Mar 182019
 

Kapal perang Lavan. (Foto: Press TV)

Armada ke-61 Angkatan Laut Iran berangkat ke laut lepas untuk menjaga rute laut yang digunakan oleh kapal-kapal Iran di perairan internasional, khususnya di Teluk Aden.

Armada baru yang meninggalkan perairan Iran Selatan pada hari Sabtu terdiri dari kapal perusak Sabalan dan kapal perang logistik bernama Bandar Abbas.

Armada ke-60 Angkatan Laut Iran, terdiri dari kapal perusak ‘Bayandor’, kapal perang logistik Bushehr, dan kapal perang Lavan, pulang lebih awal hari ini setelah 52 hari perjalanan di perairan internasional yang juga termasuk kunjungan ke Sri Lanka dan pelabuhan Sultan Qaboos, pelabuhan terbesar di Muscat, Oman, untuk tinggal empat hari.

Laporan mengatakan pada hari Jumat bahwa armada ke-60 Iran melakukan operasi yang sukses di Selat Bab-el-Mandeb, yang menghubungkan Teluk Aden ke Laut Merah, menggagalkan serangan bajak laut terhadap salah satu kapal tanker minyak negara itu.

Armada ke-60 telah memulai misinya di perairan internasional pada 23 Januari.

Angkatan Laut Iran telah melakukan patroli anti-pembajakan di Teluk Aden sejak November 2008, ketika perampok Somalia membajak kapal kargo carteran Iran, MV Delight, di lepas pantai Yaman.

Menurut resolusi Dewan Keamanan PBB, berbagai negara dapat mengirim kapal perang mereka ke Teluk Aden dan perairan pesisir Somalia melawan para perompak dan bahkan dengan pemberitahuan sebelumnya kepada pemerintah Somalia memasuki perairan teritorial negara itu untuk mengejar perompak laut Somalia.

Teluk Aden – yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Terusan Suez dan Laut Mediterania – adalah koridor energi yang penting, terutama karena minyak Teluk Persia dikirim ke Barat melalui Kanal Suez.

Sumber: Fars News

 Posted by on Maret 18, 2019

  One Response to “Angkatan Laut Iran Kirim Armada Kapal Perang ke-61 ke Perairan Internasional”

  1.  

    Kapal perang nya tidak banyak yang baru ..kelihatan nya..
    Seperti LST punya TNI AL ..