Sep 082017
 

Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (Gunawan Kartapranata / wikipedia)

Jakarta – PT PT Angkasa Pura (AP) II menerapkan mekanisme baru untuk memperbaiki dan memaksimalkan kinerja helper bandara atau porter barang, guna membantu penumpang pesawat secara maksimal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Branch Communication Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dewandono Prasetyo mengatakan, keberadaan helper bandara adalah layanan baru yang diberikan secara gratis oleh AP II.

“Kami akan terus menyempurnakan layanan yang diberikan Airport Helper sehingga bisa selalu bermanfaat bagi penumpang pesawat, di mana sekarang ini sudah ditemukan mekanisme yang lebih baik untuk diimplementasikan,” ujar Dewandono Prasetyo dalam rilis, 8-9-2017.

Mekanisme baru tersebut antara lain AP II menugaskan supervisor internal yang merupakan petugas bandara untuk setiap waktu melaksanakan pengawasan dan penilaian kinerja terhadap personil Airport Helper.

Secara berkala kemudian akan dilakukan evaluasi dan apabila ditemukan pelanggaran maka personil Airport Helper akan dikenakan sanksi hingga tingkat paling berat adalah pemberhentian kerja.

Kini penumpang pesawat juga berhak untuk menilai personil Airport Helper yang dapat dilakukan melalui situs resmi www.angkasapura2.co.id. Penilaian dari penumpang juga akan digunakan untuk melakukan evaluasi kinerja personil Airport Helper.

AP II sedang mengembangkan sistem teknologi informasi yang bisa memantau langsung pergerakan personil Airport Helper dan mengecek berapa banyak personil yang sedang melayani penumpang pesawat di terminal.

Airport Helper adalah layanan yang diberikan secara gratis untuk membantu penumpang pesawat membawa barang bawaan ketika tiba di terminal.

Personil Airport Helper memakai seragam berwarna biru bertuliskan Airport Helper dan bertugas di area “curb side” keberangkatan serta kedatangan.

Airport Helper dituntut secara aktif bertanya apakah penumpang pesawat membutuhkan bantuan untuk membawa barang bawaan atau tidak. Apabila membutuhkan bantuan, maka tentu Airport Helper harus membantu.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat atas perhatian terhadap layanan dari Airport Helper, termasuk melalui video yang sejak kemarin beredar di media sosial mengenai personil Airport Helper yang terkesan tidak mempedulikan penumpang pesawat dengan banyak barang bawaan,” ujar Dewandono Prasetyo.

Layanan Airport Helper tersedia 24 jam di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang dalam 1 hari terdapat 3 shift kerja, mulai pada pukul 06.00 WIB, lalu 14.00 WIB, dan 22.00 WIB. Setiap shift kerja terdapat 90 personil Airport Helper yang bertugas. (Antara).

  One Response to “Angkasa Pura II Perbaiki Kinerja Helper-Porter Bandara”

  1. Yang terbaik adalah porter diberi ruangan konter khusus masing2 di keberangkatan dan kedatangan. Penumpang yg membutuhkan diharapkan menghubungi konter untuk bantuan check in atau pengambilan barang bawaan sampai ke mobil penumpang.

 Leave a Reply