Aug 192018
 

Sistem rudal Patriot Arab Saudi. (Qrmoo3 via commons.wikimedia.org)

Moskow, Jakartagreater.com – Pertahanan misil Saudi mencegat Rudal pada Jumat 17-8-2018 ketika mendekati ibukota provinsi Najran, menurut saluran televisi Al-Ekhbariya yang berbasis di Riyadh, dirilis pada Minggu 18-8-2018, oleh Sputniknews.com.

Insiden ini dilaporkan yang terbaru dalam serangkaian peluncuran Rudal oleh para pemberontak dari wilayah Yaman yang menargetkan berbagai kota di Arab Saudi.

Arab Saudi mengecam peluncuran roket oleh pemberontak Houthi di Yaman, yang telah terlibat dalam perang selama bertahun-tahun. Sebuah koalisi yang dipimpin Saudi sebagian besar negara-negara Teluk Persia telah melakukan serangan udara terhadap Houthis atas permintaan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi sejak Maret 2015.

Pekan lalu, media Yaman melaporkan bahwa pesawat tempur koalisi pimpinan Saudi telah menyerang sebuah bus sekolah di sebuah pasar yang sibuk di provinsi Yaman Utara Saada, yang merupakan kubu pemberontak Houthi, yang terlibat dalam konflik kekerasan dengan pemerintah yang didukung oleh koalisi. Penyerangan itu dilaporkan menewaskan sedikitnya 50 orang dan melukai 77 lainnya.

Lebih dari separuh korban tewas adalah anak-anak di bawah usia 15 tahun. Selama beberapa tahun terakhir, Yaman telah berada dalam cengkeraman konflik kekerasan antara pasukan pemerintah Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi dan gerakan Houthi. Perang telah menyebabkan bencana kemanusiaan nasional dan menelan korban ribuan orang.