Jan 092016
 
Anggota ISIS di Utara Provinsi Raqqa

Anggota ISIS di Utara Provinsi Raqqa

Seorang anggota ISIS mengeksekusi ibunya sendiri di muka umum karena sang ibu memintanya untuk meninggalkan kelompok itu, demikian menurut para pegiat HAM Suriah yang berbasis di London.

Menurut saksi mata, Ali Saqr, yang berusia 21 tahun, membunuh ibunya, Lena al-Qasem, 45 tahun, di luar sebuah kantor pos di Raqqa, Suriah.

Raqqa dijadikan ibukota oleh ISIS sejak mereka merebut kota itu pada bulan Agustus 2013.

ISIS tidak mentolerir pembangkangan dan menerapkan hukuman yang brutal yang kerap dilakukan di depan umum.

Kelompok pegiat HAM Suriah (SOHR) dan kelompok pegiat bernama Raqqa is Being Slaughtered Silently melaporkan peristiwa eksekusi ini.

Lena al-Qasem menyatakan kepada anaknya bahwa pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat akan “menghapuskan” ISIS dan mencoba meyakinkan anaknya untuk meninggalkan Raqqa bersamanya.

Sang anak menceritakan pendapat ibunya kepada kelompoknya, dan ia diperintahkan untuk membunuh sang ibu.

Ali Saqr dilaporkan menembak ibunya di luar kantor pos tempat sang ibu bekerja, di hadapan ratusan orang.

Sejak kelompok itu mengambil alih sebagian wilayah Irak dan Suriah, ISIS, telah mengeksekusi sekitar 2.000 orang dengan alasan homoseksualitas, perdukunan dan kemurtadan.

BBC.com/indonesia

 Posted by on January 9, 2016