Jul 242017
 

Jet serangan darat subsonik “Scorpion” buatan Textron Aviation, AS © Textron

Arab Saudi saat ini sedang dalam pembicaraan mengenai kemungkinan pembelian pesawat jet penyerang ringan “Scorpion” buatan Textron Airland, Amerika Serikat,  sepeti dilansir dari laman Flight Global.

Menurut Scott Donnelly, CEO perusahaan induk Textron, Saudia Arabia merupakan salah satu dari sejumlah pelanggan yang sekarang sedang dalam pembicaraan tentang pengadaan pesawat “light attack” tersebut.

Jet Scorpion adalah pesawat serangan darat yang dikembangkan oleh perusahaan Textron AirLand sebagai usaha pribadi. Jet serang ringan subsonik Scorpion ini adalah merupakan usaha patungan antara Textron dan Airland Enterprises.

Scorpion ini memiliki airframe atau bodi pesawat komposit yang didukung mesin turbofan ganda dengan kokpit tandem, sensor tunggang yang bisa ditarik, bay internal dan cantelan untuk membawa amunisi presisi dan non-presisi.

Arsitektur modular jet Scorpion, memungkinkan integrasi beberapa sensor dan senjata tak terbantahkan di masa depan, serta meminimalkan biaya.

Karakteristik Umum

  • Kru: 2 orang
  • Panjang: 13,26 m
  • Bentang Sayap: 14,43 m
  • Tinggi: 4,3 m
  • Bobot Kosong: 5.350 kg
  • Berat Lepas Landas Maks.: 9.980 kg
  • Kapasitas Bahan Bakar: 2.720 ltr
  • Mesin: 2 x Honeywell TFE731 turbofan dengan daya dorong 36 kN (total)

Kinerja

  • Kecepatan Maksimum: 833 km/jam
  • Layanan Ketinggian: 13.700 m
  • Jangkauan Ferry:
    – Bahan bakar internal: 2.963 km
    – Bahan bakar tambahan: 4.070 km

Persenjataan

  • Cantelan x 6 dengan kapasitas total 2.800 kg
  • Bay internal dengan kapasitas 1.400 kg
  • Bom: amunisi presisi dan non-presisi

Jet subsonik Scorpion dapat melakukan serangan ringan, pengintaian, interdiksi domestik, patroli udara dan untuk pelatihan. Pesawat ini bisa dipergunakan pada misi terbatas dalam medan perang dengan intensitas ancaman rendah.

Pesawat ini lebih unggul dibanding pesawat turboprop dalam hal jangkauan, daya tahan dan kelengkapan sensor. Diklaim oleh Textron Aviation bahwa pesawat itu cukup tangguh untuk mempertahankan kerusakan minimal.

Tidak seperti kebanyakan pesawat serangan darat, jet Scorpion ini banyak menggunakan komponen yang tersedia secara komersial untuk jet bisnis, terutama komponen Cessna.

Jet Scorpion menguji sejumlah bom presisi © Textron

Pesawat jet serang darat subsonik Scorpion buatan Amerika Serikat © Textron

 

Bagikan:

  11 Responses to “Arab Saudi Segera Borong Jet Scorpion”

  1.  

    Cuma bisa tersenyum getir liat negara-negara lain pada borong terus-terusan…

  2.  

    “Jet subsonik Scorpion dapat melakukan serangan ringan, pengintaian, interdiksi domestik, patroli udara dan untuk pelatihan. Pesawat ini bisa dipergunakan pada misi terbatas dalam medan perang dengan intensitas ancaman rendah.
    Pesawat ini lebih unggul dibanding pesawat turboprop dalam hal jangkauan, daya tahan dan kelengkapan sensor. Diklaim oleh Textron Aviation bahwa pesawat itu cukup tangguh untuk mempertahankan kerusakan minimal.”

    apakah ini hasil pemikiran King Salman sepulang dr RI dgn hasil oleh2 falsafah Pancasila, utk menjaga kedaulatan dgn cara2 yg lbh elegan & humanis.???
    “anti gerilya & meminimalisir kerusakan sipil” mungkin inilah alasannya.

    krn masih kurangnya minat negara2 lain utk melengkapi perthanannya dgn (brands new) pesawat jet turbofan ringan subsonic sprti scorpion ini?

    kita tunggu saja perkembangannya sampai Sang Raja mengupload bukti transfernya… hehhe

    •  

      jauh lebih hemat biaya dibanding menggunakan F-15SA bila hanya untuk misi-misi ringan

      tapi menurut saya daripada membeli jet subsonik Scorpion yang harganya $ 20+ juta, masih mending beli T-50/FA-50 yang harganya $ 22 juta, apalagi bila ditinjau dari segi peran untuk masing-masing jet tersebut.

      •  

        Bukannya FA 50 sekitar $30 juta lebih? Kalau sy pilih L 159 Alca ceko lebih menarik dan paling murah dari light attack aircraft sejenis

      •  

        konon sih Arab Saudi mau beli senjata dr USA dgn salah satu syaratnya USA sdh pakai juga itu barang,
        saya juga belum tahu kalau USA sdh pakai scorpion,
        sdh lama saya bolos hadir di JKGR.

        mungkin saja kelebihan pespur latih subsonic itu bisa diajak terbang mellow & slowmotion gituh, bung ?

        dr 2 alasan itulah mungkin Saudia beli scorpion

        •  

          Belum, kemarin Scorpion ikut tender TX, tapi kemudian mengundurkan diri, karena AS maunya yang murah atau dikisaran $ 10 juta, yang lanjut dan telah diuji di timur tengah sepertinya Super Tucano

        •  

          Emang blom di pakai sm asu bung ini barang… Kalau dibanding sm pespur light attack lain seperti Fa 50, Yak 130, dan L159 alca jauh ini scorpion… Memang utamanya untuk Ground attack aircraft…Tetapi kalau dibanding pespur Ground attack aircraft lain bisa dikatakan bersaing sih dng A-10 warthog dan su SU-25 frogfoot yg pastinya sih tentu saja dibanding yg Turboprop kek Super Tucano sm AT-6 ya jauh lebih baik… Claim dari produsennya sih yg bikin untung kalau punya pesawat ini itu cost jam terbangnya sangat irit dibanding yg lain bahkan iritnya beda tipis sm yg Turboprob terus Sucad juga murah karena kebanyakn dari Cessna

  3.  

    Jadi ingat group musik legendaris dari jerman. Scorpion. Apa sdh bubar ya.? Suara vocalis nya sangat khas banget.

  4.  

    Dari semua light aircraft, bagusan mana T/FA 50, Yak 130, L159 sama Tejas. Tejas bisa bawa Brahmos loh.

 Leave a Reply