May 062014
 
KSAD Jenderal Budiman apresiasi prajurit berprestasi

KSAD Jenderal Budiman apresiasi prajurit berprestasi

Jakarta – Dua prajurit bintara TNI AD, Serka Widodo dan Sertu Anggit Rudiyanto, dari satuan Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) TNI AD, mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa karena menciptakan alat Anti-Jammer (pengacau sinyal). Tak hanya itu, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan di sekolah calon perwira (secapa) TNI AD.

Kepala Staf TNI AD Jenderal Budiman mengatakan, anti-jammer ciptaan keduanya merupakan alat canggih yang dapat membantu kinerja TNI untuk melacak nomor telepon tertentu yang menjadi target operasi. Adapun sistem pengoperasiannya, yakni dengan cara mengacaukan sinyal nomor lain yang tidak menjadi target sasaran.

“Kalau jammer bisa mengacaukan nomor, nah ini kita bisa mencari nomor-nomor tertentu,” kata Budiman disela-sela pemberian penghargaan kepada 48 prajurit berprestasi di Lapangan Mabes AD Jakarta, Selasa (6/5/2014).

Ia menambahkan, alat anti-jammer merupakan alat yang mahal. Jika dibeli dari luar negeri harganya mencapai miliaran rupiah. Namun, dengan adanya pengembangan ini, alat tersebut dapat diciptakan dengan harga kurang dari Rp 100 juta per unitnya.

Selain menciptakan anti-jammer, kedua orang tersebut juga menciptakan sejumlah alat lain seperti alat pengendali senjata jarak jauh, alat pemicu ledakan sistem ganda dan pemicu ledakan sistem remot.

“Mereka dibimbing oleh Danpusdik-nya, lalu disponsori dana pengembangannya apa saja yang mereka inginkan dikasih,” katanya.

Budiman menambahkan, pemberian penghargaan serupa diberikan kepada Serka Farid Hendro W anggota Pusdikzi lainnya, karena berhasil meraih juara harapan ketiga pada lomba karya cipta teknologi 2013 lalu. Serka Farid dinilai mampu menciptakan alat pengendali senjata jarak jauh (remote control weapon system).

Budiman mengatakan, beberapa waktu terakhir, TNI AD sebetulnya tengah mengembangkan sejumlah teknologi guna mencapai kemandirian teknologi. Program jangka panjang hingga 2029 itu menargetkan pengembangan terhadap nano teknologi, teknologi informasi, propelan (kimia), elektronik dan satelit. (Kompas).

Bagikan Artikel :

  31 Responses to “Apresiasi Prajurit Penemu Anti-Jammer”

  1. salut dan hormat terhadap prajurit yang cerdas dan berprestasi….

    btw no berapa ya ini 🙂

    • Setuju bung DK.

      Kalau diteruskan pasti akan muncul bakat2 terpendam lainnya. Lama2 TNI akan bisa punya slogan seperti di iklan rekrutmen-nya US ARMY: Be all you can be!

  2. Loro

  3. Lanjutkan……….!!!!!!!

  4. joss…

  5. big 5 number

  6. Manstaabb maknyussss.

  7. se tujuh …

  8. Wuih mantap neh … Coba klo ada yg bisa bikin ‘Bom EMP’ satu kota semua sistem yg pake listrik mati semua tuh alatnya … Korut dah bisa tuh. Indonesia dah bisa belum ya …? Colek bung jalo, bung PS , Bung satrio dan lainnya … Dah lama bung nowy ga ‘surfing’ dimari? Semoga ga kena den karung … Hi hi hi …

  9. Semoga kedepannya makin hebat,dan jangan sampai kita terlena hanya sampai disini

  10. Turut bangga dengan teknologi anak bangsa yg maki canggih. maju terus bangsaku

  11. Bravo and congratulation, ini merupakan penemuan yang menurut saya sangat banyak manfaatnya, karena teknologi anti jammer sangat dibutuhkan dalam pertahanan.

  12. Salut untuk semua yg berprestasi majulah bangsaku, hidup tni ad, al dan au kami rakyat Indonesia sangat bangga dengan semua yg telah TNI berikan untuk bangsa dan negara terbesar di asean ini, doa kami selalu menyertai TNI.

    NKRI adalah harga mati, kita akan perjuangkan sampai kiamat,
    Amin ya robbal slamin.

  13. Kasad skrg khan asli dr korp zeni Alhamdulillah jd memperhatikan sedikit sedikit ke almamater korps zeni di akar rumput jadi bahan ledekan oleh korps lain terutama yg merasa pasukan elit sudah lmbg korpsnya ada sekop sama blencong trus alamak dulu warna baretnya belel banget mirip semen trus bgtu pasukan lain menganggap nih pasukan tukang ngaduk semen karena memang salah satu fungsinya membangun fungsi yg delapan lg seakan akan gak ada pdhl punya jihandak sekelas gegana tp malah tentara luar negeri yg menghargai pasukan ini dulu pernah ada latihan balance iron dengan us army karena mereka paham ini kumpulan tentara cerdas combat enginer bukan modal dengkul doang semoga korps zeni selalu bisa berbuat yg terbaik buat negeri ini
    Seorang pahlawan sejati tidak butuh untuk disanjung karenereka mengabdi tulus untuk negeri ini
    YUDHA KARYA SATYA BHAKTI
    matur nuwun

    .

  14. hebat…, ternyata kita mampu membuat anti jamer, hidup NKRI jayalah selalu.

  15. wah ketinggalan berita nich , baru 3 hari tidak nongol di JG sdh hampir 10 artikel terlewatkan, harus balap nich menyimak.!

  16. mantab

  17. Mantap banget nih,., anti jammer,., bisa di pake Paspamres buat melindungi RI 1 dari penyadapan,.,
    Salut sama TNI,.,

    NKRI harga mati,., TNI kuat bersama Rakyat,.,

  18. Mantaaab..& dukung trs untuk kemandirian bangsa..!!!

  19. wah salutlah ….sip
    yang diam ternyata yg berkarya
    coba tanya sama dua prajurit tadi berapa biaya penelitiannya ?

  20. Zeni banyak orang2 pinter terutama Ir, kalau kasad mrpk corp Zeni harus terus dikembangkan utk penelitian jangan sampai disitu aja dan hrs melihat apa yg kurang dr seorang prajurit bila ops di hutan lebat/gunung bisa mungkin spt: alat penentu posisi kita/alat komunikasi biasanya sulit dihutan lebat/pegunungan/alat penjernih air(daerah rawa)/ alat pencari panas manusia di hutan.Jayalah Kartika Eka Paksi…………

  21. sayang tidak ada info terkait tingkat pendidikan kedua bintara unggulan ini. kalau SMK sepertinya lebih mantap dilanjutkan ke politeknik atau S1 teknik elektro / telekomunikasi (pengembangan bakat / potensi yang telah terbukti) hingga menghasilkan karya2 yang lebih canggih, baru dilanjutkan ke secapa…

  22. Setelah burung robot, gyrocopter, senjata latih laser, satelit nano, kapal komando, sekarang anti jammer dan lain lain. Semuanya karya cipta putra bangsa. Luar biasa!! Jayalah negri ku

  23. Hebat! Bangga dengan prestasi para prajurit kita Tidak cuma bisa perang, tapi bisa bikin alat2 canggih juga. TERUSKAN!

  24. Kalo saya sih bangganya karena alat anti jamer itu jg anti embargo,.iya toh,???

 Leave a Reply