Sep 112018
 

Destroyer USS Mahan DDG-72. (U.S. Navy – Mass Communication Specialist Seaman Vincent J. Street) via commons.wikimedia.org)

Jakartagreater.com – Bulan September 2018 ini, Angkatan Laut AS  melakukan latihan yang diklaimnya akan menjamin kebebasan bergerak melalui Teluk Persia dan perairan Laut Merah, karena Iran mengancam untuk menghalangi berlayar melalui posisi maritim utama, dirilis Sputniknews.com, Senin 10-9-2018.

Komandan Latihan Keamanan Maritim dan teater kontra ranjau Armada 5 AS, Scott A. Stearney baru-baru ini mengatakan kepada wartawan di Manama bahwa latihan yang melibatkan sekutu regional dan global, “menggambarkan bahwa AS dan mitra kami siap untuk memastikan kebebasan berlayar dan bebas aliran perdagangan dimanapun hukum internasional memungkinkan, “Bloomberg melaporkan hari Minggu 9-9-2018.

Menurut Stearney, sekutu AS harus siap untuk “mengatasi apa pun yang mengancam kepentingan kami atau kapal kami [AS],” menambahkan bahwa kegiatan Iran di Teluk Persia dan wilayah Laut Merah “meningkatkan ketidakstabilan.” Salah satu latihan Angkatan Laut AS terjadi di Djibouti, selat yang agak sempit  yang dikenal untuk pelayaran global di ujung Selatan Laut Merah.

Pada awal Juli 2018, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengadakan latihan militer berskala besar di Teluk Persia. IRGC mengatakan pada saat itu bahwa mereka siap untuk mengganggu pengiriman minyak negara-negara lain melalui selat jika ekspor Iran sendiri terhambat.

Iran memiliki kontrol penuh atas Teluk Persia dan Selat Hormuz, menurut kepala Angkatan Laut IRGC Alireza Tangsiri.

Para pejabat Iran sebelumnya mengancam akan memblokir Selat Hormuz, memotong rute pengapalan minyak utama, sebagai pembalasan atas segala tindakan permusuhan dari AS.

Pada bulan Juni 2018, Departemen Luar Negeri AS mendesak perusahaan-perusahaan minyak untuk berhenti mengekspor minyak dari Iran pada bulan November 2018 untuk menghindari sanksi AS, setelah Presiden Donald Trump mengatakan pada bulan Mei 2018 bahwa Amerika Serikat akan membatalkan perjanjian nuklir dengan Iran. Kesepakatan sebelumnya menyatakan bahwa Teheran menjamin sifat damai dari program nuklirnya sebagai ganti pencabutan sanksi bertahap.

Berbagi

  7 Responses to “Ketegangan Meningkat, AL AS Latihan Militer di Teluk Persia”

  1.  

    Sanksi apa ? Tidak Ada sanksi Atau embargo untuk Iran …
    Tidak Ada… tidak mungkin ..
    Pasti dihalangi sama Senate USA.

  2.  

    Senator Negara Bagian Virginia, Amerika Serikat, Richard H. Black mengklaim MI6 Inggris sedang rancang serangan senjata kimia di Suriah.

  3.  

    untuk urusan skenario dan konspirasi, inggris sdh kena cap jelek ya….

  4.  

    jangan terlalu tegang gak baik

  5.  

    Mending latihan drpd bacot di medsos, mending si trump ikutan…. sapa tahu dia pengen jumpa papa putin

 Leave a Reply