Apr 142018
 

Pesawat serang A-10 Thunderbolt II yang juga dikenal sebagai A-10 Warthog © USAF via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Angkatan Udara AS (USAF) mungkin mundur dari rencana awal yang menyatakan untuk mempertahankan operasional pesawat A-10 Thunderbolt II agar terbang hingga 2030, seperti dilansir dari Military.com.

Dalam sidang Komisi Layanan Bersenjata di Senat AS pada Kamis, Letjen Jerry D. Harris, wakil kepala staf layanan untuk rencana dan persyaratan strategis, mengatakan bahwa platform A-10, yang dicintai di antara pasukan darat akan tetap bertugas sampai kira-kira jangka waktu tersebut.

Namun, ketika armada “Warthog” telah mendapat pendanaan untuk sayap baru dalam anggaran omnibus senilai $ 1,3 triliun, tidak berarti bahwa seluruh armada pesawat itu akan terbang sampai 2030, kata Harris.

“Kami harus kembali kepada Anda di landasan per tahun, per pesawat”, kata Harris dalam menanggapi mantan pilot A-10 Angkatan Udara AS, Martha McSally. “Kami tak yakin mampu menerbangkan semua pesawat yang kami miliki saat ini hingga 2025”, kata Harris.

Dalam kesaksian tertulis mereka, baik Letjend Arnold Bunch, deputi militer USAF untuk Kantor Asisten Sekretaris Akuisisi di Pentagon, dan Harris mengatakan, “Program sayap baru akan bertujuan untuk menghindari grounding lebih jauh setelah 2025 dan akan memastikan minimum terdapat enam skuadron tempur tetap beroperasi hingga tahun 2032”.

Angkatan Udara AS (USAF) pada bulan Januari mengatakan mulai mencari perusahaan baru untuk membangun kembali sayap pesawat A-10 setelah mengakhiri pengaturan dengan Boeing Co.

Bulan berikutnya, USAF merilis sebuah draft permintaan proposal untuk perusahaan-perusahaan agar mulai membayangkan petisi mereka untuk membangun kembali 109 pesawat A-10 Thunderbolt II alias Warthog yang tersisa dalam inventaris serta perlu di upgrade.

Pejabat USAF mengatakan layanan dapat berkomitmen untuk mempertahankan sayap untuk enam dari sembilan skuadron tempur A-10 hingga tahun 2030.

McSally, mengatakan dia memahami bahwa kebutuhan A-10 didasarkan pada tempo operasional, tetapi menekan para pejabat mengenai apa yang perlu dilakukan Kongres agar Angkatan Udara “memuluskan” masalah pensiun A-10 dan berupaya menganti sayap melewati tahun 2025.

 

Bagikan:

  4 Responses to “Apakah A-10 Warthog Dalam Bahaya Lagi?”

  1.  

    Untuk invasi negara2 lemah militernya bslah batok ini dipake menggempur posisi tentara lawan.he3

 Leave a Reply