel keramik. Komposit aluminum berpenguat partikel keramik mempunyai sifat mekanik seperti kekuatan, ketangguhan dan tahan temperatur tinggi serta ringan sehingga dapat diaplikasikan untuk material tabung luar roket yang awalnya menggunakan material baja S45C. Kita melakukan pengubahan bentuk dengan proses extrusion.

      Untuk yg 700 km pada tahun 2039, itu sudah masuk satelit komersial dengan berat 1 ton. Tahun 2021 Insyallah kita akan meluncurkan satelit dengan berat 50-100 kg (satelit mikro). 😀

      Kenapa lama? karena membuat space port itu membutuhkan waktu lama. Pembangunan Centre Spatial Guyanais (CSG) di Kourou itu membutuhkan waktu belasan tahun, coba dilihat berapa banyak negara yg ikut dalam project ini. Jadi maklum bung 😀

      • Note bung Jalo..berarti bukan roketnya yg lama..tapi space center complex nya yg butuh waktu ya..klo gitu sembari nunggu space center jadi..gimana klo ngembangin yg buat pertahanan..ampe 4 digit? 😀

        • Iya bener sekali bung Akung, untuk membuat space port yg banyak yg harus kita kuasai ada roket, satelit, bus satelit, Penjejakan dan Kendali Wahana Antariksa, ruas bumi, integrasi satelit, muatan satelit, analisis satelit, penginderaan jauh, pengujian keselamatan peluncuran dan masih banyak lainnya.

          Kalau kita mulai dari tahun 2015, kira-kira membuat kayak gini kira2 butuh waktu berapa lama? Gimana dengan anggaran kita, apakah bisa mendukung percepatan pembuatan space port seperti gambar dibawah ini?? 😀

        • Kalo design master plannya sendiri sdh ada gak bung dalam bentuk maket 3D ? Ini proyek besar nih bung Jalo, kalo bisa dilibatkan architect dalam negeri untuk perancangan dan perencanaannya bung 🙂

          • Iya bener sekali bung Master, sekarang masih dilakukan pembuatan rencana induk dengan master plannya. Pokoknya 2015 proyek ini akan dimulai, ada beberapa mitra yg mengajukan diri atau kita ajak sebagai mitra seperti China, Russia, Iran, Jepang dll…. Mudah2an akhir tahun sudah ada jawabannya 😀

          • Wah wah,,, sebagai salah seorang alumni architect, sangat sangat kesemsem dengan design master plant nya bung Jalo, soalnya ini yang pertama di Indonesia, dan yang pasti designernya bakalan disumpah dulu kali ya bung, soalnya ini bangunan banyak rahasia negara didalamnya, smoga material bangunan yang dipakai terlindung dari jejak satelit militer asing yang pastinya akan mencoba ngintipin dalemannya nih gedung 🙂

          • Iya bener, kalau sudah berhubungan dengan space port pasti disebelahnya ada markas angkatan udara. 😀

            Nanti kalau sudah jalan, saya harus nutup mulut deh, clue-cluenya tidak boleh keluar lagi. Jadi masih ada waktu, 2015 semua silent. 😀

          • Betul bung Jalo, dari ring 3 saja pasti dah ketat minta ampun, apalagi kalo mo ampe ring 1 heheheheheeh….. semoga ini cepat kelar bung dan satelit made in Indonesia bisa meluncur ke luar angkasa lewat NKRI juga.

          • Amieen, mari kita berdoa dan selalu menjaga agar proyek ini tidak digagalkan orang2 yg tidak bertanggung jawab. Bismillah….

  50. hadir nyimak bung.komik yg bagus
    saya suka itu.salam damai bung jalo.tq

  51. Maksutnya menjangkau Hainan bila radar itu ditaruh dipulau terluar kita
    misal dinatuna sebagai base Kogabwilhan tengah
    Imho

  52. Klo yg mengarah ke pinoy kan buat antisipasi base di subic..cmiiw

  53. Nah loh, N-250 Advance itu ranahnya bung WH…
    Mudah2an beliau bisa hadir, 😀

  54. wah,…. tambah terang benderang tuh bung Nara, semoga aja secepatnya itu radar di gelar bung.

  55. Yup bener sekali bung Nara, kalau ada yg mau bukti coba lihat di 2 foto terakhir artikel diatas. Tolong dibaca dan dicermati, semoga bisa membantu. 😀

  56. out putnya menghasilkan 4 jenis radar berbeda tapi saling terkoneksi, mantap bung dan semuanya made in Indonesia.

