Sep 162016
 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Komisi I, Bobby Adhityo Rizaldi, memberikan tanggapan tentang delay-nya rudal C705 saat diluncurkan dari KRI Clurit-641 pada Latihan Armada Jaya XXXIV/2016.

Menurut Bobby, pemerintah harus melakukan investigasi terhadap insiden itu, sekaligus melakukan evaluasi terkait kesepakatan pembelian senjata asal Tiongkok tersebut.

β€œSaya dukung TNI Angkatan Laut untuk menunda kerjasama militer dengan Tiongkok dalam hal kontrak rudal C705, dan membatalkan niat untuk membeli lebih banyak lagi dan mengalihkan pada Alutsista utama dari negara lain,” ujar Bobby seperti dilansir Sindo News pada Jumat (16/9).

Anggota DPR yang membidangi Pertahanan Keamanan ini mengatakan bahwa insiden rudal C705 dapat membuat efek gentar militer Indonesia melemah di mata negara-negara sekitar. Terlebih menurutnya, rudal C705 rencananya akan digunakan untuk menjaga kedaulatan negara di Laut Cina Selatan. ?

Bobby menjelaskan bahwa ?pembelian rudal C705 sudah sampai kontrak ketiga di tahun 2015. Menurutnya, kandungan lokal antara PT DI dan CPMIEC Tiongkok juga sudah harus dievaluasi.

Sumber: sindonews.com dan poskotanews.com

Berbagi

  95 Responses to “Anggota Komisi I DPR Minta Pengadaan Rudal C705 Dievaluasi”

  1.  

    Gagal Maning….Gagal Maning….Itu Sudah Biasa Son, Pokoke Kita Jangan Putus Asa Son, Ngerti Ora Kowe…..Son ?

    •  

      tadi suruh impor banyak”, skrg hasil tot, apakah hasil tot bisa menggunakan nama yg sama dengan rudal impor yang namanya c705, hebat dari sisi mananya mbah? daya ledak? lawong delay bgitu, trus mbah jg bilang dg waktu 5 mnit kapal masih aman mendeteksi, emang berapa kecepatan rudal c705, dg jarak target kapal karimata, andaikata, bilamana, jikalau , apabila, misalkan, seandainya perang betulan, bisa ga tanpa bantuan rudal lain, atau anti rudal untuk menangkis serangan dari kapal karimata( red kapal musuh bila perang), apa kira” ga blarrrr tuh kapal yg ujicoba rudal c705, emang dg 5 menit kcepatan 20 knot kapal sdh sejauh berapa ribu kilo seh mbah? mohon dijelasinnn lah, saya yg ga paham rudal ini,

  2.  

    Ampun mbah…

  3.  

    C-705 rudal tidak punya mutu.. πŸ˜€

    •  

      C705 bukan karya anak Indonesia, tepatnya karya anak negeri China.

    •  

      Mbah bowo

      Belum mbah ..rudal C-705 belum menjadi rudal karya anak negeri.

    •  

      Carin…

      menurut yang saya dengar gagal’a rudal yakhont mengenai KRI karang banteng bukan karena rudal’a yang jelek,,,tapi karena tiada’a radar pendukung untuk membingbing rudal menuju sasaran..tapi pada uji coba kedua TNI-AL menggunakan’a Helli sebagai radar penyambung dan hasil’a dengan 1 rudal KRI karang banteng tenggelam ke dasar samudera..sementara C-705 selain delay 5menit ada informasi rudal juga melenceng dari sasaran..dan ini sangat membahayakan KCR kita..bagaimana dalam peperangan nyata..5 menit bagi rudal musuh yang memiliki kecepatan di atas mach 2 bisa menenggelamkan kaprang TNI-AL..
      namun semoga saja delay’a C-705 dapat ditemukan solusi terbaik untuk mengatasi’a , karena bagaimanapun juga untuk saat ini C-705 adalah rudal andalan terdepan KRI , walau ada yakhond namun KRI yang mampu mengotong’a sangat terbatas ( Hanya KRI OWA )

      Salam

    •  

      Emang yg kmu rasa rudal bowo giman rin..?? Bukannya kecepetan..blm di pencet dah keluar…
      Ha ha ha..

