Militer Internasional   –  Pentagon mengonfirmasi Pada Mei 2020, bahwa mereka sedang mengembangkan Rudal Hipersonik canggih yang sebelumnya disebut-sebut oleh Presiden Donald Trump sebagai senjata “super duper”.

Angkatan Laut AS bersama dengan tim industrinya telah melakukan uji tembak langsung dari mesin roket yang dirancang untuk mendorong Rudal Hipersonik ofensif dan Long Range Hypersonic Weapon (LRHW) milik militer Amerika.

Menurut siaran pers Angkatan Laut AS, uji coba motor solid rocket (SRM) tahap pertama dilakukan di Promontory, Utah, pada Kamis 27-5-2021, dirilis Sputniknews.com pada Jumat, 28-5-2021.

prototype hypersonic equipment

U.S. Army began delivering the first prototype hypersonic equipment to Soldiers with the arrival of two training canisters. Hypersonic weapons, capable of flying at speeds greater than five times the speed of sound (Mach 5+), Maret 2021. (@ Elliot Valdez – US Navy)

“Tes SRM yang berhasil ini merupakan tonggak penting menuju uji penerbangan bersama Angkatan Laut dan Angkatan Darat berikutnya, yang akan berlangsung pada kuartal pertama Tahun Anggaran 2022, dan pada akhirnya penerapan sistem senjata CPS dan LRHW”, ujar siaran pers itu.

Angkatan Laut menggambarkan SRM sebagai bagian dari “pendorong Rudal baru untuk layanan tersebut” yang akan dikombinasikan dengan “Common Hypersonic Glide Body (CHGB) untuk membuat Rudal Hipersonik umum”.

“Setiap layanan akan menggunakan Rudal Hipersonik umum, sambil mengembangkan sistem senjata individu dan peluncur yang dirancang untuk diluncurkan dari laut atau darat”, angkatan laut menambahkan.

prototype hypersonic equipment 2

U.S. Army began delivering the first prototype hypersonic equipment to Soldiers with the arrival of two training canisters. Hypersonic weapons, capable of flying at speeds greater than five times the speed of sound (Mach 5+), Maret 2021. (@ Elliot Valdez – US Navy)

Aksi Rusia dan China yang meluncurkan Rudal Hipersonik mutakhir dalam beberapa tahun terakhir telah mendorong AS untuk meningkatkan pengembangan persenjataan semacam itu dalam versinya sendiri.

Pada tahun 2020, Presiden AS saat itu Donald Trump menyebutnya sebagai Rudal “super duper”, yang tampaknya merujuk kepada kendaraan luncur hipersonik Amerika yang berhasil diuji di fasilitas Pacific Missile Range di Hawaii,  yang digarap oleh Pentagon.

*File: A common hypersonic glide body (C-HGB) launches from Pacific Missile Range Facility, Kauai, Hawaii, 03.19.2020. (@ Luke Lamborn – US Navy)

Leave a Reply