Nov 052016
 
Senjata Mesin Ringan Pindad

Senjata Mesin Ringan Pindad

Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan Kerajaan Arab Saudi, Muhammad Bin Salman, memberikan apresiasinya terhadap Pameran Indo Defence 2016 yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan RI, di Kemayoran Jakarta. Wamenhan Arab Saudi menilai Indo Defence 2016 penting sebagai ajang pameran Militer, terlebih lagi dihadiri oleh pejabat-pejabat negara di dunia.

Apresiasi ini disampaikan Wamenhan Arab Saudi, Muhammad Bin Salman saat menemui Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu, (4/11/2016) di Kantor Kemhan RI.

Selama di pameran Wamenhan Arab Saudi bertemu dengan beberapa industri pertahanan dalam negeri Indonesia untuk berdiskusi mengenai perkembangan yang ada.

Terkait dengan Alutsista produksi dalam negeri, khususnya senjata senapan laras panjang, Muhammad Bin Salman mengakui untuk kualitas dan keunggulannya dibandingkan dengan negara-negara lain. “Saya pernah mencoba senjata buatan PT Pindad yang ada di Bandung, dan ternyata senjata itu sangat akurat dan bagus kualitasnya,” Ungkap Muhammad Bin Salman.

Pada kesempatan pertemuannya dengan Menhan RI, Wamenhan Muhammad Bin Salman, menyatakan setelah kunjungan asisten Menhan Arab Saudi ke Indonesia tahun lalu, Arab Saudi dan Indonesia sepakat membuat komite bersama untuk melanjutkan kerjasama pertahanan.

Ditambahkan Wamenhan Arab Saudi, komite ini bertujuan membahas kerjasama bidang : perawatan pesawat dan helikopter, kemampuan Indonesia memproduksi senjata ringan, pelatihan dan pendidikan, dan pertukaran informasi.

Muhammad Bin Salman mengakui kerjasama yang diadakan oleh Kementerian Pertahanan Arab Saudi dengan Indonesia berjalan sangat cepat dan berkembang pesat.

Sumber : Kemhan.go.id

Bagikan:

  24 Responses to “Arab Saudi – Indonesia Dalami Kerjasama Pesawat dan Senjata”

  1.  

    Perta-maX

  2.  

    Pict-nya SS3 mana? Di indo defence

  3.  

    Alhamdulillah…banjir kerjasama.sedikit demi sedikit dunia melirik alutsista made in indonesia.damai bangsaku.jangan mau diadu kambing.beruk malon,singapork &aushitt tertawa terbahak-bahak jika sesama kita anak bangsa saling bertengkar.ingat !!!! musuh kita banyak,mereka tentunya tidak senang kalau kita bersatu.

  4.  

    ayo di borong..

  5.  

    Barter senjata SS2 atau SS3 sama Kuota Haji..hadeuuh waiting listnya dah tembus diatas 10 tahun..;(

  6.  

    borong yang banyak…..

  7.  

    kemampuan indonesia membuat senjata ringan..? waduh di nilai hanya bisa membuat senjata ringan..
    ayo indonesiaku buat senjata yg berat”.. buat rudal sekelas iskandarrrrr..topollll..

  8.  

    oh

  9.  

    ok…kuota haji udah normal ..211 ribu alhmdulillah…bisa ngurangin jdwl tunggu

  10.  

    Ini baru nama nya made in indonesia. Kualitas nya di akui oleh wamenhan arab saudi ..
    Apa kabar nya ya senjata buatan tetangga ???
    Halo halo ?? Tes tes ??
    Hahahaha ..

  11.  

    Suport dana saja wan, kan ente punya negara kagak bisa buat apa apa mahirnya cuma buat uang, beli, beli, dan beli, ntar kalau Indonesia bisa buat lagi peralatan yang hoibat ente beli pakai harga yang mahalan dikit ya wan

  12.  

    Ya sudah ..Ayo ….
    Daripada kita NKRI diajak kerjasama dengan Iran ..
    Kan lebih baik dengan Saudi Arabia and uni emirates Arab …sesama Islam nya …
    Juga bisa sama2..
    Mengurangi ketergantungan dengan USA and NATO…

  13.  

    Ini cuma rayuan ARAB buat INDONESIA yang sulit di taklukan dengan petrodollarnya . Indonesia tidak tergoda dan tidak mau di paksa untuk bergabung dengan aliansi yang di pimpin Saudi .
    Jaya Indonesia .Jangan mau jadi kambing congeknya saudi .

  14.  

    Test tist

  15.  

    INDONESIA DARURAT SENAPAN SERBU DESTROYER!!

  16.  

    Tst

  17.  

    semoga senjatanya bukan untuk mempersenjatai kaum sorban yg sekarang berkembang di bhumi indonesia tercinta

  18.  

    Saudi mulai melirik indonesia,apalagi sedang gencar-gencarnya dengan kampanye militernya baik di suriah dan yaman,mungkin strategi jangka panjang saudi buat Hindari Embargo senjata dari Barat,karna dituduh pelanggaran Ham,seperti yang dilakukan belanda Embargo senjata kepada saudi atas tuduhan melakukan pelanggaran Ham,juga Rencana Jerman mengikuti langkah belanda untuk mengembargo senjata pada saudi.karna aksi kekerasan yang semakin meningkat akhir-akhir ini.

  19.  

    Hmmmmm kasih kita kuota haji naikin lah ambil dri kuota kamboja ama filipin.

    Bawa lgsg ke syria atau yaman ( talua awas dkirim ke Al Qaeda) biar kostrad TNI atau polri nau make karena Battle Propen ekekjejej biar polisi yg bekasi prnah bilang ” peluru pindad payah nyahoookkk

    Hmmm btw pindad siap2 bykan produksi saudi anti ketengan. Beli banyak… bejibun… ” king never bargain” !

 Leave a Reply