  4.  

    Makan yang kenyang Mbah biar awet Ngecemes nya..

  5.  

    Sasaran nggak bergerak,,, kok bisa- bisanya nggak kena ya???…

  6.  

    DEK RASYID, SEBAIKNYA BERDEBAT BIAR CLEAR MASALAHNYA, KARENA DEK RASYID YANG SEJAK KEMARIN M,BAH PANTAU PALING KRITIS MENGKRITISI RUDAL C 705, MBAH TIDAK TAU MAKSUD DEK RASYID ITU SEPERTI APA ?

    SETAHU MBAH, RUDAL DIMANANPUN DI DUNIA INI, DELAY ITU FAKTOR SANGAT BIASA,. MBAH LIHAT DI YOUTUBE RUDAL S 300, S 400, BRAHMOS, YAKNOT, KALIBR, PATRIOT MALAH GAGAL LUNCUR DAN ADA YANG MELEDAK DI UDARA.

    •  

      C705 yang dibeli RI bukan lagi efek penggentar melainkan efek penggetar saja.

      C705 has no deterrent effect anymore but it is only a vibrator.

      Yang kita butuhkan rudal sungguhan.
      Yang didemokan mungkin rudal sungguhan (berita tidak transparant).
      Yang dikirim rudal-rudalan yang dicat C705.

      Edisi masih ngambek.com

  7.  

    harus dicek jg piranti elektroniknya, jangan2 ndak kompatibel dgn yg terpasang di kapal
    seperti kasus senjata rusia yg diluncurkan dari platform barat, ada perbedaan di arus listrik yg terpakai
    yg rusia pake 24 volt, sedang barat pake yg dibawah 24 volt jd harus pake adaptor biar bisa matching

  8.  

    Akan jd bola liar scr politis. Bbrp petinggi akan dipanggil ke dpr dan memberikan penjelasan dari a smp z.
    Segalanya akan terbuka disana termasuk yg selama ini di prasangkakan bhw ada yg mengambil keuntungan pribadi saat pengadaannya..

    Jadi inget adu pendpt warjager dulu saat ada artikel ttg kpk tdk bisa masuk scr mendalam ke institusi tertentu..

  9.  

    Mungkn mentalnya cuma mental kacung Mbah. Biar dibilang pinter dan hebat, makanya paliny banyak koar2nya. Masa sama Mbah Bowo aja sdh minder. Mereka gak percaya kalo rudal Mbah Bowo pasti dijamin dasyat kan Mbah.? Apapun kapal perangnya, rudalnya tetap C-705. Betul Mbah.?

  10.  

    Mata lu soak..lu naik pesawat delay 5 menit gimana reaksi lu apalagi ini mengenai alutsista,kcuali lu udah ga peduli nyawa2 prajurit dan kedaulatan negara

    Waktu itu berharga..

  11.  

    Rakyat yg mana..?

    Dari warga jkgr aja udah bisa diliat mayoritas komennya kaya gimana,kcuali rakyatnya lu amplopin..

  12.  

    Rudalnya buat pesta kembang api malam tahun baruan aja pasti lebih moncer..xixixi

  13.  

    Itu yg sok pinter jg ikut tiarap Mbah. Itu yg nda suka dng rudal Mbah Bowo. Pokoke C-705 rudal mantep tenan Mbah.

  14.  

    C 705..Itu rudal no 1 di dunia..kok bisa delay sampai 10 menit,ini pasti ada apa apanya…!!!

  15.  

    Gk usa, mbah.. Kasian nanti yg komen Di tegur marah marah ahahahaha atinya ketusuk, mirip sate ati Di tukang bubur…

  16.  

    emang waktu gladi resik gak ada..????

  17.  

    trus hebate rudal ini apa?
    lemahnya apa mbah….ben jelas….

  18.  

    rakyat mana yg merasa aman? saya sbagai rakyat merasa ragu n kuatir klo TNI AL ttep pake rudal 705 ini..