  57. jkrtgtr obat anti maling..tiap malam mantangin layar sambil begadang..apa lagi klu ada hoex dri sesepuh bung nara,bung ps,bung jalo bung yayan..bikn muntah2 sampai 9 bulan..salam buat para sesepuh jktgtr..

  58. Helo rekan-rekan, maaf baru bisa membalas dari Bung Jalo. Begini teman-teman saya indikasikan kekayaan Indonesia yang sebenarnya berdasarkan isu angin di negeri ratu.
    Kekayaan Indonesia :

    A. Geothermal
    Indonesia memiliki kekayaan cadangan geothermal yang sangat besar dan termasuk 3 besar di dunia. Geothermal merupakan energi yang aman bagi lingkungan dan perlu diingat sumber daya energi ini begitu “menggiurkan” bagi asing. Mengapa banyak power plant kita dari bbm, gas, atau batubara ? Coba kawan-kawan lihat semua sektor yang sudah saya sebutkan dikuasi oleh asing. Saya bukan anti asing, namun lebih begitu menyakitkan kalau kita dijajah oleh Bangsa sendiri.

    B. Angin dan Air
    Ketika saya pertama kali tiba di negeri ratu, saya begitu heran mengapa listrik tidak pernah padam di negeri ini padahal konsumsi listrik begitu besar. Apakah hanya karena nuclear power plant ? Saya menanyakan teman saya yang alumni UCL (University College London) dan King’s College. Jawabanya adalah tenaga angin dan air. Biaya investasi pun lebih murah dan ramah lingkungan dan untuk saat ini banyak ilmuwan di negeri ratu sedang mengembangkan generasi selanjutnya untuk angin dan air ini. Saya kaitkan kembali dengan Indonesia. Mengapa pemerintah kita tidak berani untuk mengambil teknologi ini? Seperti jawaban saya di atas, sekolompok negara maju mau menahan laju kemajuan negara kita agar tidak seperti China. Mengapa saya tidak memasukan India? Karena dari sisi perhitungan ekonomi, India sedang mengalami defisit dan hanya fokus ke satu bidang, yaitu teknologi komputer ( 60% pegawai microsoft adalah India). India bisa membangun militernya, karena India sendiri mengandalkan konsumsi dalam negeri bukan ekspor, seperti kita.

    C. Minyak dan Gas Bumi
    Mungkin saudara-saudaraku di Indonesia mengatakan bahwa, minyak Indonesia akan habis dan gas akan habis sekitar 10-15 tahun lagi…… Apakah Ia demikian? Coba kita renungkan keberhasilan pengeboran minyak tidak pernah diumumkan (hanya 5% yang diumumkan). Mengapa? Karena hal ini ada faktor tekanan kartel minyak Singapura. Apakah kita tidak heran, mengapa ada nama Marina Bay di Singapura ? Hal yang unik bukan. Selain itu, pemerintah kita memang SENGAJA untuk mengatakan kepada pihak asing bahwa stock bbm kita habis. Padahal…. stok minyak dan gas kita masih ada. Namun kembali lagi, Presiden SBY begitu cermat dan saya akui beliau Pintar dan Nasionalis. Beliau memikirkan generasi penerus kita agar bisa menikmati SDA yang ada (bukan ketua PPP ya).

    D. Uranium
    Hal ini yang sebenarnya saya harus beranikan cerita. Saudara-saudara sekalian, cadangan uranium kita itu masuk 5 besar dunia. Dapat dikatakan salah satu yang terbesar dunia. Anda mau tahu di mana letaknya ? Letaknya yang sekarang sedang di gali oleh Freeport. Alasanya seperti ini, mengapa sekarang PT. Freeport ngotot tidak mau membangun smelter di Indonesia? Bukan karena perkara bea jual yang kemahalan. Namun karena mereka takut ketahuan bahwa mereka telah membohongi kita dalam perjanjian kontrak yang dapat dibawa ke dalam Arbitrase Internasional. Tanah yang selama ini mereka kirim langsung ke Amerika atau melalui daerah lainya banyak mengandung Uranium. Jadi selama 30 tahun lebih mereka ada di Indonesia, listrik Amerika sampai 2050 pun akan aman karena sudah mempunyai stock uranium yang cukup. Hal ini berkaitan bukan dengan aksi LSM yang melarang pembangunan reaktor nuklir ? coba telusuri pendanaan LSM tersebut dari mana sumbernya dan hal yang membuat saya kaget adalah di pasar gelap, harga uranium begitu mahal. Seandainya kita dapat manfaatkan sektor ini dengan pengawan ketat, saya bisa melihat Indonesia akan terang terus, terus terang dan sumber listrik so dekat.

