Nov 062017
 

Putra mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (Jim Mattis / commons.wikipedia.org)

Riyadh, Jakartagreater.com – Arab Saudi menunjuk menteri baru untuk 2 posisi penting yang melibatkan keamanan dalam negeri dan ekonomi, demikian menurut televisi pemerintah pada Sabtu 4-11-2017, dengan sebuah keputusan kerajaan.

Pangeran Miteb bin Abdullah dibebaskan dari jabatannya sebagai Menteri Garda Nasional dan digantikan oleh Khaled bin Ayyaf, sementara Menteri Ekonomi Adel Fakieh digantikan oleh wakilnya Mohammed al-Tuwaijri. Langkah tersebut mengkonsolidasikan kendali Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman terhadap 3 institusi keamanan bersenjata, yang sudah lama dikepalai oleh cabang keluarga kerajaan yang terpisah.

Keputusan kerajaan tersebut juga mengumumkan pembentukan komite anti-korupsi baru yang dipimpin oleh Pangeran Mohammed. Dalam beberapa jam setelah pengumumannya, televisi negara al-Arabiya melaporkan bahwa komite tersebut sudah menahan 10 pangeran dan puluhan mantan menteri, namun tidak menyebutkan nama mereka.

Keputusan tersebut tidak mengatakan apa yang akan terjadi dengan badan anti-korupsi Nazaha yang didirikan pada tahun 2011 di tengah usaha untuk meningkatkan kepercayaan pada pemerintah pada saat kerusuhan rakyat menyapu dunia Arab.

Konsolidasi Pangeran Miteb, anak mendiang Raja Abdullah, pernah dianggap sebagai pesaing utama takhta sebelum kenaikan Pangeran Mohammed yang tak terduga 2 tahun lalu. Dia mewarisi kendali pada garda nasional, pasukan keamanan internal elit yang dibangun dari unit kesukuan tradisional, dari ayahnya, yang memimpinnya selama 5 dasawarsa.

Pangeran Miteb adalah anggota terakhir cabang keluarga Abdullah yang memegang posisi di tinggi dalam struktur kekuasaan Saudi. Adel Fakieh telah menjadi orang penting bagi reformasi ekonomi kerajaan sejak pengangkatannya sebagai menteri ekonomi dan perencanaan pada tahun 2015.

Seorang mantan eksekutif perusahaan makanan yang mempunyai reputasi mendorong reformasi politik yang sensitif, dia sebelumnya pernah menjabat sebagai menteri tenaga kerja, menteri kesehatan dan walikota Jeddah. Fakieh mengatasi perlawanan sengit dari komunitas bisnis sebagai menteri tenaga kerja ketika dia menetapkan kuota untuk pekerja asing untuk meningkatkan pekerjaan bagi orang Saudi.

Di bawah kepemimpinan Pangeran Mohammed, Fakieh memimpin pengembangan rencana transformasi nasional dan usaha privatisasi diluncurkan tahun lalu untuk mengakhiri kerentanan kerajaan terhadap pasar minyak yang tidak dapat diprediksi.

Penggantiannya dilakukan saat kerajaan itu membuat penyesuaian terhadap rencana tersebut, sebuah proses yang dijuluki NTP 2.0. Keputusan kerajaan tidak mengatakan apakah Fakieh akan memegangnya jabatan lain di pemerintahan. Mantan menteri sering bertugas sebagai penasehat setelah meninggalkan jabatan mereka.

Tuwaijri adalah mantan pilot angkatan udara Saudi dan mantan pimpinan HSBC operasi Timur Tengah. Dia telah memimpin program kementerian ekonomi untuk memprivatisasi sekitar 200 miliar dolar aset pemerintah. (Antara/Reuters).