  19.  

    Ngene lo woombahwo….rudalmu mejen titik..!!!apa alesanmu..sebagai empunya singkek..situ harusnya kasih penjelasan knpa bisa bgituu? Kasih akesan..katanya pinteeer? Pinter butuh penjelasan bukan retorika woo..bowoo…ra mutu kw woo koyo rudalmuu…mejeeeen

  20.  

    Klo menurut saya, sebaiknya dilakukan kalibrasi ulang antara rudal C705 dengan peralatan elektronik yang terpasang dikapal, panggil distributornya untuk membantu proses kalibrasi dengan didampingi insinyur lokal, kemudian dilakukan ujicoba penembakan ulang, lakukan hingga hasilnya akurat. Yang namanya peralatan elektronik “wajib dilakukan kalibrasi” supaya bisa bekerja dengan maksimal dan optimal.

    Apabila telah dilakukan upaya kalibrasi dan hal lain namun akurasi tidak mendapat hasil sesuai yang diharapkan, maka pemerintah berhak mengajukan komplain kepada produsen, karena kualitas produk mereka tidak baik. Bila mereka tidak bisa menyediakan rudal sesuai yang dijanjikan maka lakukan proses pengembalian saja.

    •  

      dan sebagai produsen, mereka pastinya akan berusaha maksimal untuk mencari solusinya, karena kegagalan ini akan mengakibatkan konsumen atau calon konsumen untuk menjadi tidak percaya dan enggan menggunakan produk mereka.

  21.  

    Bisa jadi sih…
    Delay 5 menit itu disengaja….
    Biar tot murni dikasi ke indonesia…trus negara lain kaga mau ambil…dn negara lain tdk tau dahsyatnya C705…mreka hanya tau C705 failure…
    Kita tunggu hasil evaluasi nya…hehe

    •  

      Setidaknya…kcr hasil karyawan anak bangsa…telah lulus uji tembak rudal…serem juga kan…indonesia sudah bisa buat media luncurin rudal dr Kapal…kedepan nya…truk..tank medium…kapal selem…hehehehe

  22.  

    Ente ojo asal ngomong Wo, kecepatan dan keakuratan sangat vital. angka 5 menit sangat berarti, ini urusan nyawa Wo.

    Misal berhadapan dengan kapal musuh, C705 mengalami error maka tamat riwayatnya. Bisa jd santapan empuk rudal anti kapal musuh.

    •  

      Mungkin itu target di setting buat dikenalin sebagai Kapal China, makanya sistemnya jadi tidak bekerja dengan semestinya πŸ˜€ bila di setting sebagai kapal Amerika atau Filipina mungkin akan langsung meluncur, bahkan sebelum di tekan tombolnya πŸ˜€ hahahaha

  23.  

    Bung lingkar…bung arum manis saya suka komen anda…

    •  

      saya sebenarnya kurang begitu suka dengan produk china, namun karena kita sudah terlanjur membeli, maka mau tidak mau kita harus bisa mengetahui kelemahan dan cara mengatasinya, terlebih kita mendapat ToT untuk rudal C705 juga, sehingga apabila masalah ini tidak ditemukan solusinya, maka berarti kita akan mendesain dari awal lagi rudal C705 dan ini membutuhkan waktu yang lebih lama menurut saya.

      •  

        @lingkar

        Anda boleh berargumen apa saja, tapi kalo “barang baru dibeli” udah payah kayak gitu, suruh bawa pulang aja barangnya….beres!!!!