    Mohon maaf apabila terlalu panjang penjelasanya, karena saya menjelaskan dari segi ekonomi yang berkaitan dalam pencapaian pemenuhan MEF. Saran saya untuk senior-senior atau saudara-saudara yang bekerja di Kemenhan, mari panggil kembali orang-orang pintar Indonesia yang ahli di bidang uranium, baja, dan mesin. Tidak sedikit mereka merindukan Tanah Air dan mereka banyak terdampar di negara Leopard, Shell, dan Liberty. Sekian dulu saudara-saudara, saya lanjut dahulu dengan bacaan lainya. Salam hormat dan rindu dari jauh.

    Indonesia Tanah Airku, tak akan aku melupakanmu
    Lewat forum aku bertemu, tidak sedarah namun aku anggap kita sering bertemu

    Jayalah Indonesiaku

    • Terima kasih sudah menyampaikan informasi dan sharing ilmu kepada kita disini bung Daltob…

      Bener seperti yg dijelaskan bung Daltob, makanya kita sekarang perkuat UU kita seperti Minerba, lalu menyusul RUU Perdagangan, dll. Untuk teknologi angin, sekarang Lapan dan Kemenristek sudah berhasil membuat teknologi ini untuk skala industri. Sekarang tinggal lihat kebijakan KemenESDM aja, karena anggaran Lapan dan Kemenristek itu tidak besar mereka hanya berkutat pada penelitian saja. Lalu untuk tenaga air, sudah mulai ada beberapa perkembangan salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut yg diteliti oleh BPPT, dan ini juga sudah siap masuk ke dalam industri. Sekarang sudah dimulai untuk daerah-daerah terluar dulu, tapi itu skala mikro belum produksi. Semoga kedepan sudah masuk ke skala produksi, 😀

      Contoh Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut/Ombak

      Untuk Uranium bener, dan kita sudah belajar dari masalah tersebut, makanya diterbitkanlah UU Minerba, agar uranium kita tidak diangkut semena-mena. Yang perlu dikhawatirkan adalah anak bangsa merusak apa yg sudah dibuat untuk Kemajuan Bangsa Kita, seperti saat ini asing melalui anak bangsa mau menghancurkan UU Minerba.

      Sekali lagi terima kasih sudah sharing disini bung Dalbot, sukses terus disana bung.

      • Oh ya bung, soal Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut/Ombak, kalo saya tdk salah dapat info, sekarang ini kan PLN lagi kerja sama dengan jepang untuk membuat teknologi ini di selat sunda, kebetulan tetangga saya orang PLN yang sekarang sdh ditarik ke pusat untuk menangani langsung project tersebut bersama para karyawan pilihan PLN lulusan jerman. Kalo tdk salah juga pernah diadakan penelitian di selat lombok ya bung Jalo.

  59. bung daltob@ mantap pencerahanya..indonesia kaya sumber daya alamnya..banyak sungai2 yang bisa di manfaatkan sebagi sumber listrik trbarukan dan rmah lingkung..banyak daerah trpencil blm bisa mnikmati alirn listrik,jika smber daya bsa dmanfaatkan dgn smaksimal mungkin..aliran sungai yg ada bsa djadikan sumber listrik..yang jd prtanyaan saya apakah ada sistem yg salah dr hulu dn hilirnya..sesepuh mohon pncerahnnya..maaf bila ad yg salah..

  60. Bung Fly, yg menarik itu adalah New Generation 3D multi Role Radar… 😀

  61. radar yang mana lagi ini, seperti nya sudah pernah ada clue nya tapi lupa di artikel mana ya?? 🙂

    http://www.ausairpower.net/PLA/JY-27-VHF-Radar-2S.jpg

    seperti ini apa ya??cmiiw

  62. Satu lagi Bung Nar, kalau g salah inget Bung Nara juga janji mau ngebocorin hasil rapat sama bos yang besar dan tinggi untuk matra darat dan laut, konon sebelum tgl 15 mei. nah hari ini kan dah tgl 15 bung Nar,.. hee.he..he.. Masalahnya masih kepingin muntah.. rasa-rasanya kayak fly klo ngebaca hoex hoexss…

 Leave a Reply