Sep 272018
 

Sistem rudal pertahanan udara S-300VM Antey-2500 © RosOboronExport

JakartaGreater.com – Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu telah mengumumkan untuk pertama kalinya bahwa Moskow akan menyediakan sekutu Suriah dengan sistem rudal anti-pesawat S-300 canggih untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udara, seperti dilansir dari laman Sputnik News pada hari Senin, 24/9/2018.

Shoigu juga mengungkapkan kabar mengejutkan lainnya: bahwa S-300 yang dikirimkan untuk Suriah akan mampu menghancurkan target pada jarak lebih dari 250 kilometer, dan secara bersamaan mampu menembak target yang terbang rendah.

Jadi, sepertinya ini bertentangan dengan dugaan awal, bahwa Rusia akan menyediakan Suriah dengan sistem S-300PMU-2 Favorit. Berdasarkan data, Damaskus kemungkinan besar akan menerima sistem pertahanan udara S-300VM Antey-2500 dengan jangkauan 300 km, atau bahkan sistem S-300V4 Antey-4000 dengan jangkauan 400 km.

Kendaraan komando 9S457ME untuk Sistem S-300VM Antey-2500 © RosOboronExport

Alasannya adalah karena dalam jajaran keluarga seri S-300, hanya versi S-300VM atau S-400 yang terintegrasi dengan upgrade rudal pencegat jarak jauh tipe 9M82M Giant untuk mencapai target jarak jauh seperti disebutkan Shoigu.

Sementara itu, sistem rudal pertahanan udara S-300PMU-2 Favorit dilengkapi dengan rudal pencegat 48N6E2 dengan jangkauan maksimum hanya 195 km dan bukan 250 km seperti yang disebutkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia.

Perlu ditekankan bahwa sistem S-300VM Antey-2500 atau S-300V4 Antey-4000 adalah pertahanan udara jarak jauh berbasis darat, sehingga semua komponennya dipasangkan pada sasis kendaraan lintas negeri berantai.

Sementara itu, berdasarkan sejumlah foto yang diambil dari Pangkalan Udara Hmeimim, kombinasi S-300 yang dikirim Rusia ke Suriah menggunakan chassis truk lintas negeri beroda, menunjukkan itu bukanlah versi S-300VM ataupun S-300V4.

Jadi ada kemungkinan lain bahwa Rusia telah menyediakan Suriah dengan sistem S-400 yang dikombinasikan dengan pencegat 48N6E3 dengan jangkauan hingga 250 km, yang mirip dengan sistem S-400 yang digunakan oleh Moskow di awal perang Suriah.

Penggunaan kombinasi sistem S-400 antara Rusia dan Suriah akan menciptakan sinergi besar dalam memastikan koordinasi teknis dan operasional, jadi jika Rusia benar-benar memasok sistem S-400 ke Suriah dengan “kedok” S-300, ini tidak terlalu mengejutkan.

Bagaimana menurut rekan-rekan sekalian?

Bagikan:

  5 Responses to “Apakah Rusia Mengirim S-300VM Antey-2500 ke Suriah?”

  1.  

    .. annyeong haseyo.. Syria yg beli “s300” aku yg senyum2 :p

  2.  

    Menurunnya kebrutalan israel membuat timur tengah lebih damai. Cepat segera dikirim untuk melambatkan kedatangan armageddon. Maklum Indonesia belum siap. Nitip bacaan. https://jakapingit.blogspot.com/2018/09/ketua-perlombaan-idiologi-bolo-kanan.html

  3.  

    Menurut ane…its okay.fine-fine saja. nggak ada masalah.terserah maunya situ seperti apa.yg jelas siaran bola nanti malem jangan diacak yach…please !!! Mr.Putin.krasukha 2-nya tolong…please di mode silent-kan dulu.

  4.  

    Bisa jadi, soalnya nanggung kalo S300 mending kirim S400 sekalian biar terintegrasi dengan sistem rusia sekalian buat unjuk kekuatan melawan pespur GEN 5.

  5.  

    Klo menurut saya sistem yg dikirim bisa ada beberapa kemungkinan.

    1. sistem s-300 murni
    2. sistem s-300 hibrid (upgrade)
    3. campuran s-300 (perbatasan) dan s-400 (ibukota)
    4. sistem s-500 (pengujian tempur) yg menurut putin utk segera diproduksi massal tersebut akan ditempatkan di pangkalan militer Rusia utk memainkan peranan sebagai integrator sistem s-300, s-400, buk, pantsir dan sebagainya termasuk sistem jammer

    https://jakartagreater.com/putin-minta-s-500-disiapkan-untuk-produksi-massal/

 Leave a Reply