        Soal mau dikalibrasi ulang atau apapun itu istilahnya, itu mah urusannya orang pabrikan

    •  

      maaf komen keduanya kurang tepat

      ini sudah penembakan c-705 yang keberapa kali oleh TNI AL ?

      kenapa masih ada teknisi china? berarti sejak penembakan pertama masih gagal dan belum dianggap memenuhi syarat2 dalam kontrak pembelian.
      ini masih seperti acceptance test / commisioning test, dan teknisi vendor akan memastikan segala aspek teknis mutlak sesuai dengan spec mereka (all systems go), karena ini menyangkut reputasi / hidup-mati produk mereka di mata calon pembeli lain sedunia.

      masalah radar ? terlalu elementer untuk TNI AL, karena SSM udah jadi mainan mereka sejak jaman styx di komar class, terlalu meremehkan jika diasumsikan mereka gak menguasai masalah ini, lagian juga ada teknisi china yang memastikan validitas data sasaran bagi rudal mereka -(sekali lagi ini masalah hidup/mati bagi produk mereka).

      apalagi masalah kecil2, kalibrasi instrumen, voltase / frekuensi dlsb kalaupun semua ini pernah jadi masalah pasti sudah dieliminir mengingat ini peluncuran kesekian..

      http://1.bp.blogspot.com/-pQwRYeAD8BQ/T3Kmr4_BQNI/AAAAAAAABCA/r5w6BI1o4fo/s1600/Komar-Class-boat-launching-a-missile-wiki.jpg

  24.  

    Rudalnya karatan kayak bus transjakarta. Semprot dgn wd40 atau perasan jeruk nipis biar karatnya melorot.

  25.  

    Terbukti 2x tni membuat malu china.
    1 peristiwa cg di natuna
    2 peristiwa ujicoba rudal produk china
    Kita tdk tau apa yg trsirat dibalik smua kjadian ini.
    Tni strooong

  26.  

    Mbah Bowo

    Bagaimana jika KRI berhadapan dengan musuh di medan tempur..?? 5menit bagi rudal musuh dengan kecepatan di atas Mach 2 = berapa kilo meter mbah ??? Pada uji coba rudal yakhont dengan target KRI karang banteng dengan jarak 150km , yakhond hanya membutuhkan waktu 1 menit..jadi 5 menit C705 sama dengan menunggu datang’a yakhont yang ditembakan pada jarak 750km mbah , sementara kita semua tahu jarak maximal yakhond adalah 300km …maka saat C-705 delay yakhond sudah menenggelamkan KRI kita mbah , hanya dengan waktu kurang dari 2 menit

    •  

      NAAH INI SEKARANG LO BILANG LAGI RUDAL KW KARYA ANAK NEGERI, TD DIATAS LO BILANG SURUH TETEP IMPOR NIH RUDAL KW.
      LAMA LAMA GW RUDAL COCOT LO WOO…WKWKKAKAKA…

  27.  

    untuk membedakan mana alutsista MEF 1 atau MEF 2 bisa dilihat dari :

    Daftar alutsista MEF 1 yang resmi adalah apa yang disampaikan oleh WAMENHAN Safri Syamsuddin kepada media yaitu :

    TNI AD (21 item), TNI AL (19 item), TNI AU (14 item), namun hanya 45 item yang bisa serah terima pada tahun 2014, sisanya baru datang setelah tahun 2014 …

    alutsista MEF 2 resmi adalah apa yang tercantum dalam Rencana Strategis 2015 – 2019 dari BAPPENAS untuk ke-3 matra TNI …

    memang belum terlalu jelas karena tidak boleh menyebut merk, namun kita masih bisa menduga-duga …

    selain itu bisa diperiksa silang dengan data dari SIPRI …

    oleh karena itu jangan nyinyir dulu sama pemerintah JKW, karena sepanjang alutsista tersebut sudah tercantum dalam Rencana Strategis 2015 – 2019, maka peluang untuk alutsista tersebut dibeli cukup besar …

    datangnya alutsista gahar JKW nanti sekitar 2019 – 2022 … sabar saja …

  28.  

    bowo lebay…
    wkwkwkwk

  29.  

    kalo nomer satu ya nggak lah,
    cuma salah tempat aja, atau salah racikan.

    cms nya kcr itu emang pendek jangkauannya (krn gabungan sama type radarnya), lha kok pake rudal yg bisa diatas 100 km ?
    sayang rudalnya atuuuh.
    sasaran 50-60 km kemarin, kcr aja agak kesulitan utk tracking, eh ini malah harus ditembak.

