Agu 252016
 

Pasca membelotnya wakil dubes Korea Utara di Inggris, Thae Yong-ho, Pemerintah Korut langsung mengambil tindakan mengantisipasi hal serupa kembali terjadi. Tidak mau kecolongan lagi, Korut menanam sejumlah ranjau darat untuk mencegah tentara mereka mengikuti jejak Thae Yong-ho.

Tindakan Korut ini menimbulkan reaksi keras dari PBB, yang langsung mengecam Pemerintah Korut. PBB menilai pemasangan ranjau darat sangan ‘konyol’ dan membahayakan warga sipil. “Pemasangan ranjau darat ataupun alat apapun di dekat jembatan atau kawasan aman justru membahayakan keamanan dua belah pihak,” kata pernyataan PBB.

Korut menanam ranjau tersebut di kawasan demiliterisasi (DMZ). Kawasan DMZ merupakan derah yang kerap dikunjungi oleh ribuan warga sipil, bahkan tidak jarang anak-anak sekolah.

Pembelotan wakil dubes Korea Utara di Inggris, Thae Yong-ho, merupakan peristiwa pahit bagi Korea, karena Thae merupakan pejabat paling tinggi yang pernah membelot. Thae Yong-ho membelot ke Korea Selatan bersama keluarganya.

jakartagreater.com

  13 Responses to “Antisipasi Pembelotan Korut Pasang Ranjau Darat”

  1.  

    Korea utara adalah negara satu2 nya didunia yg dipelihara oleh Tuhan untuk mengunci Amerika agar tidak berbuat sewenang2 meluncurkan nuklir pemusnah dunia…tapi bila sudah waktunya kelak oleh Tuhan pasti ditakdirkan terjadi kiamat nuklir perang habis2an…sebelum kesatrian Ahmad muncul di muka bumi!!

  2.  

    UN itu kalau negara kecil dan miskin berbuat, cepat banget mengecam dan mengkritik. Namun kemana UN ketika sekolah dan rumah sakit serta penduduk sipil dimandikan bom curah terjadi di irak, yaman, afghanistan , suriah, libya, dan pakistan? Yang nota bene dilakukan oleh negara kuat dan kaya. UN not United Nation anymore, but UN is United NoAction. UN also NATO no action talk only.

  3.  

    Mampus tuh yg kerjaannya cuma bacotin orang doank, ampe Presiden juga dihina, masuk sel sana…

  4.  

    Klo mau warganya ga membelot, solusi jgn pasang ranjau darat, harusnya jgn lagi bikin rudal2 yg ga berguna toh jg ga brani perang, stop jd negara komunis yg bikin warganya kelaparan, dan mulai jd negara terbuka dalam artian mulai membuka diri dari negara lain, brpolitik yg benar dan ikut keanggotaan PBB…

  5.  

    moga2 haters di JKGR ada yang kena suatu saat, sampah masyarakat digital, kagak ada sumbangannya bagi kemajuan NKRI…

  6.  

    Hukum buat pembelot ya mati nggak di korea atau di mana aja….

  7.  

    Padahal itu budayanya sendiri, orang lain yang melestarikan malah dihina.
    Udah tuir juga masih aja neko2. Rasain dah dilaporin.

  8.  

    hukum bg pembelot y mati,, klw ketangkap Y mati, klw ga ketangkap hidupnya psti berubah lbh baik

  9.  

    PBB gak terima tuh. Gmn kalo yang pasang ranjau darat itu amerika, supaya warga negaranya gak membelot, masih berani PBB protes.???

  10.  

    Kita kan jarang bgt warga negara yg membelot, yg kita bicarakan kan kasus korut, knp warganya membelot, ya krn mrk ga tahan dgn pemimpin mrk yg otoriter, kaku dan kejam, siapa yg brani jd wrga korut yg pemimpinnya spt itu, mikir dong…!! Makanya banyak warga korut yg membelot ke korsel krn usah ga tahan dgn kekejaman kim selama ini, rudal dibanyakin, warga kelaparan, miskin, internetan ga boleh, apa2 ga bolen, klo kalian setuju dgn keputusan korut, ya sama sj otak kalian sama dgn otak kim jong un bedebah…ga ada hidup seindah di indonesia, ga ada otaknya ya ente…dasar…pilih enak ga mau, maunya kyk korut yam ya tinggal aja dikorut, enyah kau dr nkri…

  11.  

    Aku membayangkan alangkah indahnya pagar pagar berduri itu berdiri di perbatasan indonesia dg melon, timtim dan new ginea,

    Dilengkapi rcws..dan ranjau darat…