Agu 252016
 

Pasca membelotnya wakil dubes Korea Utara di Inggris, Thae Yong-ho, Pemerintah Korut langsung mengambil tindakan mengantisipasi hal serupa kembali terjadi. Tidak mau kecolongan lagi, Korut menanam sejumlah ranjau darat untuk mencegah tentara mereka mengikuti jejak Thae Yong-ho.

Tindakan Korut ini menimbulkan reaksi keras dari PBB, yang langsung mengecam Pemerintah Korut. PBB menilai pemasangan ranjau darat sangan ‘konyol’ dan membahayakan warga sipil. “Pemasangan ranjau darat ataupun alat apapun di dekat jembatan atau kawasan aman justru membahayakan keamanan dua belah pihak,” kata pernyataan PBB.

Korut menanam ranjau tersebut di kawasan demiliterisasi (DMZ). Kawasan DMZ merupakan derah yang kerap dikunjungi oleh ribuan warga sipil, bahkan tidak jarang anak-anak sekolah.

Pembelotan wakil dubes Korea Utara di Inggris, Thae Yong-ho, merupakan peristiwa pahit bagi Korea, karena Thae merupakan pejabat paling tinggi yang pernah membelot. Thae Yong-ho membelot ke Korea Selatan bersama keluarganya.

 Posted by on Agustus 25, 2016