    sebaiknya kelas kcr pake rudal yg jangkauannya 70km aja, udah cukup,, bisa lebih ringan pula, kan jadi bisa bawa lebih banyak (walaupun blm ada yg spek pas banget gitu).
    radarnya juga ganti pake yg main di kelas C band, jangkauan pas tuh.
    kalo sekarang kan pake yg kelas KU band, lha keliatan kan masalahnya, kenapa kemarin kesulitan nembak

    sayah coba KU band di jarak 30km aja nangis bombay, ini 60 km ??

    hehehehe

    •  

      EH SI BOWO KENTIR ADA DISINI, SUDAH AYO PULANG DISURUH DAGANG MALAH KABUR, NOH GROBAK COMBRO DAH MANTENG…AYO JUALAN SONO MALAH NGAJAKIN DEBAT, MALU MALUIN ARTI DEBAT AJA KAGA NGARTI…WKWKKAKAKA..

    •  

      @onthel

      Omonganmu ra nyambung mas!!!

      Trus gunane nduwe cn-235 patmar karo helikopter arep nggo opo?

      •  

        gak nyambung gimana um ?
        memang radarnya kcr terbatas kok.
        mau dibantu cn 235 atau heli ? monggo, cuma itu gak sesuai lg dg konsep gerilya hit n run kapal kecil menghadapi kapal besar. itu blm mikirin nyambung systemnya.

        solusi nya, ganti radar yg lebih kuat, jd tuh rudal bisa kepake di jarak maksimumnya

        •  

          @onthel

          Yo wes sakarepmu mas

        •  

          Kalau jangkauan segitu emang harus pake pesawat apa heli yang bisa OTHT/Ovee The Horizon Targeting.. KCR g sanggup mikul heli, jadi umpama perang g bisa bergerak sendiri.. Harus ada CN P heli yang bisa OTHT
          Emang harusnya bisa juga sih C-705 jarak jangkauan di bawah 100km, tp sayang Rudalnya Buduk

  30.  

    ada yang ngebelain ni rudal mati matian ,. bilang ni rudal bagus lah,mantap lah .. padahal nyatanya tu rudah dah delay 5menit dan meleset.. dulu benci china tapi sekarang belain produk china .. apa karena ini rudal hasil kerja nyata idola dia ya? jadi orang jo plinplan coy…. hahahah

  31.  

    Hebatnya Rudal C705 itu apa ? Dari segi jarak tempuh & hulu ledak nya paling kecil (utk nembak kls korvet) dan akurasinya sdh terbukti payah. Padahal combat system nya pakai sewaco dari china sendiri (1 paket). Dan pada setiap uji coba, teknisi dr pabrikan pasti ikut terlibat dlm hal persiapan/supervisi. Jadi C-705 nya aja memang barang KW (kadang bs bagus/jelek) masa tembakan kedua KCR tsb meleset (KRI Kujang & KRI Clurit). Ada brg/produk dr china yg lebih baik dr buatan Jepang, Eropa, Amerika ? Sama std Korea aja blm tentu lebih baik.

  32.  

    SEBAIKNYA GANTI RUDAL NYA DENGAN RUDAL MOSKIT BUATAN RUSIA,BIAR LEBIH GAHAR MENGHADAPI KAPAL INDUK.
    SEMUA TENANG SAYA JG DL PENGEN MBAH BOWO CEPAT2 MATI,RUPA NYA DELAY 5 MENIT,AKHIR NYA SETELAH DELAY 5 MENIT AKHIR NYA MBAH BOWO MATI JUGA WKWKWKWKWK

  33.  

    tidak mau beli buatan dalam negeri karena kwalitas eh ternyata buatan luar negeri juga masalah kwalitas. Sepertinya harus ada garansi

  34.  

    “Bobby menjelaskan bahwa ?pembelian rudal C705 sudah sampai kontrak ketiga di tahun 2015. Menurutnya, kandungan lokal antara PT DI dan CPMIEC Tiongkok juga sudah harus dievaluasi.” Menurut pernyataan di atas, apakah C705 sudah diproduksi di Indonesia?

