Vietnam Perkuat Militer Hadapi Konflik Dengan Cina

8
142

Vietnam kini dilaporkan tengah memperkuat militer mereka sebagai bentuk antisipasi terhadap meletusnya konflik dengan Tiongkok. Ini merupakan peningkatan kekuatan tempur yang terbesar sejak Perang Vietnam yang berakhir 40 tahun lalu.

Modernisasi peralatan perang dan pengerahan pasukan ke wilayah vital merupakan persiapan untuk menghadapi Tiongkok jika konflik Laut Cina Selatan tidak dapat diselesaikan di meja perundingan.

Menurut laporan Reuters, Vietnam kini telah berada dalam kondisi “siaga tempur tingkat tinggi” untuk mengantisipasi serangan mendadak dari Tiongkok, di antaranya adalah dengan mengerahkan pasukan elit Divisi 308 di daerah pegunungan utara.

Vietnam dan Tiongkok pernah terlibat dalam pertempuran berdarah selama tiga pekan di perbatasan yang menewaskan puluhan ribu orang di kedua kubu pada tahun 1979.

 

Sumber: Reuters

8 KOMENTAR

  1. Diantara negara asia tenggara yg bermasalah di lcs, sepertinya baru Vietnam yg serius mengasah pedang sbg persiapan bila terjadi konflik dg China, sementara yg lain masih adem. Kabarnya Vietnam sdh memiliki 6 kapal selam canggih kelas kilo, memiliki pertahanan rudal pantai K-300P Bastion-P (mobile coastal defense missile system), sementara untuk pertahanan udara Vietnam memiliki sekitar 30 an SU-30MK2, jauh lbh banyak dari koleksi TNI AU dan konon memiliki hanud jarak sedang Pantsir buatan Rusia. Selain itu Vietnam memiliki keunggulan gerilya hebat di kawasan, selain karena faktor taktik dan strategis dari keberhasilan historis (perang Vietnam ~ USA dekade 60/70 tahun lalu), Vietnam juga memelihara komponen cadangan dalam jumlah besar, Vietnam antara lain memproduksi ranjau anti personil MD82 dan memilikinya dalam jumlah besar. Kekuatan itu akan menjadi mimpi (jelek) bila China menjajal untuk menyerang Vietnam lewat darat (China Vietnam memiliki perbatasan darat), namun perlukah itu? Mengingat masalah China dan Vietnam adalah di kepulauan paracel dan spratly, yg jauh dari daratan kedua negara.
    Sementara negara asia tenggara lainya yg bermasalah dg China untuk menguasai spratly, modal Malaysia, Brunai, Philipina masih adem, belum terlihat memperkuat militernya besar-besaran. Mungkin faktor anggaran yg belum baik saat ini.