Jan 062018
 

Fast Attack Long Range Craft, Combattante FS56. © CMN

JakartaGreater.com – Kerajaan Arab Saudi telah memberi wewenang kepada galangan kapal Cherbourg, CMN (Constructions Mécaniques de Normandie), Prancis, untuk memulai pembangunan tiga kapal perang siluman Combattante FS56 untuk Angkatan Laut Kerajaan Saudi, seperti dilansir dari La Tribune, Prancis.

Kontrak pengadaan 3 unit kapal cepat rudal siluman tersebut adalah senilai € 250 juta. Kapal-kapal tersebut seharusnya dikirimkan ke Lebanon dan dibayar oleh pemerintah Riyadh dalam bentuk paket bantuan senilai $ 3 miliar.

Arab Saudi menangguhkan hibah tersebut pada tahun 2016 setelah Lebanon gagal mengutuk serangan terhadap misi diplomatik Arab Saudi di Teheran, Iran.

Menurut La Tribune, CNM sekarang ditetapkan untuk memulai pekerjaan konstruksi setelah uang muka dibayarkan oleh Kerajaan Arab Saudi.

Kapal cepat rudal yang akan dikirim tersebut didasarkan pada kapal perang siluman Combattante FS56. Menurut spesifikasi perusahaan, kapal berukuran 56 meter dan mampu mencapai kecepatan hingga 38 knot. Kapal tersebut dapat dipersenjatai dengan sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh MBDA Simbad-RC namun kontrak untuk sistem ini belum ditandatangani.

Kapal-kapal tersebut diakuisisi di bawah koordinasi agen ekspor militer Prancis, ODAS.

Bagikan Artikel :

  20 Responses to “Arab Saudi Akuisisi Tiga Kapal Siluman dari CMN Prancis”

  1. Arab lagiii

    • RAJA YORDANIA KEMARIN MENANGKAP SAUDARANYA YG BERHUBUNGAN DENGAN PETINGGI SAUDI. DAN DESAS DESUSNYA SAUDI INGIN MENGUASAI TIMUR TENGAH.

      QATAR SEBAGAI CONTOH NEGARA YG DI KUCILKAN SAUDI CS KARENA MEMBANGKANG KEPADA SAUDI.

  2. ini bisa diterapkan di kcr 60 kita niy

  3. Mana ya bung Agato.? Mau nanya dia, itu kapal bawa apa yaa.? Kok mirip tower boster PDAM.

  4. saudi sedang krisis tpi masih saja borong senjata besar2an.. Ini negara lama-kelamaan meniru gaya Amerika cs menjadi negara agresor.

    • laa saudi kan krisis politik bung bukan ekonomi….!!!

      • krisis ekonomi bung.. bahkan semua barang disana terkena GST, tak terkecuali biaya haji. Makanya mereka mengusik Iran agar harga minyak kembali melambung.. dan nyatanya terjadi juga. Mungkin ada permainan trisula Israel-Amerika-Arab saudi. Dulu harga minyak dunia turun untuk memukul ekonomi Rusia setelah menganeksasi crimea , setelah Rusia anteng kini saatnya menaikkan lagi.. hahahaa.. duniaaa.. duniaaa..

        • itulah ngak ngikuti ajaran agama….banyak dana mereka mengalir pada investasi{fiktif}bursa saham….padahal bila dipikir mustahil mereka mengalami krisis….karna jelas pemasukan mereka jauh lebih besar ketimbang pengeluaran yang dibutuhkan….!!!!

        • Mantap opininya, bs jd memang demikian kenyataannya. Dinasti Saud bs berdiri dan bertahan sampai sekarang karena campur tangan Inggris bgt Israel dmn AS sekarang jd bos sekaligus tukang pukulnya.

      • SAUDI KRISIS EKONOMI, SALAH SATUNYA AKIBAT PERANG YAMAN DAN SAUDI RUGI BESAR DI SURIAH AKIBAT PARA TERORIS SUDAH DI KALAHKAN PASUKAN SURIAH DAN SEKUTUNYA YG DI DUKUNG RUSIA.

        BBM NAIK 100%. RAJANYA MEMERAS PARA PANGERAN. MENUDUH PANGERAN KORUPSI DI TANGKAP DI BUI TAPI PUTRA MAHKOTANYA BELI ISTANA MEWAH SEHARGA 4T BEKAS RAJA LOUIS PRANCIS DAN KABARNYA JG BELI LUKISAN YESUS TERMAHAL DI DUNIA.

  5. Semua serba politik … hiks

    ——————

    Kontrak pengadaan 3 unit kapal cepat rudal siluman tersebut adalah senilai € 250 juta. Kapal-kapal tersebut seharusnya dikirimkan ke Lebanon dan dibayar oleh pemerintah Riyadh dalam bentuk paket bantuan senilai $ 3 miliar.

    Arab Saudi menangguhkan hibah tersebut pada tahun 2016 setelah Lebanon gagal mengutuk serangan terhadap misi diplomatik Arab Saudi di Teheran, Iran.
    ————————–

  6. ini bukannya kemaren “stealth”-nya ketauan dilaut hitam ya sama radar traking rusia..

    • Yang Kemaren Itu La Fayette Bung. Dan Kabar Baiknya Singapor Jg Punya Fregate Sejenis Dgn Prancis. Jadi Sebaiknya Isi Spot Yg Belum Tercover Oleh Radar Dgn Radar Buatan Rusia.

 Leave a Reply