  35.  

    .mungkin setelah ini…missiles China C705 …semakin mudah diproduksi dalam negeri…
    nanti kita perbaiki kekurangannya …
    dengan kegagalan ini..pihak China mungkin semakin mempermudah izin lisensi nya …
    Kita Ada bargaining Power untuk negotiate…

  36.  

    Di gembar gemborkan di media dari sebelum latihan akan menguji coba rudal C705, eee la dalaah laaah kok malah katrok rudalnya, pas di hadapan presiden lagi ?!

    dan menyebarlah ke seluruh dunia Rudal KRI TNI AL made in China delay 5 minutes !!!

    Keren dah…mantap

    *hadeuh tepok jidat dah…

  37.  

    INDONESIA SDH DITAKDIRKAN MENJADI BANGSA KACUNG,,BANGSA PENJILAT,DAN BANGSA PENGHAMBA..???

    Berarti termasuk rakyatnya jg ya.? Kan rakyat bagian dr bangsa. Ente rakyat Indonesia kan.? Berarti ente kacung penjilat donk..
    …xixxixi

    Salam otak ora mikir.. πŸ™‚

  38.  

    @mbah bowo : C705 belum karya anak bangsa, RX series adalah karya anak negri…
    Lain kali jadi tua bukan karna karbitan dan kalau menuliskan komentar jangan kangkung genjer kesana kesini…
    Kalau anak bangsa kita diberikan kepercayaan lebih, saya yakin LAPAN dan lainnya dapat memproduksi rudal sekelas USA, RUSIA terlebih lagi hanya untuk kelas CINA…
    Negara kita banyak jalan di tempat karena kebanyakan melirik kanan kiri dan calo yang kerjasama dengan petinggi negara…
    Sebagai catatan, negara kita sudah memiliki banyak rudal yang TOP lalu apa susahnya rudal tersebut di bedah, di teliti, riset, modif dan di test…
    CINA dapat maju dengan cepat karena tidak hanya mengandalkan TOT dari RUSIA
    CINA terkenal karena copy pastenya dengan material yang kualitasnya di bawah yang asli…
    Semua bergantung kepada nyali petinggi di negara kita, apakah kedepannya ingin membeli barangnya CINA atau mengikuti keberhasilannya CINA dengan modif citra rasa INDONESIA

  39.  

    Mbah Bowo kena asepnya C-705 aja sudah Mendhem,.. masih Oleng ya Mbah..

    China itu cuma bisa mbajak produk Mbah, tapi mutunya Ndak ada.. karena orientasinya ambil untung, mutu No sekian.. mungkin kalo ToT C-705nya udah di garap PT DI, Pindad, LAPAN, LEN, baru rudalnya To’cer πŸ˜€

  40.  

    mbah bowo ketelak karet gelang kayaknya,,,

  41.  

    Sarapan dulu Mbah, biar kuat ngecemesnya sampe pagi..

    Lah kalok rudal sudah delay, trus g bisa kena target buat apa hayo? G ada gunanya Mbah.. masih ampuhan Senapan Angin kalo gitu..

    Samean sih, kena asap peluncurannya C-705 saja sudah mendhem.. kayak orang nyimeng ae.. mangkanya kalo buka warung jangan di laot Mbah, mbah.. hihihi.. πŸ˜€

  42.  

    PERCUMA DEBAT SMA MBAH BOWO DIANYA AJA TIDAK TAU. PALINGAN CUMA BISA BILANG” AYO DEK DEBAT SMA MBAH” TPI DIANYA AJA SOMPLEK, …..WKWKWK

    INGAT WO 5 MENIT ITU TERLALU LAMA KECEPATAN RUDAL SKRG 2 DETIK AJA UDH BISA SAMPAI PULUHAN KILO METER.

    NUNGGU RUDAL KW 705 MELUNCUR…..EEEHHH TAUNYA MBAH BOWO UDH DISERUDUK RUDAL TRUS KAPAL LAWANNYA UDAH PADA PERGI EEEEH BARU MELUNCUR RUDALNYA KW 705 BOWO…..WKWKWKWKWKWK.

