Jan 062019
 

Pesawat latih Hurkus-B Angkatan Udara Turki © Turkish Aerospace Industries (TAI)

JakartaGreater.com – Dua dari pesawat latih “Hurkus-B” Turki yang dikembangkan secara domestik, telah menyelesaikan produksi massal dan uji penerbangan dan mulai digunakan untuk pelatihan pilot oleh Angkatan Udara Turki di Pangkalan Ci?li, provinsi Izmir di hari Jumat, seperti dilansir dari laman Daily Sabah.

Pesawat Hurkus-B yang dirancang dan ditingkatkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI) dan dilantik dalam inventaris Angkatan Udara Turki pada tahun 2018 tersebut lebih stabil dan komprehensif daripada versi sebelumnya, Hurkus-A.

Para pilot Angkatan Udara Turki dilaporkan menerima pelatihan dalam penerbangan uji itu dengan pesawat yang diadaptasi dari pilot Hurkus, yakni Murat Özpala.

Hurkus-B akan digunakan untuk melatih pilot dengan banyak fitur, termasuk penerbangan malam, penerbangan formasi, penerbangan instrumen, penerbangan visual, penerbangan aerobatik lintas negara.

Pesawat baru akan dinilai oleh pilot Angkatan Udara untuk memastikan memenuhi semua kebutuhan Angkatan Udara Turki. Setelah tes ini, perbaikan terkait dengan pesawat akan diselesaikan bekerjasama dengan Angkatan Udara dan TAI. Pengiriman pesawat itu akan dilakukan secara sistematis, dan 15 pesawat akan dikirim ke Angkatan Udara pada medio  pertama tahun 2019.

Pesawat pelatihan dasar Hurkus-B ini dikembangkan sesuai dengan persyaratan Angkatan Bersenjata Turki (TSK) di atas konfigurasi Hurkus-A dan kini dilengkapi dengan sistem yang mirip dengan yang ada pada jet tempur dalam hal kokpit digital, stan tekanan, kursi ejeksi, oksigen pendukung dan roda pendaratan.

Pesawat Hurkus-B yang dirancang lebih cepat, lebih kuat dan 100 kilogram lebih ringan dari pesawat latih Hurkus-A dan merupakan pesawat perintis di kelasnya.

Fitur perlindungan diri dari versi pesawat lapis baja, dukungan udara jarak dekat Hurkus-C, telah berhasil diuji minggu lalu. Hurkus-C akan dilengkapi dengan rudal nasional, dan akan menjadi kekuatan penting dalam dukungan udara jarak dekat di perang melawan terorisme.

Berbasis di Ankara, TAI melayani industri dirgantara dan pertahanan dengan memproduksi kendaraan udara tak berawak, pesawat terbang, helikopter dan satelit, dan juga komponen-komponennya. TAI didirikan pada Juni 1973 di bawah naungan Kementerian Perindustrian dan Teknologi untuk mengurangi ketergantungan asing pada industri pertahanan negara.

Bagikan