  54 Responses to “Arab Saudi Tunjuk Menteri Ekonomi dan Garda Nasional Baru”

  1. Bang Salman habis nangkep 11 putra mahkotanya……. kasusnya apa, saya kurang jelas.

    Yg jadi pertanyaan, kalo putra mahkota ada 11 terus bojone ono piro ??…..

  2. akankah dihukum potong tangan para koruptor walau masih keluarga istana seperti orang2 kebanyakan karena mencuri, hukum harus seadil2nya antara rakyat dan bangsawan sekalipun! Suatu saat Trah Saud akan hancur karena internal mereka sendiri.

  3. Hahaha… Ternyata Donald Drunk Bakat Nyalesnya Lebih Besar Daripada Agato Ya?.

    Donald Drunk Say To Abe: ‘Buy my Weaponry To North Korean Missile Can Shoot’…

    • apa itu shoot ?
      apa ada hubungannya dengan bahasa jepang…
      kata komentator jepang : Shuuuuttoooooo !!! GOOOLLLLL
      kata komentator indonesia : Jebret !! Jebret !! Jebret !! GOOOOLLLLLL

      • Gini niy hubungannya…”shoot (baca sut) sepisan menang…menang (sambil mengadu jari)…Carin kalah…”

      • Gologologologologologologologologologologologologologologologologologologologologolo Mamayo… 😆

        • Gara2 si carin, jkgr jadi begini, yg dibahas bukan isian artikelnya, tp ttg daster tok…mari kita hargai bung diego sbg tuan rumah, stop sudah debat yg berguna ttg daster carin..mari kembalikan jkgr ke hakekatnya sbg formil no 1 di indonesia, jgn sampai jkgr berubah jd forlying….forum bullying…mari para sepuh2 jkgr, tolong bantu arahkan newcomer2 jkgr agar tidak ikut2an membully si carin yg ga jelas juntrungannya, …trima kasih…salam damai selalu

          • Yang ga berguna mksud saya…

          • Hahaha… Mungkin Warjagers Lagi Perlu Hiburan Bung. Makannya Warjagers Pun Melampiaskannya Ke Karin

          • Ya menghibur sih boleh bung, tp hrs ada ilmu yg kita petik dr hiburan itu, dulu sy sangat banyak memperoleh ilmu dr bung jim, bung sp, bung tn dan bung pragota, skr semua ikut2an buly si carin, jelas2 ga ada faedahnya…jd stop dl lah bicarin ttg daster2 itu, mari kita bahas ttg artikelnya…hargai kerja bung diego yg telah sedia selalu memberi kita informasi2 militer dr berbagai negara2 di dunia…

          • Yg paling sepuh itu kan mbah hari dan yg ke 2 mas PKB

            😛

          • Loe kagak mau pakai daster guee, munifik bingit loe

            Hahhaahaaaa

    • Ya, kalo Ane yg jadi POTUS ya gampang lah jualan kayak gitu. Lagian Bos Trump kan dah miliarder properti, udah kelas berat lah jam terbangnya juga Tinggi.

      Yg jelas kapan nih Su-35 mau TTD?? Lagian masak Su-35 kita buat ngadepin Su-35 China?? Harusnya F-35 lah biar imbang.

      Hhhhhhhhhh

  4. Mungkin mirip alif itu dia punya, berdirii teruuuuuuuss

    Hahhaahaaaa

  5. Bung Seven: orang2 Disini ngebully Qarin karena udah stres akut gegara makan gorengan Su-35 gak jelas2. Apalagi si Qarin juga stres akut makanya kayak menikmati dibully juga. Intinya kalo Su-35 kelar, bahasan ttg daster pasti langsung turun. Coba kalo TNI ganti milih F-35 pasti udah dari kemarin bully kayak gini udah kelar.

    Hhhhhhhhhh

  6. Arab saudi melakukan perombakan besar besaran, setelah para pejabat dilingkungan dinastinya melakukan korupsi masal.
    ok lanjuuuuuutt

    Hahhaahaaaaa

 Leave a Reply