  43.  

    rudal china gagal gitu dibeli, minta alih teknologi syaratnya harus beli banyak lagi, habis devisa, nantinya produksinya rudal gagal, maunya nembak kapal perang musuh eh malah nantinya jangan2 terbangnya malah ke markas TNI AL di Surabaya, gimana tuh, payah, mendingan coba rudak produksi swedia yang gencar ditawarkan.

  44.  

    Show me the money …

  45.  

    udah sasaran nya salah. keluar nya lama lagi.. udah keburu ketembak pake rudal C705.. sama lawan perang nya. bowo sok2x an komen.. apa yg mau di komenin rudal nya aka kyk gitu…

  46.  

    Perhatikan keselamatan dan NYAWA para prajurit, ………… jangan KOMISI saja yang diperhatikan !!!!!!

  47.  

    C705 lola loading lama … Ora botol pulpen mblas

  48.  

    @eriana,la sumbernya dari kumpulan orang2 itu, dia dendam kesumat sama basuki,dan dendam kalah pilpres, kumpulan orang2 tak ada kwalitas

  49.  

    Up to mbah bowo…
    Manakah yang pure hasil anak bangsa : RX Series atau C705 ???
    Tolong di pahami arti TOT dalam sekala luas…
    Bisa saja TOT dengan Indonesia hanya di bidang bahan baku dn perakitan, untuk softwarenya serta mekanisme lainnya masih made in China

  50.  

    Menurut saya pribadi, Indonesia memiliki orang pintar di segala bidang…
    Mengenai rudal Indonesia sebenarnya mampu melebihi C – Series Cina, hanya saja para ahli dan petinggi negara kita banyak yang kurang akur dalam beberapa hal.
    Semua telah di buktikan dari penerus kita yang masih duduk di bangku sekolah hingga universitas banyak memperoleh mendali olimpiade, belum lagi para orang pintar yang mempunyai gelar yang memiliki hak paten di semua negara dan lainnya yang mungkin akan panjang di bahas di sini.
    Semua kembali kepada manusianya dan kecintaan kepada tanah airnya..

    Salam santun…

  51.  

    @waduh

    1. TIDAK ADA pengadaan 8 Apache dalam Renstra 2015 – 2019
    (kontrak Apache adalah pada bulan Agustus 2013)

    2. tidak ada pengadaan 11 helikopter AKS pada Renstra 2015 – 2019
    (kontrak helikopter AKS adalah pada bulan November 2014 – 2 minggu setelah JKW menjadi presiden RI)

    # Program MEF 1 (2010 – 2014) :

    – Pengadaan 8 Apache
    – Pengadaan 11 heli AKS

    # Program MEF 2 (2015 – 2019) :

    – pengadaan lanjutan Apache
    – pengadaan full combat mission untuk heli AKS

    silakan kamu cari di program BAPPENAS adakah pengadaan 11 heli AKS untuk RENSTRA 2015 – 2019 ?

    JAWAB : TIDAK AKAN PERNAH ADA

    YANG ADA IALAH PENGADAAN “FULL COMBAT MISSION” UNTUK HELI AKS

    stop kebencianmu …

  52.  

    Di evaluasi sih boleh tapi mendingan di evakuasi aja tuh rudal ke tj. Datuk diarahkan ke utara biarpun tar serawak sabah dipasang baterai penangkis rudal toh mereka ga akan mengira kalo larinya rudal malah ke semenanjung. Bener-bener rudal yg canggih, cuman kita aja yg blm menyadarinya.

  53.  

    @mbah bowo. Rakyat mana yang lu bilang mau dilindungi rudal gagal tu. Orang yang bikinnya aja malas make tu rudal . kita mau makenya sedih amat, macam ga ada yang lain aja.

  54.  

    sogokan kurang, minta uang sangu itu, tau sama tau, delay di software nyalahin hardware, ujung ujungnya itu para bintang dikasih jeep wrangler. ASU lapdog di indon mah banyak.

 Leave a Reply