Anggota TNI Korban Pengeroyokan, Tewas Ditusuk

Denpasar – Anggota TNI Prajurit Dua (Prada) Yanuar Setiawan, umur 20 tahun, menjadi korban pengeroyokan dan penikaman oleh sekelompok pada Minggu, 9-7-2017 di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali. Jenazah korban kemudian divisum di RSUP Sanglah, Denpasar.

Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit di Denpasar, menerangkan berdasarkan pemeriksaan luar tubuh korban, ditemukan luka terbuka pada dada kanan dan telinga kanan.

“Penyebab korban meninggal dunia, karena mengalami luka terbuka akibat ditikam di dada kanan yang menembus paru-paru dan jantung,” ujar dr Ida Bagus Putu Alit.

Dokter Ida Bagus Putu Alit menjelaskan, korban, Minggu 9-7-2017 pukul 09.00 Wita diterima tim forensik RSUP Sanglah Denpasar, kemudian dilakukan otopsi pukul 14.00 Wita.

Muhammad Johari, teman dari Prada Yanuar Setiawan yang turut menjadi korban pengeroyokan, mengalami patah rahang sebelah kiri dan masih dalam penanganan tim IGD RSUP Sanglah.

Sebelumnya, Muhammad Johari sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Surya Husada Nusa Dua, namun karena patah rahang itu dinilai cukup serius, maka Johari pun dibawa ke RSUP Sanglah.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, sebelum kejadian, korban yang sedang libur pendidikan Infanteri di Dikjur Infantri di Pulaki, Singaraja, Bali, dijemput beberapa temannya yang satu daerah, di Kodim 1611 Badung, untuk berlibur ke Nusa Dua dan bertemu teman yang tinggal di daerah itu.

Pada Minggu pukul 05.00 Wita, sewaktu korban dan temannya melalui di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, mereka dihadang 4 sepeda motor, yang dinaiki 4 orang lalu menghadang motor korban.

Akibatnya terjadi perkelahian dan penganiayaan yang menyebabkan korban Yanuar meninggal dunia dengan luka tusuk dan rekan korban mengalami luka-luka pada bagian wajah, dilansir ANTARA, 9-7-2017.

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar