Jun 182017
 

Duterte memegang pena terbalik dan menggunakan jaket dihari yang panas. Perhatikan lengan kiri dan jarinya yang terlihat lumpuh. © PNA

Sekutu [AS] yang berantakan, presiden Filipina Rodrigo Duterte, yang tak kelihatan dalam 4 hari terakhir, kemarin merilis beberapa foto yang menunjukkan bahwa ia terlihat lemah dan lusuh, serta mengenakan jaket kulit (meskipun cuaca terik) menyembunyikan kondisinya, seperti dilansir dari China Topix, sebuah media pro Amerika Serikat.

Ketidakmunculan Duterte menimbulkan rumor bahwa presiden yang terkenal karena telah membantai para tersangka narkoba tersebut telah meninggal atau hampir. Sebuah Laporan mengatakan bahwa Duterte menderita stroke dan sebagian tubuhnya lumpuh.

Presiden Duterte sedang memeriksa sejumlah dokumen di Istana Kepresidenan Balay Pagbabago. (15/06/2017)  © Christoper Lawrence

Foto tersebut (kanan) menunjukkan kondisi terakhirnya. Foto yang sangat menggelikan yaitu ketika presiden Duterte meneliti sejumlah dokumen di Istana Balay Pagababago, Manila, Filipina. Pengamat bermata jeli melihat bahwa Duterte memegang pena terbalik dalam foto itu.

Menurut China Topix lembaga propaganda Filipina mengatakan bahwa foto itu diambil untuk menunjukkan bahwa sang presiden masih tetap bekerja meskipun tidak terlihat sejak 11 Juni.

Dan foto itu dirilis untuk meredam desas-desus yang menyebut Presiden Duterte sedang sakit.

Foto lainnya yang diambil 15 Juni yang lalu, saat presiden Duterte tampil di depan publik.
Presiden Duterte terlihat lemah dalam foto tersebut, bertolak belakang dengan klaim yang disampaikan oleh para pendukungnya bahwa mantan walikota Davao City berada dalam keadaan yang sehat dan sangat baik meskipun melewatkan perayaan Hari Kemerdekaan Filipina pada 12 Juni lalu.

Kepala protokoler negara, Ernesto Abella mengatakan bahwa presiden Duterte beristirahat setelah menghadapi “jadwal yang sangat padat”, termasuk mengunjungi tentara yang terluka dan terbunuh dalam pertempuran di Marawi. Abella pun mengatakan bahwa Duterte berada dalam kondisi “kesehatan yang prima”.

Presiden Duterte tampil kembali di depan publik pada 15 Juni setelah 4 hari tak terlihat. © Christoper Lawrence

Wakil Presiden, Menteri Luar Negeri dan Kepala Redaksi Kepresidenan mewakili Presiden Duterte saat upacara pengibaran bendera dan memberikan karangan bunga di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Filipina di Taman Rizal, Manila, 12 Juni yang lalu.

Wakil Presiden Leni Robredo, yang akan mewakili Presiden Duterte dalam upacara tersebut, menyangkal bahwa ia akan menggantikan posisi Duterte yang sedang sakit.

Senator Antonio Trillanes IV, seorang kritikus terdepan terhadap Duterte, telah menyerang absennya sang presiden tersebut dalam Upacara Hari Kemerdekaan pemerintahannya yang pertama, dan mengatakan bahwa Duterte tidak memiliki disiplin.

Kritikus lainnya, Gary Alejano dan Ifugao Rep Teddy Baguilat dari partai Magdalo, yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat mengatakan bahwa status kesehatan Duterte harus diungkap ke publik karena ini menyangkut masalah nasional.

Namun, penasihat hukum kepresidenan Salvador Panelo menyebutkan bahwa presiden kuat dan dia kuat seperti banteng. Menurut undang-undang dasar Filipina bahwa kondisi presiden harus diungkapkan jika presiden mengalami sakit serius.

Duterte kembali ke kampung halamannya di Davao City pada tanggal 15 Juni lau adalah guna menghindari pemeriksaan media dan untuk memulihkan kondisinya, menurut asumsi China Topix.

Kondisi Presiden Duterte Sangat Sehat

Sementara itu dilansir dari media Filipina, Minda News, bahwa kondisi Presiden Duterte itu baik-baik saja. Presiden Duterte terlihat di markas Angkatan Udara Filipina di Villamor, dan tampak Presiden Duterte memberikan salam hormat dan berjabat tangan kepada personil Angkatan Udara menggunakan tangan kanannya.

Sebuah rumor tak sedap telah menyebar pada hari Selasa, (13/06/2017) ,  bahwa Presiden Duterte menderita stroke, dan bahwa lengan kanannya lumpuh serta ia mengalami muntah-muntah.

  12 Responses to “Apakah Duterte Mendekati Ajalnya?”

  1. Masa kena racun??

  2. Kalau memang sakit ya biarlah cuti sementara, apalagi mendekati lebaran, kali beliau ingin mudik bersama yg lain. Saran ane sih, berhubung beliau seorang presiden mestinya jangan biarkan mudik sendiri pakai motor, berilah tiket pesawat pulang pergi Manila ~ Davao City, kota kampung halamannya.

    Prolog artikel diatas sungguh nyinyir, karena tertulis “sekutu [AS] yg berantakan..”, berantakan apanya? Cara berpakaiannya atau kebijakannya? Memang kali ini Duterte agak membingungkan dalam politik luar negeri. Ketika awal beliau berkuasa sikap beliau lbh condong ke arah Beijing dan Moscow, sementara dg gagah beliau mencampakan sekutu tradisional Philipina, Washington DC. Kini ketika teroris maute yg konon kepanjangan tangan dari ISIS merajalela di Marawis, beliau kembali meminta dukungan pasukan AS untuk menghantam teroris Maute, bukan pd Beijing atau moscow, sungguh berantakan kebijakan beliau..

  3. Baru tau ada kabar duterte sakit…

  4. BAU BAU ………… ala CIA
    seperti yg dilakukan ke ir sukarno … ke kimjongUN … moga ga brutal kaya JFK
    sehat selalu om deuete

  5. Wartawan koplak…orang sehat di bilang sakit… :cd:

  6. Ho oh…wartawannya PA…

  7. Model2 demokrasi yg kebablasan. Disaat Negara lg susah krn serangan teroris.. bukannya kompak scra nasional tp politisi2 oposisi mlh terus menyerang pemimpin negara dng fitnahan2 dengan didukung media2 propaganda asing.

  8. Megang Pulpen kebalik ? wartawannya bego, saya aja kalo megang pulpn diatas dokumen ya pasti begitu. menjepitnya diantara telunjuk dan jari tengah, kalo mau nulis tinggal diangkat bagian atas pulpen pake jempol. itu hal lumrah kok

 Leave a Reply